Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEACHER'S PERCEPTION OF ENVIRONMENT PROJECT-BASED COLLABORATIVE LEARNING AS STRENGTHENING IMPLEMENTATION CURRICULUM OF MERDEKA Dr. Wiwik Sri Utami; Dr. Bambang Sigit Widodo; Dr. Nugroho Hari Purnomo; Ita Mardiani Zain; Agus Sutedjo; Dr. Hendri Prastiyono; Dr. Ravinesh Rohit Prasad
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 9, No 2 (2023): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v9i2.20490

Abstract

Collaborative learning based on the environment project as a differentiating model from the implementation of the curriculum of Merdeka. This study aims to obtain teacher perceptions before and after workshops on collaborative learning based on the environment project as a practice of implementing an curriculum of Merdeka in schools. Teacher perceptions are very important in increasing competency in facilitating differentiated learning of their students as 21st-century learners. This study uses an exploratory study through a qualitative approach. This research involved 19 teachers of social and exact sciences at SMAN 3 Sampang. The teachers cover the fields of Geography, Economics, Sociology, History, Mathematics, Biology, and Chemistry. Teachers were as key informant. Data were collected from October 2022 using instruments developed. The data consisted of 17 questions about project-based collaborative learning as a strengthening implementation curriculum of Merdeka. Data collection was carried out through deep interviews, observation, and filling out questionnaires. The instruments used are based on indicators of collaborative learning based on the environment project and guidelines for implementing the curriculum of Merdeka made by the Ministry of Education and Culture. The results of this study indicate that there is a significant increase in teachers' perceptions of collaborative learning based on the environment project as a strengthening implementation of the curriculum of Merdeka, which has increased from before and after participating in learning workshops. As many as 84% of teachers have mastered the flow of the project-based collaborative learning model and as many as 74% of teachers have understood the strengthening implementation of the curriculum of Merdeka. This indicates that there has been a significant change in the mastery and understanding of the exact and social teachers in applying the differentiated learning model as a form of strengthening implementation curriculum of Merdeka. In the future, it is necessary to continue training programs or workshops on the strengthening implementation of the curriculum of Merdeka with a focus on other indicators.
PELATIHAN TENTANG PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL YANG BIJAK UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN NASIONAL BAGI IMIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Anam Miftakhul Huda; Nasution; Ita Mardiani Zain; Maya Mustika Kartika Sari; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Agung Stiawan; Ajeng Ulima Athaillah Kelana
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.533

Abstract

Permasalahan yang menjadi prioritas saat ini yakni (1) mudahnya pengaksesan informasi melalui media sosial tampaknya belum dilakukan bijak oleh para imigran Indonesia di Malaysia, (2) sehingga diperlukan edukasi dan kesadaran bagi mereka dalam menggunakan media sosial di berbagai platform online tanpa terkecuali. Tujuan kegiatan ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang bijak untuk memaksimalkan wawasan kebangsaan imigran Indonesia di Malaysia. Sasaran kegiatan ini adalah para imigran Indonesia yang berada di Malaysia. Manfaat kegiatan ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang bijak untuk memaksimalkan wawasan kebangsaan imigran Indonesia di Malaysia, (2) meningkatkan rasa nasionalisme dan kreativitas imigran Indonesia. Luaran yang akan dihasilkan pada kegiatan PKM ini yaitu peningkatan dalam menggunakan media sosial dengan bijak sehingga wawasan kebangsaan imigran Indonesia yang berada di Malaysia terbentuk secara optimal. Metode untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi yaitu dengan diadakannya workshop pelatihan penggunaan media sosial budaya multikultural Indonesia yang ditemui di Malaysia. Rancangan Monitoring dan Evaluasi dilakukan secara kuantitatif maupun kualitatif, segera setelah pelatihan dilaksanakan dan setelah tenggang waktu tertentu. Luaran Kegiatan Berupa pelatiahan untuk imigran, publikasi dimedia massa serta artikel internasional.