Aditya Nizar Al-Ardi
Politeknik Negeri Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Daya Saing dan Diversifikasi Pasar Ekspor Lada Indonesia dalam Mendukung Pengembangan Agribisnis Berorientasi Ekspor Aulia Nadhirah; Dinu Saadillah; Aditya Nizar Al-Ardi; Rini Hardiyani
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekspor, daya saing, konsentrasi pasar, dan dinamika pertumbuhan ekspor lada Indonesia di pasar global. Penelitian menggunakan data perdagangan internasional sekunder yang diperoleh dari United Nations Comtrade Database periode 2005–2024. Analisis dilakukan menggunakan analisis tren, Revealed Comparative Advantage (RCA), Herfindahl Hirschman Index (HHI), dan Constant Market Share (CMS). Hasil analisis tren menunjukkan bahwa ekspor lada Indonesia mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Analisis RCA menunjukkan bahwa Indonesia secara konsisten memiliki keunggulan komparatif dalam perdagangan lada dunia, meskipun nilai RCA Indonesia masih berada di bawah Vietnam sebagai eksportir utama. Analisis HHI menunjukkan bahwa pasar ekspor lada Indonesia memiliki tingkat konsentrasi yang rendah dengan nilai HHI berkisar antara 0,02–0,06, yang mengindikasikan struktur pasar ekspor yang relatif terdiversifikasi. Sementara itu, hasil dekomposisi CMS menunjukkan bahwa pertumbuhan ekspor lada Indonesia terutama didorong oleh efek pertumbuhan pasar dunia yang memberikan kontribusi sebesar USD 370,35 juta dan efek distribusi pasar sebesar USD 101,75 juta. Sebaliknya, efek daya saing memberikan kontribusi negatif sebesar USD 399,86 juta, mengindikasikan penurunan daya saing relatif ekspor lada Indonesia. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekspor lada Indonesia lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi pasar global yang menguntungkan dibandingkan oleh peningkatan daya saing. Meskipun Indonesia masih memiliki keunggulan komparatif yang kuat dan pasar ekspor yang relatif terdiversifikasi, peningkatan produktivitas, kualitas produk, dan strategi pengembangan pasar ekspor diperlukan untuk memperkuat daya saing dan mempertahankan posisi Indonesia dalam perdagangan lada global.