Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Situasional dalam Menginspirasi Solidaritas kelompok pada Film Animasi A Bug’s Life Ridila Novita; Amaliyah Amaliyah; Erindah Dimisyqiyani; Rizky Amalia Sinulingga; Gagas Gayuh Aji
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4125

Abstract

Perubahan lingkungan organisasi menuntut pemimpin yang adaptif dalam mengelola resistensi, menyesuaikan gaya kepemimpinan, dan membangun solidaritas kelompok. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kepemimpinan situasional dalam merespons tingkat kesiapan kelompok serta kontribusinya terhadap transformasi solidaritas organisasi pada film animasi A Bug’s Life. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode naratif. Populasi penelitian mencakup seluruh karakter dan dinamika organisasi dalam film, sedangkan sampel dipilih secara purposif dengan menempatkan tokoh Flik dan sejumlah adegan kunci sebagai fokus analisis. Data dikumpulkan melalui observasi berulang terhadap film, studi literatur, dokumentasi dialog, dan tangkapan visual, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan indikator gaya kepemimpinan situasional, yaitu telling, selling, participating, dan delegating, serta konsep solidaritas mekanik dan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flik menyesuaikan gaya kepemimpinannya secara bertahap sesuai perubahan kesiapan koloni semut. Gaya telling pada tahap awal menghadapi resistensi karena bertentangan dengan tradisi kelompok, sedangkan gaya selling dan participating mulai membangun pemahaman, keterlibatan, dan pembagian peran. Pada tahap delegating, anggota kelompok mampu bertindak mandiri berdasarkan visi bersama. Proses tersebut mendorong pergeseran solidaritas dari mekanik yang berorientasi pada keseragaman menuju solidaritas organik yang menekankan diferensiasi fungsi dan interdependensi. Penelitian menyimpulkan bahwa kepemimpinan situasional dapat memperkuat kohesi, kreativitas, keberanian, dan kemampuan kelompok menghadapi perubahan serta penindasan. Temuan ini memberikan gambaran praktis bagi organisasi modern mengenai pentingnya fleksibilitas kepemimpinan dalam membangun solidaritas yang adaptif dan berkelanjutan.