Latar Belakang: Ulkus vena kronis merupakan komplikasi lanjut dari insufisiensi vena kronis (chronic venous insufficiency/CVI) yang ditandai dengan luka sulit sembuh, eksudat berlebih, malodor, dan risiko infeksi berulang sehingga menurunkan kualitas hidup pasien. Balutan modern berbasis silver-charcoal seperti ConkoChar Ag dikembangkan untuk menangani biofilm, malodor, dan eksudat secara bersamaan melalui prinsip DIMES (Debridement, Infection control, Moisture balance, Edge management, Supportive therapy). Tujuan: Melaporkan hasil penerapan protokol perawatan luka modern menggunakan ConkoChar Ag, Hydrogel, dan Silver Spray pada pasien dengan ulkus vena kronis di regio kruris. Metode: Studi kasus deskriptif prospektif subjek tunggal dilakukan pada Ny. W, perempuan usia 76 tahun dengan ulkus vena kronis pada maleolus medialis dan lateralis dekstra yang telah berlangsung 12 tahun. Perawatan luka dilakukan dua kali seminggu selama 15 hari (Hari ke-0 sampai Hari ke-15), meliputi debridement, manajemen infeksi, manajemen kelembapan- eksudat, manajemen tepi luka, kompresi, dan offloading. Evaluasi meliputi ukuran luka, komposisi jaringan, eksudat, malodor, tanda infeksi, nyeri (VAS), dan kualitas hidup pasien. Hasil: Setelah 15 hari perawatan, ukuran ulkus pada maleolus medialis mengecil dari 8×3,5×0,5 cm menjadi 7×3×0,5 cm (reduksi luas ±25%), persentase epitelisasi meningkat dari 5% menjadi 10%, eksudat menurun dari sedang menjadi ringan, malodor menghilang, dan tanda infeksi tidak lagi ditemukan. Pasien dapat menjalankan aktivitas harian dengan baik tanpa keluhan nyeri bermakna (VAS 3). Kesimpulan: Penerapan ConkoChar Ag yang dikombinasikan dengan Hydrogel dan Silver Spray dalam kerangka DIMES menunjukkan perbaikan klinis pada ulkus vena kronis berupa pengecilan ukuran luka, peningkatan jaringan granulasi/epitelisasi, serta hilangnya malodor dan tanda infeksi dalam 15 hari perawatan.