Natanael Nugraha Haloho
Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

LITERATURE REVIEW: PENGARUH PENGGUNAAN SERAT ALAMI DAN SINTETIS TERHADAP KINERJA BETON Natanael Nugraha Haloho; Febriananta Jatnika
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/8vpjk570

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang unggul dalam kekuatan tekan, namun memiliki keterbatasan dalam kekuatan tarik dan rentan terhadap retak. Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan serat alami dan sintetis terhadap kinerja beton melalui pendekatan kajian literatur secara sistematis. Data diperoleh dari berbagai studi eksperimen terdahulu yang menguji penambahan serat, baik yang bersumber dari bahan alami (misalnya eceng gondok, serat kelapa, dan bambu) maupun sintetis (seperti polypropylene dan serat baja), pada campuran beton. Hasil kajian menunjukkan bahwa penambahan serat dapat meningkatkan ketahanan beton terhadap retak, memperbaiki kekuatan tarik, serta berpotensi meningkatkan kekuatan tekan, apabila dosis dan jenis serat yang digunakan telah dioptimalkan. Penelitian-penelitian terdahulu mengungkapkan bahwa serat alami, meskipun memiliki keunggulan dari sisi keberlanjutan dan biaya, seringkali menghadapi tantangan terkait ketahanan jangka panjang dan variasi sifat mekanis. Di sisi lain, serat sintetis terbukti mampu meningkatkan performa mekanik beton, namun perlu diperhatikan pula dampaknya terhadap workability dan homogenitas campuran. Melalui analisis komparatif terhadap metode eksperimen dan analisis regresi yang digunakan dalam studi-studi tersebut, kajian ini mengidentifikasi rentang persentase optimal serat yang dapat menghasilkan beton dengan performa yang lebih tinggi dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan inovasi material beton, sekaligus mendorong penelitian lanjutan dalam optimasi penggunaan serat sebagai bahan tambah dalam konstruksi.
KEBERLANJUTAN DALAM MANAJEMEN KONSTRUKSI: TINJAUAN LITERATUR KOMPREHENSIF TENTANG GREEN PRACTISES Adriano Christopher; Natanael Nugraha Haloho
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ds7nf306

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, keberlanjutan telah menjadi fokus utama dalam industri konstruksi, yang menghadapi tantangan dalam mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan menerapkan praktik ramah lingkungan. Makalah ini menyajikan tinjauan literatur yang komprehensif tentang penerapan praktik ramah lingkungan dan strategi keberlanjutan dalam manajemen konstruksi. Fokus utama dari tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai pendekatan dan teknologi yang digunakan dalam proyek konstruksi untuk mencapai tujuan keberlanjutan, termasuk efisiensi energi, penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan, dan manajemen limbah konstruksi. Selain itu, studi ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh para profesional di sektor ini, seperti kendala biaya, keterampilan tenaga kerja, dan hambatan kebijakan. Berdasarkan analisis studi terbaru, tinjauan ini mengkategorikan strategi keberlanjutan ke dalam area kunci seperti perencanaan hijau, desain berkelanjutan, dan penggunaan teknologi inovatif (misalnya, Building Information Modeling/BIM, dan penggunaan bahan daur ulang). Selanjutnya, makalah ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara para pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan keberlanjutan. Temuan dari tinjauan ini memberikan wawasan berharga untuk mengembangkan strategi manajemen konstruksi yang lebih ramah lingkungan yang dapat diterapkan secara luas di industri global dan menawarkan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut serta implementasi praktis di bidang ini.
PENGEMBANGAN INDEKS KUALITAS PEMADATAN DIGITAL YANG MENGINTEGRASIKAN DATA KEPADATAN DAN CBR UNTUK PROYEK JALAN Natanael Nugraha Haloho; Suprayogi
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/nnax4g09

Abstract

Pemadatan tanah dasar memiliki peranan yang sangat penting terhadap kemampuan dukung dan masa pakai permukaan jalan. Penelitian ini menciptakan Indeks Kualitas Pemadatan Digital (DCQI) yang menggabungkan nilai CBR dan tingkat kepadatan lapangan untuk mengevaluasi kualitas subgrade secara kuantitatif. Objek yang diteliti adalah Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A, pada STA 11+875 sampai 11+975, dengan menggunakan hasil uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dan sand cone pada tanah yang berupa lempung berpasir. Nilai CBR dan kepadatan disesuaikan dengan standar (CBRref = 6%; Kref = 95%), kemudian digabungkan melalui model DCQI. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bobot α = 0,735 untuk CBR dan β = 0,265 untuk kepadatan, yang mengindikasikan bahwa kekuatan tanah memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kualitas pemadatan. Nilai DCQI yang sudah dikalibrasi dihitung untuk setiap STA, dengan rata-rata 1,02, yang menunjukkan bahwa kualitas pemadatan memenuhi standar teknis. Wilayah dengan DCQI di atas 1,05 menunjukkan adanya pemadatan berlebih. Visualisasi digital dalam bentuk grafik DCQI menunjukkan variasi kualitas tanah dasar sepanjang jalur. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa DCQI efektif sebagai indikator digital terpadu untuk kontrol kualitas pemadatan tanah dasar, serta berpotensi untuk dikembangkan menjadi sistem pemantauan kualitas lapangan berbasis digital secara real-time dalam proyek infrastruktur jalan.