R. Mohammad Alghaf Dienullah
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Estimasi Produksi Emisi Gas Metana (CH4) dari Kegiatan Landfilling Menggunakan IPCC Model TPA di Jawa Timur Agges Brian Darmawan; Restu Hikmah Ayu Murti; R. Mohammad Alghaf Dienullah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah kota di Indonesia masih didominasi oleh metode penimbunan terbuka (open landfilling), di mana dekomposisi anaerobik sampah organik menghasilkan emisi gas metana (CH4) yang signifikan dan berkontribusi terhadap pemanasan global. Penelitian ini mengestimasi potensi produksi CH4 dari kegiatan landfilling TPA di Jawa Timur, menggunakan metode IPCC 2006 Guidelines Tier 2. Data aktivitas diperoleh dari sampling komposisi dan densitas sampah selama delapan hari mengacu SNI 3964:2025, dipadukan dengan data timbulan sampah tahunan periode 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan timbulan sampah yang masuk ke TPA meningkat dari 41.298 ton pada 2021 menjadi 55.501 ton pada 2025, didominasi oleh fraksi berkadar Degradable Organic Carbon (DOC) tinggi seperti food waste (22,11%), paper (10,92%), dan disposal nappies (7,43%). Berdasarkan model IPCC Tier 2, emisi CH4 meningkat secara progresif dari 0,056 Gg/tahun pada 2022 menjadi 0,266 Gg/tahun pada 2025, dan diproyeksikan mencapai 0,299 Gg/tahun pada 2027 seiring bertambahnya akumulasi sampah yang ditimbun. Temuan ini menjadi estimasi baseline produksi gas metana landfill tanpa infrastruktur penangkapan gas, bermanfaat bagi perencanaan pengelolaan gas landfill di TPA. Penelitian lanjutan disarankan untuk memvalidasi model melalui pemantauan emisi berkala serta mengkaji pemanfaatan gas metana sebagai sumber energi terbarukan.
Pengaruh Variasi Dosis Poly Aluminium Chloride dan Kapur Tohor terhadap Karakteristik Fisikokimia Air Gambut melalui Metode Koagulasi-Flokulasi Nasywa Khalisah Pieter; Aussie Amalia; R. Mohammad Alghaf Dienullah; Aulia Ulfah Farahdiba
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air gambut memiliki karakteristik berupa pH rendah dan kandungan bahan organik yang tinggi sehingga memerlukan pengolahan sebelum dimanfaatkan sebagai sumber air. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi dosis Poly Aluminium Chloride (PAC) dan kapur tohor terhadap karakteristik fisikokimia air gambut melalui metode koagulasi-flokulasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode jar test dengan variasi dosis PAC sebesar 20 mg/L, 40 mg/L, 60 mg/L, 80 mg/L, dan 120 mg/L, serta dosis kapur tohor sebesar 3 mL, 5 mL, 6 mL, 7 mL, 8 mL, 9 mL, 10 mL, dan 15 mL. Parameter yang dianalisis meliputi pH, total dissolved solids (TDS), konduktivitas, dan salinitas. Data dianalisis secara deskriptif, sedangkan pH dianalisis menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis kapur cenderung meningkatkan pH, sedangkan peningkatan dosis PAC memengaruhi pH melalui proses hidrolisis. Nilai TDS dan konduktivitas meningkat setelah proses koagulasi-flokulasi, sementara salinitas relatif tidak berubah. Variasi dosis PAC dan kapur tohor berpengaruh signifikan terhadap pH (p < 0,05). Berdasarkan evaluasi seluruh parameter, kombinasi PAC 120 mg/L dan kapur tohor 15 mL ditetapkan sebagai dosis optimum karena menghasilkan pH sebesar 6,94, TDS sebesar 170 ppm, konduktivitas sebesar 426 µS/cm, dan salinitas sebesar 0 ppt.