p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Agung Nugroho
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Durasi Screen Time, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Lebih pada Siswa Sma Negeri 2 Yogyakarta Annisa Sugesti; Siti Fadhilatun Nashriyah; Agung Nugroho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1282

Abstract

Status gizi lebih pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang. Durasi screen time, aktivitas fisik, dan kualitas tidur merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan status gizi lebih pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi screen time, aktivitas fisik, dan kualitas tidur dengan status gizi lebih pada siswa SMA Negeri 2 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 970 siswa dengan sampel sebanyak 98 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner screen time, Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), serta pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki screen time tinggi, aktivitas fisik cukup, kualitas tidur baik, dan status gizi tidak lebih. Tidak terdapat hubungan antara durasi screen time dengan status gizi lebih (p=0,558). Sebaliknya, aktivitas fisik (p<0,001) dan kualitas tidur (p=0,017) berhubungan dengan status gizi lebih. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif melalui peningkatan aktivitas fisik serta perbaikan kualitas tidur.
Hubungan Motivasi Ibu Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Puskesmas Ngampilan Yogyakarta Rheina Marthalia Haryuana; Ibtidau Niamilah; Agung Nugroho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1520

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif merupakan pemberian ASI saja kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupan tanpa tambahan makanan atau minuman lain. Cakupan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Ngampilan Yogyakarta tercatat hanya 63%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi ibu terhadap keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Ngampilan Yogykarta. Penelitian ini berbasis data primer. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi ibu dengan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa motivasi ibu berhubungan secara signifikan terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu di wilayah Puskesmas Ngampilan Yogyakarta.
Hubunga Antara Berat Lahir dan Kejadian Stunting di Puskesmas Nggalik II Rista Pebriana; Agung Nugroho; Diah Puspitasari; Sri Mujianto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1678

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik selama masa kehamilan maupun setelah kelahiran. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu kondisi yang memiliki risiko mengalami keterlambatan perkembangan seiring pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik II. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel terdiri dari 96 balita, yaitu 48 balita stunting sebagai kelompok case dan 48 balita tidak stunting sebagai kelompok control. Data dikumpulkan melalui rekam medis, buku KIA, dan KMS, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher's Exact test dan perhitungan odds ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 balita (4,2%) memiliki riwayat BBLR dan 92 balita (95,8%) memiliki berat lahir normal. Hasil analisis statistic menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara berat lahir dan kejadian stunting (p=0,617; p>0,05). Nilai OR sebesar 3,1 dengan 95% CI 0,2–167,9 menunjukkan adanya kecenderungan risiko stunting yang lebih tinggi pada balita dengan riwayat BBLR, tetapi hasil tersebut belum menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik karena interval kepercayaan mencakup nilai 1 dan memiliki rentang yang lebar. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara berat lahir dan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ngaglik II. Keterbatasan jumlah balita dengan riwayat BBLR perlu menjadi pertimbangan dalam menginterpretasikan hasil penelitian. Kata kunci: Berat Badan Lahir Rendah; Sosial Ekonomi; Pola Asuh; Stunting
Pengaruh Penyuluhan Media Edukasi Lembar Balik HEBAT Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Ibu Balita Underweight Di Puskesmas Kepil II Wonosobo Raissa Nismara; Siti Fadhilatun Nashriyah; Agung Nugroho
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1447

Abstract

Latar Belakang: Underweight merupakan salah satu masalah gizi yang masih menjadi perhatian di Indonesia karena dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan balita. Prevalensi di Indonesia sebesar 17,1% dan di Jawa Tengah sebesar 15,2%. Di Kabupaten Wonosobo, prevalensi underweight mencapai 8,7%. Pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu dalam pemberian makan berperan penting dalam upaya pencegahan dan penanganan balita underweight. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penyuluhan menggunakan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami seperti lembar balik HEBAT (Hempas Kurang Berat dengan Gizi Tepat). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan media edukasi lembar balik HEBAT terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu balita underweight di Puskesmas Kepil II Wonosobo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain true experiment dengan pendekatan two group pretest-posttest design. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan terhadap 24 responden di wilayah kerja Puskesmas Kepil II Wonosobo. Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test untuk data yang berdistribusi normal dan wilcoxon signed rank Test untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok media lembar balik tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan (p=0,689), sikap (p=0,957) dan perilaku (p=0,663) ibu balita underweight. Pada kelompok media powerpoint (PPT), tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan (p=0,087) dan sikap (p=0,527). Namun, terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan media PPT terhadap perilaku ibu balita underweight dengan nilai p=0,027 (p<0,05).