p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Aminullah Thaib
Program Studi Teknik Sipil Universitas Pasifik Morotai

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENARAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR KEJAKSAAN NEGERI PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Arni Zuhairini A. Sibua; Yandris Kodobo
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/js7d5x80

Abstract

Proyek di katakan berhasil apabila penerapan manajemen waktu terlaksana dengan baik. Dalam mengatasi keterlambatan proyek pihak kontraktor harus lebih berani meningkatkan sumber daya seperti penambahan tenaga kerja, jumlah alat dan percepatan kedatangan material.Penerapan manajemen waktu yang baik pihak kontraktor harus mempunyai kerja sama satu sama lain guna mendapatkan progress pekerjaan yang mengalami peningkatan. Dalam hal ini pekerjaan Proyek, pada proyek pembangunan kantor Kejaksaan Negeri memperoleh kegiatan kritis mengunakan metode Critical Path Method (CPM). Critical Path Method (CPM) merupakan merincikan setiap aktivitas, kegiatan pendahulu, waktu kegiatan atau waktu normal. Data-data tersebut di butukan untuk membuat jaringan kerja (Network Plaining), dari Hasil perhitungan jarigan kerja Network Plaining menyatakan bahwa umur proyek (selesainya seluruh kegiatan proyek) adalah 36 minggu atau 252 hari kalender Pada perencanaan awal pembangunan proyek tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp. 4.926. 166.000.00 dengan durasi waktu 270 hari kalender, tetapi pada perecanaan kerja Kurva S proyek tersebut membutukan waktu 36 minggu atau 252 hari awal pelaksanaan tanggal 13 maret 2023. Berdasarkan hasil analisis di lapangan mengunakan laporan Progress pekerjaan/laporan mingguan dan Kurva S proyek tersebut mengalami devisiasi positif sebesar 15% dan selesai dengan durasi 210 hari Kalender dengan biaya sebesar Rp 5,066,723,828.45. Yang mana durasi dan biaya yang di butuhkan lebih optimal di bandingan dengan rencana awal yaitu dengan efisiensi biaya dan waktu, Secara umum penerapan manajemen waktu proyek pada pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Kab. Pulau Morotai masih dalam kategori cukup memuaskan karna tidak melampaui tanggal akir yang di rencanakan.
EVALUASI ALINEMEN VERTIKAL RUAS JALAN MOTORPOL TOTODOKU (IJD) KABUPATEN PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Rifial Amin
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/128jx911

Abstract

Ruas jalan daerah ini dengan jarak tempu lebih pendek untuk menuju ke kota Daruba dibandinkan dengan ruas jalan nasional untuk menuju ke pusat kota Daruba. Karena Pertemuan antara jalan daerah dan jalan nasional tepatnya beradah di simpang Desa totodoku kabupaten Morotai Kecamatan morotai selatan dengan arah dari timur menuju barat, rute jalan daerah menuju ke Kawasan Central Business Distric (CBD) dan kawasan perkantoran sedankan untuk jalan nasional menuju ke arah bandara Leowatimena dan kawasan pelabuhan Daruba Pengukuran lebar jalan dilakukan dengan menggunakan alat ukur Roll Meter, untuk memastikan hasil yang presisi. Pengukuran ini di lakukan pada beberapa titik di sepanjang segmen yang diteliti untuk memperoleh representasi lebar jalan yang akurat dan mencakup variasi kondisi jalan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa lebar jalan eksisting berkisar antara 4,60 m hingga 4,80 m, di bawah standar minimal jalan lokal dua arah menurut PDGJ 2023 yaitu ≥ 6,00 m. Bahkan jika menggunakan batas toleransi 5,50 m, sebagian besar segmen tetap tidak memenuhi standar yang berlaku berdasarkan kategori jalannya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas dan menurunkan tingkat keselamatan, sehingga diperlukan penataan atau pelebaran pada segmen-segmen tertentu.
KAJIAN KUALITAS AIR BERSIH DAN SKENARIO PERBAIKAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR PDAM MOROTAI SELATAN Marwis Aswan; Rohima Wahyu Ningrum; Aminullah Thaib; Suryani Taib; Halleyna Widyasari; Muhammad Reza Kusman
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/gzhnz287

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis proses pengolahan air, menilai kualitas air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat, dan mengembangkan skenario perbaikan untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) di PDAM Morotai Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, pengujian laboratorium terhadap sampel air (inlet, outlet, dan keran pelanggan), wawancara, serta kuesioner. Uji laboratorium mengukur parameter fisik (kekeruhan, TDS), kimia (pH, besi), dan mikrobiologi (total coliform, E. coli). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPA beroperasi secara kurang optimal; proses-proses krusial seperti koagulasi-flokulasi (termasuk pembubuhan bahan kimia), sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi tidak berfungsi atau tidak diterapkan. Akibatnya, selama musim hujan, air yang didistribusikan menjadi keruh dan tidak memenuhi standar baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Hasil uji kualitas air selama musim hujan menunjukkan kekeruhan yang tinggi (21.53-36.62 NTU), TDS tinggi (1.201-2,31 mg/L), kadar besi tinggi (1,032-2,796 mg/L), serta kontaminasi mikrobiologi yang sangat tinggi (E. coli 90-127; total coliform 198-245 per 100 ml). Berdasarkan analisis jar test, ditentukan dosis koagulan optimal sebesar 1 ml/L tawas 5% untuk memenuhi standar air bersih. Skenario perbaikan IPA yang komprehensif diusulkan, meliputi penambahan bar screen, serta optimalisasi unit koagulasi-flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi dengan dosis klorin 4 ml/L (konsentrasi 0,1%) serta waktu kontak 20 menit. Penerapan skenario ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas air secara signifikan bagi masyarakat.
ANALISIS BEBAN BERLEBIH PADA RUAS JALAN DAERAH KABUPATEN PULAU MOROTAI Siti Hadija Goraahe; Aminullah Thaib; Muhammad Reza Kusman; Alfit Kaeno
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0e5x9h32

Abstract

Kecurigan pada kondisi jalan daerah menimbulkan keprihatinan ketika di temukan kerusakan jalan yang lebih dominan di sisi kiri jalur di bandingkan sisi lainya. Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, kerusakan di bagiaan kiri jalan diduga kuat berkaitan arah atau jalur oprasional kendaraan proyek. Beban sumbu berlebih di satu sisi akan mempercepat kelelahan perkerasa jalan yang menyebabkan kerusakan yang signifikasi. Metode analisa data dengan menghitung jumlah LHR dan Analisa Truck Faktor  Paragraf Berdasarkan hasil penelitian kendaraan truk  2 sumbuh dengan berat total 11.4 Ton dan nilai TF= 0,123 tidak terlalu berberpotensi merusak jalan namun karna bebannya melebih batas     dengan jumlah 200 kendaraan selama 7 hari dan nilai ESAL total sebesar 24.6 ESAL. Dan Kendaraan truk  3 sumbu dengan berat total 19 ton  dan nilai TF= 1,2702 berpotensi merusak jalan struktur pekerasan jalan dengan jumlah 1.290 kendaraan selama 7 hari dan nilai ESAL total sebesar 16.386. ESAL Berdasarkan perhitungan faktor llu-lintas kendaraan proyek terdapat kerusakan jalan yang ada dikarenakan oleh beban kendaraan proyek truk 3 sumbu  yang melintas pada ruas jalan Motorpol ini mengalami beban berlebih (Over load).