p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Terpadu (SIPINTAR) dalam Mewujudkan Human-Centered Governance pada Pelayanan Publikasi Desa Jambuluwuk Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Meylinda Hasim Pratiwi; Anisa Tri Suntari; Davinda Maharani; Salsa Allysa; Muhammad Haikal Maulana; Faisal Tri Ramdani; Denny Hernawan; Muhammad Rifai Eka Pratama
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 8 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i8.25564

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong otoritas desa untuk menciptakan inovasi layanan publik yang lebih efektif, efisien, serta berfokus pada warga. Salah satu contohnya adalah Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Terpadu (SIPINTAR) yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan menelaah pelaksanaan SIPINTAR dalam mewujudkan Human‑Centered Governance pada layanan publik desa. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada aparat Desa Jambuluwuk yang terlibat dalam pengelolaan SIPINTAR. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa SIPINTAR dapat meningkatkan mutu layanan administrasi lewat proses yang lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien. Inovasi ini didukung oleh Kartu Pelayanan Terpadu (KPT) yang terintegrasi dengan sistem digital serta pengelolaan data kependudukan yang berkelanjutan. SIPINTAR juga mencerminkan prinsip Human‑Centered Governance melalui orientasi pelayanan kepada masyarakat, peningkatan akses layanan, partisipasi warga, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Meskipun masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital pada sebagian penduduk, SIPINTAR berpotensi menjadi model inovasi layanan publik berbasis digital yang dapat direplikasi di desa‑desa lain.
Efektivitas Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di MAN 4 Bogor Valentina Febri Dwi Putri; Marshella Rahma Sitompul; Muhammad Haikal Maulana; Irma Purnamasari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 9 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i9.25770

Abstract

Studi ini bertujuan menilai seberapa efektif kebijakan Merdeka Belajar diterapkan di MAN 4 Bogor. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Landasan teorinya diambil dari model SERVQUAL tentang kualitas layanan yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry. Pengumpulan data dilakukan lewat penyebaran kuesioner kepada 20 responden, dilengkapi observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Weight Mean Score (WMS) untuk mengukur tingkat efektivitas pelaksanaan kebijakan tersebut. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai rata-rata keseluruhan mencapai 3,05, yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Temuan tersebut menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Merdeka Belajar di MAN 4 Bogor telah terlaksana dengan baik serta memberikan pengaruh positif terhadap proses pembelajaran di sekolah. pada proses pembelajaran. Aspek kebebasan berpendapat serta pemanfaatan media pembelajaran memperoleh skor tertinggi, sementara aspek keaktifan siswa masih memerlukan peningkatan. Kebijakan ini juga terbukti mampu meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa. Namun, masih diperlukan perbaikan, khususnya dalam variasi metode pembelajaran, peningkatan partisipasi siswa, serta optimalisasi sarana dan prasarana belajar agar implementasi kebijakan Merdeka Belajar dapat menjadi lebih efektif.