Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Leverage, Kepemilikan Institusional dan Arus Kas Operasi Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Tambang yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2019 GAZALI, AHMAD; KARAMOY, HERMAN; GAMALIEL, HENDRIK
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 11, No 2 (2020): Goodwill Vol.11 No.2 Juli-Desember 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v11i2.30278

Abstract

Abstract. This study aims to examine the effect of leverage, institutional ownership and operating cash flow on tax avoidance of mining companies. In this study using secondary data in the form of financial statements of mining companies from 2014-2019. The sample in this study were 34 company samples and 204 observations. The analytical method used in this study was multiple linear regression. The results showed that partially, variable leverage, institutional ownership and operating cash flow had positive effect on tax avoidance.Keywords: leverage, institutional ownership, operating cash flow, tax avoidance Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh leverage, kepemilikan institusional dan arus kas operasi terhadap penghindaran pajak perusahaan tambang. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan tambang dari tahun 2014-2019. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 sampel perusahaan dan jumlah pengamatan atau observasi sebanyak 204. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, variabel leverage, kepemilikan institusional dan arus kas operasi berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak.Kata Kunci: leverage, kepemilikan institusional, arus kas operasi, penghindaran pajak.
Penerapan Pajak Pertambahan Nilai 11% Dan Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah Di Kota Bitung Pesak, Pricilia Joice; Miran, Michael; Gazali, Ahmad; Salindeho, Alfred
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v10i2.659

Abstract

The higher the VAT rate is set, the more difficult it is to get the desired income because these UMKM still use the actual selling price without adding the price before VAT, when the price after VAT is recorded, it is difficult for the buyers to know the exact price amount and most of the buyers do not pay the VAT charged and this will affect the UMKM income because the income which should be a profit but becomes a loss because it has to cover the VAT rate charged to the buyer will be deposited with the government. This study aims to test whether the application of VAT affects UMKM's income. Based on the results of hypothesis testing, it is known that the sig value is 0.004 <0.05 and the t-table is 1.701, so 3.127> 1.701, which means that the application of VAT affects the income level of a UMKM. The results showed that the application of 11% VAT affects the income level of an MSME, which means that the higher the VAT rate, the more it will affect the income of an MSME
Edukasi Pengelolaan Keuangan dan Penggunaan Aplikasi dalam Penyusunan Laporan Keuangan BUMDES di Desa Sawangan, Minahasa Utara Pesak, Pricilia Joice; Miran, Michael; Salindeho, Alfred; Gazali, Ahmad
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i2.1436

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) adalah lembaga usaha di desa yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah kurang efisiennya dan kurang transparannya pengelolaan keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan edukasi menyeluruh mengenai manajemen keuangan bagi pengurus BUMDES. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengelola BUMDES Tou Saduan, Desa Sawangan Kabupaten Minahasa Utara tentang pentinganya pengelolaan keuangan dan penggunaan aplikasi dalam penyusunan laporan keuangan BUMDES, yaitu aplikasi berbasis web Sistem Informasi Keuangan BUMDES (sikbumdes.com). Edukasi dilakukan melalui ceramah dan diskusi. Peserta yang hadir dari pengelola BUMDES, BPD dan perangkat desa dengan jumlah 23 orang. Melalui kegiatan ini diperoleh bahwa pengetahuan tentang pentingnya pengelolaan keuangan meningkat dan peserta mengetahui adanya aplikasi untuk membantu penyusunan laporan keuangan BUMDES
Perhitungan Dan Dampak Pph Pasal 21 Di PDAM Duasudara Kota Bitung Berdasarkan Tarif Efektif Rata-Rata Salindeho, Alfred; Gazali, Ahmad; Pesak, Pricilia Joice
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i1.986

