Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : TEKNIKA

Analisa Daya Dukung Tiang Pancang Mini (Mini Pile) Pada Proyek Pembangunan Gedung Layanan Pendidikan Poltekkes Kemenkes Palembang Rajib Bithom Thomi; RR Susi Riwayati
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.578 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v7i1.130

Abstract

Pembangunan suatu konstruksi, pertama – tama sekali yang dilaksanakan dan dikerjakan dilapangan adalah pekerjaan pondasi ( struktur bawah ) baru kemudian melaksanakan pekerjaan struktur atas. Pembangunan suatu pondasi sangat besar fungsinya pada suatu konstruksi. Secara umum pondasi didefinisikan sebagai bangunan bawah tanah yang meneruskan beban yang berasal dari berat bangunan itu sendiri dan beban luar yang bekerja pada bangunan ke tanah yang disekitarnya. Pondasi yang digunakan pada penelitian ini adalah pondasi tiang pancang dengan sistem hidrolik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa dan menghitung daya dukung tiang pancang (mini pile) menggunakan data cone penetration test (CPT) dengan metode lansung dan metode Van Der Ween, data standart penetration test (SPT) dengan metode Mayerhoff dan Luciano De Court, dan hasil perhitungan korelasi pembacaan manometer pada Hydraulic Jack. Perhitungan kapasitas daya dukung rata-rata kedalaman 12 m pada data sondir (CPT) menggunakan Metode Langsung lebih efektif dibandingkan Metode Van Der Ween karena menghasilkan daya dukung rata-rata yang lebih besar dengan Qult (186,75 > 66,96) ton, dan Qijin (45,30 > 22,57) ton, pada data standard penetration test (SPT) menggunakan Metode Luciano De Court lebih efektif dibandingkan Metode Mayerhoff karena menghasilkan daya dukung rata-rata yang lebih besar dengan Qult (197,08 > 139,22) ton dan Qijin (65,69 > 46,41) ton. Kata Kunci: Pondasi tiang, kapasitas daya dukung
PENGARUH PENAMBAHAN SUPER PLASTICIZER KEDALAM CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-400 PADA UMUR 28 HARI Susi Riwayati; Andri Agusti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.238 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v8i1.170

Abstract

Superplasticizer merupakan salah satu bahan additive yang sering digunakan untuk mempermudah pengerjaan beton (workability). Penggunaan superplasticizer dengan jumlah tertentu dapat meningkatkan mutu beton, sebagai akibat adanya pengurangan pemakaian air sehingga faktor air semen menjadi lebih rendah dengan slump yang meningkat. Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium PT. Perkasa Adiguna Sembada selama 3 bulan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data didapatkan hasil bahwa penggunaan Superplasticizer sebagai bahan tambah sangat mempengaruhi hasil kuat tekan beton dengan kekuatan tinggi, di mana kuat tekan beton normal 28 hari mendapatkan hasil 412,5 kg/cm2. Pada penambahan superplasticizer 3% pada umur 28 hari mendapatkan nilai optimum sebesar 452,6 kg/cm2. Jadi Superplasticizer sangat berpengaruh terhadap kuat tekan beton. Kata kunci: Kuat tekan beton, Mutu K-400, Superplasticizer
PENGARUH PENAMBAHAN POLYPROPILENE FIBRE DAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU Fc’-25 MPa RR Susi Riwayati; F Fernando T. Bolon
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.492 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v5i1.85

Abstract

Kemampuan beton dalam mendukung tegangan –tegangan seperti aksial, lentur dan geser, serta ketahanan terhadap kelelahan (fatigue life), dan ketahanan terhadap susut (shrinkage). Dapat diperbaiki dengan penambahan fitur dalam campuran beton , dalam hal ini Polypropilene Fiber dan superplasticizer yang akan digunakan dalam campuran beton. Dengan pertimbangan serat sintetis, hal ini dikarenakan serat sintesis dapat mendukung kemampuan beton lebih besar daripada serat alami, dan ditinjau dari daya tahan (durability), serat sintetis merupakan pilihan terbaik dibanding serat alami. Perpaduan dua jenis addictive dapat menambah kekuatan beton dan memperbaiki sifat beton tersebut. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini berupa : 48 silinder uji tekan yang di uji laboratorium pada umur 7,14,21,28 hari. Mutu beton yang dibahas yaitu beton fc’ -22,5 MPa. Persentase serat yang ditambahkan bervariasi terhadap berat semen yaitu 0%, 0,5% , 1% dan 1,5%. Hasil akhir penelitian menunjukkan kuat tekan beton yang menggunakan Polypropilene Fibres dan Superplasticizer mengalami peningkatan dengan beton normal. Persentase kenaikan pada beton mutu fc’ 22,50 MPa sebesar 0,048% Kata kunci : Serat Polypropilene, volume fraksi 0,5% - 1,5%, kuat tekan