Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Dinamika Komunikasi Dalam Keluarga Yulita Daru Priliantari; Agus Rustanta; Rs Kurni Setyawati
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v3i1.156

Abstract

Everyone grown on his or her generation. Children who grow up today experience the development information and communication technology. Communication pattern is also moving from interpersonal communication to digital communication. It supported by the development of smartphone and social media. The develoment of communication technology will varify the problems faced by parents. The quality and quantity of interpersonal communication is now decreasing. Communication between person in the family is now substituting by virtual communication via social media. The purpose of this research is to see the communication pattern between parents and children especially women children when theiru parents are apart of one of them died. Data were collected through interview with five young women. They all were alumni of Tarakanita School of Communication and Secretarial Studies and have been working for several years. Now they are studying at the same campus to complete the Bacheler’s Degree. It was found out that when parents were still united or together and there was no interference for others, communication took place in a good way. Communication between children and parents were not going on well. Commucitation between father and mother was also good. However, when there was a turbulence in the family caused by death or interference of the third party, communication was disputed or upset. Communication between mother and father is disturbed and so is the communication between children and parent. It was found out that there was a tendency that mother became more possessive and over protective. The comclusio is that inharmony family background of turbulence because of death did not effect to the children’s attitude and behavior. They are not dissolved by the family matters. On the other hand, they successfully change the weaknesses into strengths. On the other words, communication barriers caused by the family matters will not always give negative impact to children. They still have the spirit for a better lifeSetiap anak membawa jamannya, begitu istilah yang sering dipergunakan untuk menggambarkan kondisi, keadaan dan kecenderungan yang dialami oleh setiap generasi. Demikian pula anak muda jaman sekarang, tak lepas dari kekhasan era informasi dan komunikasi yang ada pada saat ini. Pola komunikasi keluarga mengalami pergeseran dari komunikasi antar-personal dan komunikasi verbal ke komunikasi digital. Aktivitas, kesibukan dan masalah yang dihadapi  orangtua menjadi sebab terbatasnya kuantitas dan kualitas  komunikasi antar-anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pola komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak terutama anak perempuan ketika orang tua harus berpisah atau karena salah satu dari kedua orang tua meninggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola-pola komunikasi yang terjadi di dalam keluarga dengan orang tua tunggal baik karena meninggal atau karena sebab lain dan harus berpisah. Data diperoleh melalui wawancara kepada lima alumni STIKS Tarakanita yang semuanya perempuan. Mereka sudah menyelesaikan program D3, sudah bekerja dan saat ini sedang meneruskan studi di Program Strata Satu. Dari wawancara dapat diketahui bahwa pada saat kedua orang tua lengkap dan tidak ada intervensi dari pihak luar komunikasi terjalin dengan baik dengan seluruh anggota keluarga. Namun ketika terjadi guncangan baik karena sebab alamiah yaitu karena salah satu orang tua meninggal atau karena pihak lain sehingga menyebabkan kedua orang tua berpisah, komunikasi menjadi terganggu. Komunikasi antara ayah dan ibu terganggu, demikian juga komunikasi antara anak dan orang tua. Di sisi lain, ada kecenderungan bahwa anak akan mengikuti ibunya ketika orang tua harus berpisah. Dengan keadaan ini, ibu cenderung menjadi lebih possesive dan over protective. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa latar belakang keluarga yang kurang harmonis atau ketimpangan keluarga akibat kematian tidak mempengaruhi sikap dan perilaku anak. Mereka tidak larut dalam kehancuran keluarga namun justru mereka mampu mengelola kekurangan ini menjadi sumber kekuatan untuk berjuang sehingga tidak makin terpuruk oleh keadaan. Dengan kata lain, kendala  komunikasi akibat perceraian orangtua dan semua masalah yang ditimbulkan ternyata tidak selalu memberikan dampak negatif bagi daya juang anak. Mereka tetap memiliki daya juang dan bertanggung jawab untuk hidupyang lebih baik
Efikasi Diri Dosen dalam Menulis Naskah Jurnal Flavianus Batan; Rs. Kurni Setyawati; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jak.v7i1.768