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak perhitungan PPh Pasal 21 bagi karyawan PDAM Kota Bitung berdasarkan PP 58 Tahun 2023 dengan UU HPP No 7 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif yaitu data yang berupa angka-angka. Pengumpulan data dilakukan dengan obeservasi dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan penerapan PP 58 Tahun 2023 pada pemotongan PPh 21 Perumda Air Minum (PDAM) Dua Sudara Kota Bitung memberikan dampak yang positif, dapat dilihat pajak penghasilan yang dipotong rata-rata mengalami penurunan dibanding dengan menggunakan Metode Gross sehingga penghasilan yang diterima karyawan rata-rata mengalami kenaikan. Dampak untuk Perusahaan, perhitungan untuk masa pajak menjadi menjadi lebih mudah atau ringkas karena tidak perlu menghitung pengurang dan PKP setahun lagi serta jumlah pajak yang disetor pada Masa tersebut berkurang dibanding menggunakan Metode Gross.   The purpose of this study is to analyze the impact of calculating Article 21 Income Tax for employees of PDAM Bitung City based on PP 58 of 2023, in conjunction with Law No. 7 of 2021 on HPP. This study employs a quantitative descriptive method, utilizing numerical data to support its findings. Data collection is carried out through observation and documentation, and data analysis involves data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study show that the application of PP 58 of 2023 on the deduction of Article 21 Income Tax of Perumda Air Minum (PDAM) Dua Sudara Bitung City has a positive impact, it can be seen that the income tax deducted on average has decreased compared to using the Gross Method so that the income received by employees on average has increased, while for companies the calculation for the tax period becomes easier or more concise because there is no need to calculate deductions and PKP for another year and the amount of tax paid during that period is reduced compared to using the Gross Method  
Evaluasi Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer K-Soft Berdasarkan Unified Theory of Technology Acceptance and Use (UTAUT) Pesak, Pricilia Joice; Salindeho, Alfred; Gazali, Ahmad
Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiap.v10i2.48322

Abstract

Penggunaan sistem informasi akuntansi akan sangat membantu dalam menyusun laporan keuangan yang cepat, tepat dan informatif. Namun, jika sistem informasi tersebut telah lama digunakan dan sering mengalami kendala dalam operasionalnya maka perlu untuk dievaluasi penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan sistem informasi K-Soft pada PT Bintang Mandiri Bersaudara dengan menggunakan teori Unified Theory of Technology Acceptance and Use (UTAUT). Metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas merupakan metode penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada karyawan yang menggunakan K-Soft, sebanyak 35 orang. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja memengaruhi penggunaan K-Soft, sedangkan ekspektasi usaha tidak berpangaruh pada penggunaan K-Soft.
PERAN AKUNTANSI KEUANGAN DALAM MENDUKUNG KINERJA PERUSAHAAN PABRIK KELAPA Feiby Novita Wantah; Ahmad Gazali
Jurnal Akunida Vol. 12 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jakd.v12i1.24674

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran akuntansi keuangan dalam mendukung kinerja usaha pabrik kelapa di Desa Apela Dua. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dengan pemilik pabrik, dilengkapi observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi keuangan secara signifikan meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya dalam manajemen keuangan, pengambilan keputusan, dan transparansi pelaporan keuangan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan pengetahuan akuntansi dan belum adanya praktik pencatatan yang sistematis. Keterbatasan ini menghambat pemanfaatan informasi keuangan secara optimal dalam pengambilan keputusan manajerial. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat kompetensi sumber daya manusia serta mengadopsi sistem akuntansi yang lebih terstruktur dan standar untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan.Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan menyoroti usaha kecil berbasis kelapa, sebuah sektor yang jarang dikaji dalam studi akuntansi. Novelty terletak pada keterkaitan langsung antara praktik akuntansi keuangan dengan kinerja perusahaan dalam konteks agroindustri pedesaan. Kontribusi utama penelitian ini adalah memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan literasi akuntansi dan penerapan pencatatan yang terstruktur, sehingga dapat menjadi strategi dalam memperkuat transparansi, daya saing, dan keberlanjutan usaha lokal.
Pertumbuhan Desa Wisata: Digitalisasi Bumdes, Transparansi Laporan Keuangan, Kualitas Sumber Daya Manusia Alfred Salindeho; Ahmad Gazali; Pricilia Joice Pesak
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14065

