Yanti Harjono Hadiwiardjo
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Isi Piringku Terhadap Pengetahuan Gizi Siswa Sekolah Dasar Islam: Analisis Uji Wilcoxon Signed-Rank Dela Riadi; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Sri Wahyuningsih; Aulia Chairani; Ima Maria; Melly Kristanti; Dwi Arwandi Yogi Saputra; Nurul Mawaddah Syafitri; Putu Erma Pradnyani; Gita Aprilicia
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062161000

Abstract

Pengetahuan gizi yang masih terbatas pada anak usia sekolah menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi penerapan pola makan sehat sejak dini. Kondisi ini mendorong perlunya kegiatan edukasi gizi sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai pedoman Isi Piringku. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi Isi Piringku terhadap pengetahuan gizi siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7–8 April 2026 di salah satu Sekolah Dasar Islam di Jakarta dengan melibatkan 300 siswa kelas 1–6. Metode yang digunakan adalah one-group pretest–posttest. Pengetahuan siswa diukur menggunakan kuesioner pilihan ganda sebelum dan sesudah edukasi. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, demonstrasi media visual, permainan edukatif, diskusi, dan tanya jawab. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil uji Kolmogorov–Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p<0,001), sehingga analisis dilanjutkan menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 15,47±2,44 pada pretest menjadi 16,11±2,86 pada posttest. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest (p<0,001). Edukasi Isi Piringku terbukti efektif meningkatkan pengetahuan gizi siswa sekolah dasar dan berpotensi menjadi strategi promosi kesehatan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Association between muscle-to-visceral fat ratio and vascular elasticity in medical students Tsabita Ayudia; Nurfitri Bustamam; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Diana Agustini Purwaningastuti
World Nutrition Journal Vol. 9 No. 1 (2025): WNJ. Volume 9 Issue 1, Agustus 2025
Publisher : Indonesian Nutrition Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25220/WNJ.V09.i1.0005

Abstract

Background: Medical students often adopt lifestyles that contribute to decreased muscle mass and increased visceral fat accumulation, which can negatively impact vascular elasticity, a biomarker for the early detection of cardiovascular disease. Objective: This study aims to evaluate the association between the muscle mass to visceral fat ratio and vascular elasticity in medical students at Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). Methods: A cross-sectional design was conducted from November 2023 to January 2024 at UPNVJ. The sample consisted of 51 subjects who met the research criteria. The muscle-to-visceral fat (MVF) ratio was measured using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), while vascular elasticity was assessed using the Accelerated Photo plethysmograph Analyzer SA-3000P. Results: The results revealed that 68.6% of the subjects had the lowest MVF ratio and 54.9% exhibited sub-optimal vascular elasticity. No differences were found in age, gender, physical activity, or eating habits between the vascular elasticity groups (p > 0.05). The Chi-square test revealed a significant association between the MVF ratio and vascular elasticity (p = 0.009; OR = 6.545; 95% CI = 1.7–24.9). Conclusion: Students with the lowest MVF ratio were found to be 6.54 times more likely to have sub-optimal vascular elasticity, compared to those with low and high MVF ratios, indicating an increased risk of cardiovascular disease. These findings underscore the importance of early preventive intervention aimed at optimizing body composition through targeted wellness programs. The implementation of nutritional education and structured physical activity initiatives, particularly in young adults, may play a critical role in reducing the risk of cardiovascular disease.