Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kognitif Menggunakan Kombinasi Make A Match dan Media Kongkrit Hartini, Tuti; Maimunah, Maimunah
Gawi: Journal of Action Research Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v2i2.150

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil Pengembangan Kognitif Dan Aktivitas Belajar Menggunakan Kombinasi Make a Match, Pembelajaran Langsung Dan Media Konkret Pada Anak Kelompok B Tk Hosiah Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setting penelitian ini adalah anak kelompok B TK Hosiah Banjarmasin Banjarmasin dengan jumlah 11 orang anak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan observasi dengan analisis data kualitatif. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila keterlaksanaannya mencapai kategori sangat baik. Aktivitas anak dikatakan berhasil apabila mencapai kriteria sangat aktif, dan hasil capaian perkembangan anak minimal mencapai ≥ 80% atau Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan pada aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan kognitif pada anak kelompok B TK Hosiana Banjarmasin dapat dikembangkan dengan menggunakan model Make a Match dan metode pemberian.
Hubungan Status Fisik dengan Waktu Pulih Sadar pada Pasien dengan Inhalasi Anestesi di Ruang Pemulihan Hartini, Tuti; Siwi, Adiratna Sekar; Dewi, Pramesti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2515

Abstract

Salah satu komplikasi yang terjadi pada pasien yang menjalani pembedahan dengan inhalasi anestesi adalah keterlambatan waktu pulih sadar. Waktu pulih sadar merupakan waktu yang diperlukan oleh pasien untuk pulih dari efek obat anestesi, dihitung sejak 30 menit setelah anestesi dihentikan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pulih sadar adalah status fisik pasien. Status fisik merupakan gambaran dari kondisi tubuh seseorang yang dinilai sebelum operasi dilakukan, sangat penting untuk mengetahui adanya penyakit sistemik yang dapat berpengaruh pada tindakan atau obat anestesi yang akan diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status fisik dengan waktu pulih Sadar pada pasien dengan inhalasi anestesi di ruang pemulihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional dengan 85 responden yang dimbil dengan teknik consecutive sampling, menggunakan instrument American Society Of Anesthesiologi (ASA) dan Aldrete Score. Analisis data dilakukan dengan uji statistic Chi Square. Hasil uji Chi Square didapatkan p=0,00 (p<0,05) sehingga dapat dinyatakan Ha diterima dengan uji contingency coefficients sebesar 0.563 (C 0,40-0,599) sehingga dapat dikatakan hubungan keduanya sedang atau cukup.