Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Menyimpang pada Remaja di Desa Gandasari Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo Misran S. Asi; Abd Hamid Isa; Zulkarnain Anu; Halim K Malik; Nurain Karnain
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku menyimpang pada remaja di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik yang bersifat fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku menyimpang remaja, merupakan hasil dari interaksi berbagai faktor. Faktor individu,Faktor keluarga,Faktor teman sebaya,faktor lingkungan sosial, Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor Teman Sebaya menjadi Faktor paling dominan yang memicu bentuk penyimpangan seperti tawuran, balap liar, minum-minuman keras dan pencurian. Perilaku tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil sinergi negatif dari berbagai faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu, Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mengawasi dan membina remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang.
Deskripsi Pembentukan Karakter Peserta Didik dalam Kegiatan Kepramukaan di SKB Kota Gorontalo Nuryan Malise; Abd Hamid Isa; Halim K Malik; Rusdin Djibu; Zulkarnain Anu
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4472

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi yang diterapkan dalam proses pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan kepramukaan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Gorontalo. Fokus utama penelitian ini adalah menggali bagaimana kegiatan kepramukaan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan karakter peserta didik, khususnya yang berkaitan dengan sikap pemalu, kurang percaya diri, dan rendahnya kemampuan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Seluruh data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai strategi pembentukan karakter yang diterapkan dalam kegiatan kepramukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan di SKB Kota Gorontalo memberikan kontribusi nyata dalam pembentukan karakter peserta didik. strategi yang digunakan mencakup pendekatan keteladanan, penegakan kedisiplinan, pembiasaan, serta pembinaan secara berkelanjutan. Kegiatan seperti Latihan kepemimpinan, public speaking, dan pemberian apresiai terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri, keberanian, serta kemampuan berinteraksi sosial peserta didik. dengan demikian, kepramukaan menjadi sarana pendidikan nonformal yang efektif dalam menumbuhkan karakter positif pada peserta didik.
Kemitraan Pendidikan Antara Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat di Era Industri 4.0 Halim K Malik
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 11, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.11.3.%p.2025

Abstract

Kemitraan pendidikan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat adalah pilar penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Artikel ini membahas peran strategis sinergitas tripusat pendidikan untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara holistik. Sekolah berfungsi sebagai lembaga formal yang melaksanakan pendidikan, keluarga menjadi lingkungan pertama yang menempa nilai dan norma, dan masyarakat berperan sebagai ruang publik yang mempererat pengalaman belajar peserta didik. Melalui kajian literatur artikel diyakini bahwa keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kemitraan, di antara ketiga unsur tersebut. Dukungan keluarga dalam memberikan motivasi dan pengawasan, keterlibatan masyarakat dalam menyediakan lingkungan belajar yang kondusif, serta pendidikan berbasis teknologi inovasi untuk membangun transparansi informasi, yang saling melengkapi. Perbedaan latar belakang sosial ekonomi, kurangnya komunikasi, dan minimnya partisipasi masyarakat, dapat diatasi dengan strategi kolaboratif dan model kemitraan berbasis kebutuhan dan kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemitraan yang harmonis mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan bagi peserta didik.