Abstract

Abstract Writing a journal for some lecturers is not an easy thing. Journals are the output of research that should be produced by lecturers to fulfill the tridharma obligations of higher education. There are many obstacles or difficulties in writing journals, including lack of confidence or mastery of scientific writing methodologies. The realization of scientific work cannot be separated from the self-efficacy of the lecturers in addition to internal and external motivation. This study aims to determine the obstacles or difficulties in journal writing and their relationship to the role of self-efficacy. The core theories used in this study are the theory of self-efficacy and motivation. The data of this research were obtained from literature study and informal interviews of several lecturers, meanwhile, the method used is descriptive qualitative. Abstrak Menulis naskah jurnal bagi sebagian dosen merupakan hal yang tidak mudah. Naskah jurnal merupakan luaran dari penelitian yang seharusnya dihasilkan oleh para dosen untuk memenuhi kewajiban tridharma perguruan tinggi. Banyak hambatan atau kesulitan untuk menulis naskah jurnal, antara lain kurangnya kepercayaan diri atau penguasaan metodologi penulisan karya ilmiah. Terwujudnya karya ilmiah tidak terlepas dari efikasi diri yang dimiliki oleh para dosen selain motivasi internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hambatan atau kesulitan dalam menulis jurnal dan hubungannya dengan peran efikasi diri. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori efikasi diri dan motivasi. Data penelitian ini diperoleh dari studi pustaka dan wawancara informal beberapa dosen, sedangkan, metode yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif.
EFIKASI DIRI DOSEN DALAM MENULIS NASKAH JURNAL Flavianus Batan; Rs. Kurni Setyawati; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 7 No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/6jstpx84

Abstract

Menulis naskah jurnal bagi sebagian dosen merupakan hal yang tidak mudah. Naskah jurnal merupakan luaran dari penelitian yang seharusnya dihasilkan oleh para dosen untuk memenuhi kewajiban tridharma perguruan tinggi. Banyak hambatan atau kesulitan untuk menulis naskah jurnal, antara lain kurangnya kepercayaan diri atau penguasaan metodologi penulisan karya ilmiah. Terwujudnya karya ilmiah tidak terlepas dari efikasi diri yang dimiliki oleh para dosen selain motivasi internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hambatan atau kesulitan dalam menulis jurnal dan hubungannya dengan peran efikasi diri. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori efikasi diri dan motivasi. Data penelitian ini diperoleh dari studi pustaka dan wawancara informal beberapa dosen, sedangkan, metode yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini akan bermanfaat sebagai input bagi pihak manajemen perguruan tinggi dalam menentukan tindakan lanjut peningkatan efikasi para dosen untuk menulis jurnal.
Mengasah Kepemimpinan Siswa Dengan Model Aktivitas Mental Seorang Pemimpin pada Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan di SMA Pangudi Luhur II Servasius Bekasi Linus Kali Palindangan; Yulita Daru Priliantari; Isabella Pongsale; Kiska Alexandra Gayatri
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 6 No 2: JULI 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/wzx4yn11

Abstract

SMA Pangudi Luhur II Servasius, Bekasi, menghadapi kebutuhan untuk memperkuat karakter dan jiwa kepemimpinan siswa sejak awal masa pendidikan menengah. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dilaksanakan pada 25–26 Oktober 2023 dengan tujuan membekali siswa kelas 10 dan 11 dengan keterampilan kepemimpinan yang berakar pada pengenalan dan pengolahan diri, sebagaimana ditekankan dalam pendekatan aktivitas mental seorang pemimpin. Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa/siswi dan dirancang menggunakan metode luar ruang, diskusi terarah, dinamika kelompok, serta refleksi individu dan kelompok. Instrumen evaluasi berupa lembar refleksi terbimbing, observasi perilaku selama kegiatan, dan kuisioner skala likert digunakan untuk mengukur perubahan pemahaman diri dan kesiapan memimpin. Hasil menunjukkan bahwa 83% peserta mampu mengidentifikasi minimal dua kekuatan dan dua kelemahan diri secara spesifik, dan 75% peserta menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya kepemimpinan otentik berdasarkan data refleksi dan observasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan calon pemimpin muda yang sadar diri, reflektif, dan bertanggung jawab.Kata kunci: karakter; kepemimpinan; refleksi; siswa; tanggung jawab
Effective Public Speaking Penggerak PKK Kelurahan Pondok Kelapa Jakarta Timur Cresensiana Widi Astuti; F. A. Wisnu Wirawan; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 1 No 2: JULI 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/1c69rx49

