Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING TINGKAT OBESITAS BERBASIS INTERNET OF THINGS MENGGUNAKAN APLIKASI BLYNK Darmana, Tasdik; Ariman, Ariman; Yamin, Muhammad Ikrar; Rahma, Nur Annisa
SINUSOIDA Vol 26 No 1 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/s.v26i1.2266

Abstract

Indeks Massa Tubuh (IMT) umumnya menjadi metode yang digunakan untuk menentukan kategori status gizi suatu individu. Namun, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) memiliki sejumlah kekurangan. Oleh karena itu, monitoring lingkar perut juga menjadi indikator penting untuk mengetahui tingkat obesitas manusia. Penelitian ini menggunakan berbagai sensor untuk mengumpulkan informasi, termasuk sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur tinggi badan, sensor load cell untuk berat badan, dan rotary encoder untuk lingkar perut. Data yang dikumpulkan selanjutnya diproses oleh NodeMCU ESP8266, yang hasilnya akan ditampilkan melalui LCD dan dikirim ke aplikasi Blynk. Pada semua pengujian, sensor ultrasonik HC-SR04 menunjukkan tingkat akurasi yang cukup baik untuk pengukuran tinggi badan dengan rata-rata error ±1%. Sensor load cell juga menunjukkan tingkat akurasi yang cukup baik untuk pengukuran massa badan dengan rata-rata error ±2%. Sementara itu, rotary encoder menunjukkan tingkat akurasi yang cukup baik untuk pengukuran lingkar perut dengan rata-rata error ±1%. Sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan aplikasi Blynk ini memberikan hasil yang cukup memuaskan dalam pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan lingkar perut. Kata kunci: IMT, Lingkar Perut, HC-SR04, Load Cell, Rotary Encoder, Blynk
KAJIAN KONTRIBUSI UP3 CENGKARENG DALAM MENCAPAI TARGET SDGs Darmana, Tasdik; Kilis, Vernando Yosua; Ariman, Ariman
SINUSOIDA Vol 26 No 1 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Elektro
Publisher : INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/s.v26i1.2267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kontribusi Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP3) Cengkareng dalam mendukung pencapaian target Sutainable Development Goals (SDGs) terkait akses energi dan keberlanjutan energi. Metodologi yang digunakan mencakup survei terhadap pemangku kepentingan dan wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait untuk menilai potensi kinerja serta kebijakan yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa UP3 Cengkareng memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan akses energi melalui perluasan jaringan listrik dan program penyuluhan. Meskipun saat ini belum menerapkan teknologi energi baru atau terbarukan, terdapat peluang besar untuk integrasi teknologi tersebut dalam operasional di masa depan. Kesimpulan dari penellitian ini adalah bahwa UP3 Cengkareng dapat memainkan peran penting dalam mendukung pencapaian SDGs dengan memanfaatkan potensi yang ada, terutama melalui pengembangan dan penerapan energi baru dan terbarukan. Sehingga pada penelitian ini dapat dihasilkan suatu gambaran dalam pengembangan atau perencanaan pembangunan EBT di UP3 Cengkareng dalam mendukung target SDGs nomor 7 terkait akses energi dan keberlanjutan energi pada beberapa gedung diantaranya rooftop dengan nilai potensinya sebesar 5000Wp, kemudian gerai layanan workshop station sebesar 300Wp, lalu gerai layanan nilai potensi sebesar 300Wp, selanjutnya lahan parkiran mobil didapatkan nilai potensi sebesar 1800Wp, dan terakhir dari lahan parkiran motor didapatkan nilai potensi sebesar 600Wp.Kata kunci: SDGs,Potensi EBT,Keberlanjutan Energi.
Quantification of CO₂ Emission Reductions from Biomass Co-firing at a Coal-Fired Power Plant Using the IPCC 2006 Tier 2 Methodology Darmana, Tasdik; Darojat, Khumaidah; Kesuma, Dyah Ayu; Ariman, Ariman; Hadi, Veriah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 5 No. 01 (2026): Jim-Id, January 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coal-fired power plants are the dominant source of electricity in Indonesia but also a major contributor to greenhouse gas (GHG) emissions, posing challenges to the country’s net-zero emission commitment by 2060. This study aims to quantify the impact of biomass co-firing on emission reduction and carbon credit potential in Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, North Sumatra Power Plant using the 2006 IPCC Guidelines (Tier 2). Operational data from 2022 (100% coal) and 2024 (coal–biomass mix) were analyzed through a mass and energy balance approach. Results indicate that integrating 41,324 tons of solid biomass and 3,798 kiloliters of liquid biomass in 2024 reduced coal consumption by 24,379 tons and cut CO₂ emissions by 38,419 tons compared to the 2022 baseline. Although the substitution rate was only 1.72% of the fuel mix, the reduction was measurable and economically significant, providing potential carbon credit value. These findings highlight biomass co-firing as a viable strategy to reduce GHG emissions and support Indonesia’s energy transition, while emphasizing the need for advanced methodologies (Tier 3, LCA) and sustainable biomass supply chains to ensure long-term implementation.