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kebutuhan untuk mempercepat pertumbuhan desa melalui pemanfaatan teknologi dan tata kelola yang akuntabel, sesuai dengan rencana pembangunan dan penguatan BUMDes.  Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki bagaimana digitalisasi, transparansi anggaran, dan kualitas sumber daya manusia memengaruhi pertumbuhan desa di Desa Tumaluntung dan Desa Sawangan, Minahasa Utara. Populasi penelitian ini adalah masyarakat dan aparatur desa pada kedua desa tersebut, dengan jumlah sampel sebanyak 247 responden yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Metode survei kuantitatif digunakan; pengujian asumsi klasik dan estimasi regresi linier berganda dilakukan dengan alat analisis Stata 17. Hasil menunjukkan bahwa digitalisasi memiliki efek positif, tetapi belum signifikan secara statistik; transparansi anggaran dan kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan desa. Hal ini berarti bahwa peningkatan tata kelola dan kemampuan manusia adalah pengungkit utama kinerja, sementara digitalisasi berhasil hanya dapat dicapai melalui kesiapan organisasi, peraturan yang jelas, dan dukungan untuk implementasinya. Jadi, untuk membuat manfaat digitalisasi menjadi hasil pembangunan yang nyata, kebijakan desa harus memprioritaskan transparansi dan pengembangan SDM. Secara teoritis, penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi hanya dapat menjadi katalis pembangunan yang nyata jika didukung oleh penguatan kapasitas manusia dan keterbukaan informasi. Oleh karena itu, kebijakan desa harus diprioritaskan pada pengembangan SDM yang adaptif dan sistem anggaran yang transparan untuk menciptakan ekosistem pertumbuhan yang berkelanjutan. Pengelola Bumdes perlu memprioritaskan penguatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan sistem pengelolaan keuangan yang transparan, serta pemanfaatan digitalisasi yang didukung kesiapan organisasi agar mampu mendorong pertumbuhan desa secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Evaluasi Coretax Berbasis Technology Acceptance Model: Perspektif Aparat Pajak Pricilia Joice Pesak; Lenny Leorina Evinita; Michael Miran; Ahmad Gazali; Alfred Salindeho
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1120

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerimaan sistem pajak digital Coretax oleh aparat pajak menggunakan kerangka kerja Technology Acceptance Model (TAM). Berbeda dengan studi sebelumnya yang berfokus pada sektor swasta, penelitian ini menekankan konteks sistem wajib dalam lembaga pemerintah. Data dikumpulkan dari 32 responden di KPP Pratama Bitung dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh signifikan terhadap niat (t = 9,763; p < 0,000) dan penggunaan aktual (t = 84,538; p < 0,000). Persepsi ini juga memediasi pengaruh pelatihan terhadap niat menggunakan. Di sisi lain, persepsi tentang kegunaan tidak secara signifikan mempengaruhi niat untuk menggunakan sistem. Pelatihan memainkan peran penting dalam menciptakan persepsi positif terhadap sistem, sementara kualitas sistem hanya mempengaruhi seberapa mudah sistem tersebut digunakan. Temuan ini menyoroti pentingnya pelatihan berdasarkan kebutuhan dan antarmuka yang ramah pengguna dalam mendorong adopsi teknologi di sektor publik. DJP sebaiknya memanfaatkan implikasi praktis ini untuk meningkatkan strategi mereka dalam mengadopsi sistem digital.   This study analyzes revenue from the Coretax digital tax system for tax officers using the Technology Adoption Model (TAM) framework. In contrast to previous studies that focused on the private sector, this study emphasizes the context of mandatory systems in government institutions. Data were collected from 32 respondents at KPP Pratama Bitung and analyzed using SEM-PLS. Results showed that ease of use perception significantly influenced intent (t = 3.729; p < 0.001) and actual use (t = 4.025; p < 0.001). This perception also mediates the effect of training on intention. On the other hand, perceptions of usability do not significantly affect the intention to use the system. Training plays an essential role in shaping a positive perception of the system, while the system's quality only affects how easy it is to use. These findings highlight the importance of need-based training and a user-friendly interface in driving technology adoption in the public sector. DJP should leverage these practical implications to improve its strategy for adopting digital systems.