Al Juhra
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MIN 19 ACEH BESAR Syifa Defila Aryani; Azmil Hasan Lubis; Nida Jarmita; Al Juhra; Mulia Mulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4697

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep pecahan pada siswa sekolah dasar disebabkan oleh pembelajaran yang masih abstrak dan minim media kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif berbasis kearifan lokal Aceh pada pembelajaran matematika kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model Alessi dan Trollip yang terdiri dari perencanaan, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian ini terdiri atas tiga dosen sebagai validator ahli (media, materi, dan bahasa), satu guru, serta 21 siswa kelas IV MIN 19 Aceh Besar. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif memperoleh tingkat kelayakan dengan persentase 95,4% (sangat layak) dari ahli media, 98,5% (sangat layak) dari ahli materi, dan 85,5% (sangat layak) dari ahli bahasa. Uji kepraktisan menunjukkan hasil dengan persentase 96% (sangat praktis) dari guru dan 91% (sangat praktis) dari siswa. Multimedia dinilai menarik, mudah digunakan, serta mampu mengintegrasikan konsep pecahan dengan konteks kearifan lokal Aceh secara bermakna. Integrasi visual, interaktivitas, dan unsur budaya lokal terbukti memperkuat keterlibatan dan pemahaman siswa. Dengan demikian, multimedia interaktif berbasis kearifan lokal Aceh dinyatakan valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika di sekolah dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Rahmi Mutiara Hakim; Azmil Hasan Lubis; Zikra Hayati; Azhar Azhar; Al Juhra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 4 (2026): Vol. 6 No. 4 September - November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i4.5181

Abstract

Kemampuan berpikir spasial merupakan salah satu kemampuan kognitif yang berperan penting dalam pembelajaran matematika karena membantu siswa memvisualisasikan, memanipulasi, dan memahami hubungan antarbentuk serta objek geometri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir spasial siswa kelas V pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 24 siswa kelas V di SD Negeri Lambaro Angan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir spasial yang mencakup indikator visualisasi, orientasi, dan relasi spasial. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir spasial siswa masih berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 54,25. Selain itu, persentase ketuntasan siswa berdasarkan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan hanya mencapai 54,16%, yang menunjukkan bahwa hampir setengah dari jumlah siswa belum mencapai standar kompetensi yang diharapkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir spasial siswa sekolah dasar masih memerlukan perhatian dan penguatan melalui strategi pembelajaran matematika yang lebih berorientasi pada pengembangan visualisasi dan penalaran spasial. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai kondisi kemampuan berpikir spasial siswa yang dapat menjadi dasar bagi perancangan pembelajaran matematika yang lebih efektif di sekolah dasar.