Mochamad Fadlani Salam
Program studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Bandung, Indonesia Jl. Soekarno-Hatta No. 752 Bandung, Indonesia

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penerapan Model Bisnis Syariah Dalam Pemberdayaan Petani di Kp. Pamulihan Ds. Ciporeat Kab. Bandung Mochamad Fadlani Salam; Balqis Rhatuna Khonsa; Fahrul Abdurrozak; Alif Rayhan Abdurrahman Rafli; Java Pradia
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.563

Abstract

Agriculture is one of the most important economic sectors in Kp. Pamulihan, Ciporeat Village, Bandung Regency. The majority of the local community depends on farming as their main source of income. However, farmers face a major challenge in the process of marketing their crops, namely the dominant role of middlemen who tend to be exploitative. The practice of purchasing agricultural products at low prices and the lack of transparency in transactions keep farmers' welfare low. This study aims to analyze the role of middlemen in the supply chain and evaluate the potential for implementing sharia-based business models as an alternative solution. The research method used a qualitative approach with a case study at the research location. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews with 7 vegetable farmers, field observations, and focus group discussions (FGDs). The results showed that the distribution system that has been controlled by middlemen creates structural inequality that is detrimental to farmers. As an alternative, sharia business models such as mudharabah and musyarakah have great potential to increase farmers' independence and build a fairer distribution system. Recommendations from this study are the need for intensive Islamic economic education to farmers as well as synergy between Islamic financial institutions and farmer groups in the region.
Analisis Inovasi Produk UMKM Agribisnis (Tanaman Hias)dengan Pendekatan Ekonomi Islam terhadap Peningkatan Daya Saing Lokal (Studi Kasus Kota Bandung) Mochamad Fadlani Salam; Muhammad Zaki Mulia Siregar; Sinta Sri Rahayu; Ilham Fadhillah; Muhammad Adistya Nurfauziah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.564

Abstract

This study examines product innovation in ornamental plant agribusiness MSMEs in Bandung City using an Islamic economics approach to enhance local competitiveness. The method used is qualitative descriptive, combining in-depth interviews with three MSMEs and a review of previous research literature. Findings indicate that integrating the principles of honesty, fairness, and trustworthiness into every stage of innovation, from the use of decorated used pots to the development of "Islamic Cacti," to Islamic decoration packages, builds trust perception and customer loyalty. Family and community collaboration, along with educational-spiritual storytelling, strengthens product differentiation in the local market. The resulting "Islamic Values-Based Product Innovation" model modifies the sharia marketing mix by adding elements of religious narrative as a driver of competitive advantage. Practical implications include the development of an integrated innovation module with Islamic values for MSMEs, government support policies, and quantitative measurement of the impact of Islamic economics-based innovation.
Strategi Penjualan Pabrik Tahu Sumedang dengan Pendekatan Pemasaran Islam di Kp. Pamulihan Ds. Ciporeat Kab. Bandung Mochamad Fadlani Salam; Ricaingke Yanti; Azzam Luqman Hakim; Fachrul Rizkian Akbar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.567

Abstract

Conventional marketing approaches often prioritize profit alone without regard to moral and ethical aspects. This encourages the need for an alternative marketing approach that is more ethical, one of which is through the application of Islamic marketing principles. This study aims to identify the sales strategies applied by tofu factories in Sumedang and evaluate the implementation of Islamic marketing principles in their marketing activities. The research method used is qualitative with a descriptive approach, through in-depth interviews and direct observation of business actors and the marketing process. The results showed that the sales strategy of Sumedang tofu factories has considered aspects of consumer trust, product quality, and good relations with business partners. In addition, some Islamic marketing principles such as information transparency, honesty in transactions, and avoidance of exploitative practices have begun to be applied even though they have not been explicitly realized as part of Islamic teachings. Thus, the integration of Islamic marketing values has the potential to increase consumer trust and business sustainability in the traditional food industry.
Pemanfaatan Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk UMKM di Panyileukan Mochamad Fadlani Salam; Ifan Andrianto; Rapi Maulana; Aisyah Salwani; Husni Paoji Maldini
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial dalam pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Panyileukan, Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, wawancara dalam penelitian ini adalah pemilik, pengelola, dan karyawan UMKM yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM yang di observasi telah menggunakan media sosial dalam perusahaannya. Media sosial yang paling banyak di gunakan adalah Facebook, Instagram, Tiktok, dan Whatsapp.
Model Pengembangan Agribisnis Syariah Berbasis Pesantren dalam mendukung Ketahanan Ekonomi Umat: Studi kasus di Pesantren Persatuan Islam 176 Al-Ma’ruf Pasirjambu Mochamad Fadlani Salam; Muhamad Zam Zam Al Fikri; Ragiel Ferizan; Fathur Raihan Akbar; Muhamad Rizky Pahlawan
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model pengembangan agribisnis syariah berbasis pesantren yang dapat mendukung ketahanan ekonomi umat. Studi kasus dilakukan di Pesantren Persatuan Islam 176 AlMa'ruf Pasirjambu, yang mengembangkan usaha pertanian (kailan, kopi, cabai, cengkeh) dan peternakan ayam kampung dengan prinsip syariah seperti zakat, infaq, shodaqoh, dan skema mudhorobah (bagi hasil 15% untuk pesantren). Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan pesantren, alumni, masyarakat mitra, dan mitra bisnis, serta observasi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi prinsip syariah dengan pemberdayaan masyarakat sekitar mampu meningkatkan pendapatan pesantren dan masyarakat, dengan produk kailan sebagai komoditas unggulan yang dipasarkan melalui mitra seperti Daun Desa. Model ini juga melibatkan alumni dalam manajemen dan pemasaran, serta merancang rencana pengembangan seperti agrowisata, pengolahan produk (sambal kering, kailan crispy), dan ekspor. Temuan ini menegaskan bahwa model agribisnis syariah berbasis pesantren dapat menjadi solusi kemandirian ekonomi pesantren sekaligus pemberdayaan umat, dengan potensi replikasi di pesantren-pesantren lain.
Penerapan Etika Bisnis Islam Dan Analisis Swot Pada Produk Jamur Olahan Dalam Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM di Kampung Mekar Mulya Pangalengan Kabupaten Bandung Mochamad Fadlani Salam; Nadwah Ghaida Nur Fatimah; Rivansius Alexander Silalahi; Topan
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.570