Abstract

Kemampuan untuk menyampaikan informasi, memotivasi dan bahkan mempersuasi orang lain merupakan nilai tambah bagi seorang pembicara. Berdiri di garda depan sebagai pembicara membutuhkan kemampuan berbicara yang efektif dan efisien agar pesan yang disampaikan dapat diterima baik dan dilaksanakan. Untuk itu, kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) ini perlu diasah dan dikembangkan. Karena hal inilah maka Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi & Sekretari Tarakanita (STARKI) Jakarta mengadakan kegiatan pelatihan effective public speaking bagi ibu-ibu penggerak PKK Kelurahan Pondok Kelapa. Pelatihan ini tidak berfokus pada penyampaian materi saja namun lebih kepada praktik berbicara di depan umum secara efektif, sesuai dengan bidang penggerak peserta. Antusiasme dan kesediaan untuk belajar para ibu ini sangat tinggi dan patut dihargai.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK TENTANG SEKSUALITAS TERHADAP PENGENDALIAN DIRI PERILAKU SEKSUAL Hilda Kristina; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 2: November 2024
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi interpersonal diketahui memiliki peran signifikan terhadap kehidupan seseorang, salah satunya dalam bentuk pengendalian diri. Hal ini berlaku secara khusus bagi remaja, masa penuh gejolak emosional sehingga memerlukan dampingan tepat dari orang tua. Harapannya kelak remaja mampu memiliki pengendalian diri atas perilaku seksualnya saat dipengaruhi oleh faktor eskternal. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak tentang seksualitas terhadap pengendalian diri perilaku seksual. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yakni probability sampling. Total responden pada penelitian ini yaitu 71 orang, diperoleh dari jumlah populasi sejumlah 242 orang yang merupakan siswa SMA Citra Berkat tahun ajaran 2023/2024. Parameter pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala Likert, dengan uji yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi linear sederhana, analisis korelasi sederhana, analisis determinasi, hingga uji t yang diolah melalui program IBM SPSS Versi 26. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif pada Efektivitas Komunikasi Interpersonal antara Orang Tua dan Anak Tentang Seksualitas terhadap Pengendalian Diri Perilaku Seksual, dimana Komunikasi Interpersonal (X) diketahui mempengaruhi Pengendalian Diri (Y) sebesar 7,1%, sedangkan sisanya sebesar 92,9% dipengaruhi oleh faktor lain seperti halnya teman sebaya, media massa, maupun pemilihan lokasi penelitian.
Pemanfaatan Platform Discord sebagai Media Komunikasi Komunitas Virtual Studystream Maureen Teresa Jennifer; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 1: Juli 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah komunitas virtual yang didorong oleh pertumbuhan media sosial, menjadikan platform atau media komunikasi menjadi hal yang penting dalam mendukung proses berkomunikasi. Salah satunya platform Discord yang digunakan oleh komunitas StudyStream, sebuah komunitas belajar virtual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi di komunitas virtual StudyStream melalui platform Discord. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi proses komunikasi di platform Discord StudyStream dan melakukan wawancara kepada tiga informan yang merupakan anggota aktif komunitas StudyStream. Temuan menunjukkan bahwa platform Discord mendukung komunikasi melalui kecepatan umpan balik yang cenderung tinggi dan didukung oleh faktor karakteristik anggota, beragam bentuk pesan yang mengakomodasi preferensi yang berbeda, persepsi penerima pesan yang bervariasi mengenai personalisasi pesan, dan bahasa Inggris sebagai bahasa utama yang mendorong pertukaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform Discord dapat mendukung efektivitas penyampaian pesan dalam komunitas virtual. Selain itu, faktor kontekstual dan persepsi pengguna juga memainkan peran penting dalam proses komunikasi.
Strategi Komunikasi People Pleaser Dalam Menangani Konflik Antarpribadi Madeline Sharell Karunia; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 3 No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi komunikasi yang digunakan oleh individu dengan kecenderungan people pleaser dalam menangani konflik antarpribadi. Di tengah kompleksnya interaksi yang rentan terhadap konflik antarpribadi, individu dengan kecenderungan people pleaser menghadapi tantangan dalam menjaga relasi, sering kali mengorbankan diri demi penerimaan sosial yang pada akhirnya dapat memicu ketidakseimbangan psikologis dan komunikasi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan enam informan yang menunjukkan karakteristik people pleaser disertai studi pustaka dan observasi. Analisis data dilakukan melalui teknik pengkodean (coding), dimulai dari transkrip verbatim hasil wawancara. Temuan menunjukkan bahwa strategi komunikasi people pleaser dipengaruhi oleh perhitungan biaya (cost) dan imbalan (reward) berdasarkan Teori Pertukaran Sosial. Informan menanggung biaya emosional (stres, kehilangan identitas), sosial (hubungan tidak seimbang, rentan eksploitasi), dan fisik (kelelahan). Imbalan yang diperoleh meliputi validasi sosial, penghindaran konflik, dan penguatan self-esteem. Dalam manajemen konflik, people pleaser menggunakan gaya Accommodating, Avoiding, Collaborating, Compromising, dan Competing. Pilihan gaya konflik ini didorong oleh motivasi kompleks untuk menjaga hubungan dan menghindari tekanan. Penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran diri dan pengembangan asertivitas bagi people pleaser dalam interaksi sosial.
Analisis Representasi Budaya Keluarga Indonesia dalam Iklan Kecap Bango versi “Rasa yang Melekat di Hati” Fransiska Maya Inawa; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.302

