This Author published in this journals
All Journal JURNAL KONFIKS
Ria Farawita
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA SIMBOLIK MANTRA ADAT DOLOB: KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA PADA MASYARAKAT DAYAK TENGGALAN Ria Farawita; Widyatmike Gede Mulawarman; Bibit Suhatmady; Syaiful Arifin; Masrur Yahya; Alfian Rokhmansyah
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 2 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/hz6efd02

Abstract

Abstrak Mantra adat Dolob merupakan bagian dari sastra lisan sakral masyarakat Dayak Tenggalan yang berfungsi sebagai medium spiritual sekaligus instrumen hukum adat dalam penyelesaian konflik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbolik mantra Dolob dalam perspektif antropologi sastra, serta mengungkap nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografis, meliputi wawancara mendalam dengan tokoh adat, observasi partisipatif, serta dokumentasi dan transkripsi teks mantra. Analisis data dilakukan melalui teknik tematik dan penafsiran hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra Dolob mengandung simbol-simbol kosmologis yang merepresentasikan hubungan manusia dengan leluhur, alam, dan kekuatan transenden. Makna simbolik tersebut merefleksikan nilai religius, moral, keadilan, keseimbangan sosial, serta ketaatan terhadap hukum adat. Mantra tidak hanya berfungsi sebagai sarana ritual, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai, pembentukan identitas budaya, dan pendidikan karakter masyarakat Dayak Tenggalan. Dengan demikian, mantra Dolob dapat dipahami sebagai teks budaya yang menyatukan dimensi sastra, religi, hukum, dan pendidikan dalam satu sistem makna yang utuh. Kata kunci: mantra adat, Dolob, makna simbolik, antropologi sastra, kearifan lokal.