Abstract

Peningkatan daya saing produk olahan jamur bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin penting dalam menghadapi dinamika pasar di era teknologi saat ini, terlebih di negara-negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam seperti Indonesia. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing tersebut adalah melalui sertifikasi halal. Sertifikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya di pasar syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan daya saing produk olahan jamur melalui penerapan sertifikasi halal dengan pendekatan analisis SWOT dan etika bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal pada salah satu UMKM pengolah jamur di Kp. Mekar Mulya, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal berupa kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) yang dihadapi oleh UMKM tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sertifikasi halal memiliki potensi besar sebagai nilai tambah kompetitif sekaligus legitimasi syariah dalam proses produksi. Selain itu, penerapan prinsip-prinsip etika bisnis Islam seperti kejujuran, amanah, dan keadilan mampu memperkuat citra positif usaha di mata konsumen Muslim. Dengan menggabungkan analisis SWOT dan prinsip etika bisnis Islam, UMKM pengolah jamur dapat merumuskan strategi pengembangan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian profit, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan spiritual, sehingga menciptakan model bisnis yang lebih holistik dan berkelanjutan.
Etika Bisnis Islam Dalam Aktivitas Perdagangan Bawang Merah Oleh UMKM di Pasar Gedebage Bandung Mochamad Fadlani Salam; Salsabilla Syahira Zahra Ardianty; Nikmal Aria Rozi; Barkah Abdan Assyakur
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi etika bisnis Islam dalam aktivitas perdagangan bawang merah oleh pelaku UMKM di Pasar Gedebage, Kota Bandung. Etika bisnis Islam menekankan prinsip-prinsip kejujuran (ṣidq), keadilan (‘adl), amanah, dan larangan terhadap praktik penipuan serta riba dalam transaksi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari wawancara mendalam dengan pelaku UMKM, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang bawang merah berusaha menerapkan nilai-nilai etika bisnis Islam dalam praktik sehari-hari, seperti tidak menipu timbangan dan menjaga kualitas barang. Namun, ditemukan juga tantangan seperti persaingan harga yang tidak sehat, praktik kartel oleh tengkulak, serta kurangnya pemahaman mendalam tentang prinsip syariah dalam perdagangan. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan berkelanjutan dan edukasi tentang etika bisnis Islam bagi pelaku UMKM agar tercipta perdagangan yang adil, berkelanjutan, dan berkah.
Strategi UMKM Dalam Penerapan Nilai-Nilai Islam Pada Penjualan Produk Minum Es Kelapa Muda Tradisional di Panyileukan Kota Bandung Mochamad Fadlani Salam; Ahmad Syahid; Zulham Megantara; Misbahudin
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.580

Abstract

Usaha es kelapa merupakan salah satu bentuk usaha mikro yang banyak digeluti masyarakat karena permintaan pasar yang relatif stabil, terutama di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan potensi pengembangan usaha es kelapa melalui pendekatan analisis SWOT pada lima pelaku UMKM berbeda. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing usaha memiliki keunikan dalam kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Kekuatan utama terletak pada kesegaran produk dan pendekatan personal kepada pelanggan. Sementara itu, tantangan umum yang dihadapi meliputi keterbatasan promosi, risiko kelangkaan bahan baku, dan kurangnya pemanfaatan teknologi. Dari sisi strategi pemasaran, sebagian besar pelaku masih mengandalkan promosi tradisional seperti dari mulut ke mulut dan media sosial dasar seperti WhatsApp. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya digitalisasi pemasaran dan inovasi produk sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing usaha es kelapa di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.
Penerapan Prinsip Syariah Dalam Operasional Bisnis Tape Tradisional : Studi Kasus di Ds. Mandalamekar Kec. Cimenyan Kab. Bandung Mochamad Fadlani Salam; Khansa Hadayna; Muhammad Luthfi Ma’shum; Ridho Rabbani; Padillah Nur Hakim
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip syariah dalam operasional bisnis tape tradisional di Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari beberapa pelaku usaha tape di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak secara formal terdaftar sebagai usaha syariah, para pelaku usaha telah menerapkan nilai-nilai Islam dalam aktivitas bisnis mereka. Beberapa prinsip yang diterapkan meliputi kejujuran dalam transaksi, penggunaan bahan baku halal, serta penekanan pada transaksi yang adil tanpa unsur eksploitatif. Selain itu, hubungan antarpenjual dan pembeli dibangun atas dasar kepercayaan, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Meskipun tanpa sertifikasi halal resmi, proses produksi dan distribusi tetap mengacu pada norma-norma syariah yang berlaku dalam masyarakat Muslim setempat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana integrasi nilai-nilai Islam dapat diterapkan dalam usaha mikro tradisional di pedesaan, sekaligus menunjukkan potensi pengembangan ekonomi syariah di tingkat lokal.