Caesaria Sabrina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI PRAKTIK SHOLAT TERHADAP KEMAMPUAN MELAFALKAN BACAAN SHOLAT ANAK USIA 4-5 TAHUN Caesaria Sabrina; Ruqoyyah Fitri; Kartika Rinakit Adhe; Eka Cahya Maulidiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.56290

Abstract

Pengembangan kompetensi ibadah pada anak usia dini salah satunya bertumpu pada kemampuan melafalkan bacaan sholat secara tepat. Fenomena di lapangan, khususnya pada hasil pengamatan awal di TK Harapan Ibu, menunjukkan bahwa mayoritas anak kelompok usia 4–5 tahun masih menemui hambatan saat melafalkan doa iftitah, i'tidal, dan tahiyat akibat dominasinya metode pembelajaran yang konvensional. Berangkat dari masalah tersebut, studi ini bertujuan untuk menguji dampak implementasi media video animasi praktik sholat dalam menstimulasi kecakapan pelafalan doa sholat anak. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe Nonequivalent Control Group Design, riset ini mengamati 24 anak yang didistribusikan ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Intervensi pada kelompok eksperimen memanfaatkan media video animasi dari saluran YouTube "Riko The Series", sementara kelompok kontrol menggunakan pendekatan pembelajaran eksisting. Data dihimpun melalui lembar observasi terstruktur dengan parameter yang mencakup akurasi imitasi bacaan, ketepatan artikulasi lafal dan huruf hijaiyah, serta kelancaran pelafalan yang kontinu. Berdasarkan uji non-parametrik Mann-Whitney U-Test, diperoleh angka signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengonfirmasi bahwa penggunaan media video animasi praktik sholat memberikan pengaruh yang sangat signifikan dalam mendongkrak kemampuan melafalkan doa sholat anak usia 4–5 tahun, dengan capaian efektivitas yang jauh lebih tinggi pada kelompok eksperimen daripada kelompok kontrol.