Abstract

Iklan merupakan bentuk komunikasi yang bertujuan mempengaruhi pikiran dan perilaku konsumen. Kecap Bango melalui iklan versi “Rasa yang Melekat di Hati” menunjukkan budaya kekeluargaan Indonesia melalui berbagai simbol dan narasi dalam iklan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didasarkan pada teori semiotika Roland Barthes, yang berfokus pada makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam konteks budaya kekeluargaan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan budaya kekeluargaan Indonesia dalam iklan yaitu (1) kedekatan emosional yang terjalin dalam keluarga, (2) budaya makan bersama sebagai inti keharmonisan dan kebersamaan yang hangat dalam keluarga, (3) makanan sebagai pusat perhatian dan interaksi dalam keluarga, dan (4) budaya sopan santun dan saling menghormati dalam keluarga Indonesia. Terdapat makna mitos yang ditemukan dalam analisis ini seperti budaya keluarga Indonesia membagikan kenangan melalui foto/video dapat memperkuat ikatan kekeluargaan, berinteraksi di meja makan dapat memperkuat hubungan antar keluarga, makanan sebagai tradisi, dan budaya salim sebagai kebiasaan masyarakat Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecap Bango tidak hanya memperkenalkan produk tetapi menawarkan pesan yang lebih luas tentang pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya dalam keluarga Indonesia.
Analisis Makna Representasi Perempuan Tangguh dalam Iklan Wardah “Brave Beauties #BergerakHidupkanHarapan” : Kajian Semiotika Roland Barthes Mareta Rosi; Yulita Daru Priliantari
Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita Vol 4 No 1: Juli 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikw.v4.i1.303

Abstract

Penelitian ini berangkat dari semakin meningkatnya penggunaan narasi pemberdayaan perempuan dalam kampanye kecantikan di Indonesia. Wardah melalui kampanye“Brave Beauties #BergerakHidupkanHarapan” representasi perempuan yang kuat, berani, dan optimis, sehingga menarik untuk dikaji bagaimana makna tersebut dibangun secara visual dan verbal. Permasalahan penelitian terletak pada bagaimana iklan membentuk makna tentang perempuan modern, serta sejauh mana pesan pemberdayaan tersebut berfungsi tidak hanya sebagai strategi pemasaran tetapi juga sebagai representasi sosial. Hal ini penting diteliti karena iklan kecantikan memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi publik terhadap identitas dan peran perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dengan metode deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan pada tiga tingkat pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif iklan menampilkan perempuan yang menghadapi berbagai tantangan hidup. Pada tingkat konotasi, iklan mengonstruksi makna tentang ketangguhan emosional, kemandirian, dan harapan. Pada tingkat mitos, iklan membangun citra perempuan modern yang inspiratif dan diposisikan sebagai agen perubahan.