Inggit Dyaning Wijayanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Role of Elementary School Teacher Learning Communities Using the Principles of "Community of Practitioners" in Negeri Besar District, Way Kanan Regency, Lampung Province   Fitri Yuliawati; Anita Ekantini; Inggit Dyaning Wijayanti; Shinta Melia Khorinimah
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v18i1.14165

Abstract

This study aims to analyze the role of elementary school teacher learning communities using the principles of "Community of Practice" in Negeri Besar District, Way Kanan Regency, Lampung Province. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of elementary school/madrasah teachers, learning community coordinators, and teacher community members. The results show that learning communities play an important role in improving teachers' pedagogical, professional, social, and technological competencies. Learning communities also serve as a means of collaboration between teachers in sharing experiences, discussing learning problems, and finding joint solutions. The principles of the community of practice are implemented through regular discussions, learning reflections, sharing of good practices, and collaborative learning both online and offline. Despite several obstacles such as limited internet access, considerable distance between schools, and limited technological skills, the learning communities are still able to operate sustainably through the use of digital media such as WhatsApp, Zoom, Google Drive, and Google Docs. Thus, teacher learning communities based on communities of practice can be one strategy in improving the quality of education and the professionalism of elementary school teachers.
TEORI BEHAVIOURISME MENURUT PAVLOV DALAM PEMBELAJARAN PERMULAAN CALISTUNG Ramadhan, Tomi; Sedya Santosa; Inggit Dyaning Wijayanti; Via Haiyun Karimah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan teori Classical Conditioning behavourisme menurut Pavlov dalam pembelajaran permulaan CALISTUNG (Baca Tulis Hitung). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan penelitian lapangan (field research) dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Maka hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teori Pavlov dalam pembelajaran permulaan CALISTUNG dapat diterapkan dengan konsep pengulangan dan penguatan untuk memperkuat asosiasi antara stimulus dan respons. Menurut Pavlov pola teori behaviourisme terdiri dari stimulus dan respon tidak bersyarat serta stimulus dan respon bersyarat. Stimulus tidak bersyarat pada pembelajaran permulaan calistung ini adalah saat guru membawa bingkisan kedalam kelas. Hal ini akan menimbulkan respon alami dari siswa yaitu semangat dan antusiame mengikuti pembelajaran. Sedangkan stimulus bersyarat nya yakni saat guru menciptakan suasana, lingkungan dan kondisi pembelajaran yang berbeda dari biasanya. Serta saat guru menggunakan media pembelajaran yang kompleks. Hal ini juga akan menimbulkan semangat dan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran yang merupakan respon bersyarat yang ditimbulkan sebagai hasil dari stimulus yang diberikan tersebut. Kemudian selanjutnya guru akan memberikan Reward / reinforcement sebagai penguatan untuk respon yang telah diberikan oleh siswa.