Muhammad Fathur Rozak
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Difusi Inovasi Pengelolaan Limbah Organik melalui Komunikasi Partisipatif Petani Tomat Lembang Bagus Aditya Susanto; Heni Nuraeni Zaenudin; Muhammad Fathur Rozak; Kokom Siti Komariah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28510

Abstract

Penerapan praktik pertanian berkelanjutan seringkali terhambat oleh kesenjangan antara kesadaran petani dan implementasi praktisnya. Di kawasan agropolitan Lembang, praktik pembakaran limbah pertanian yang tidak berkelanjutan masih terjadi, menunjukkan kegagalan dalam difusi teknologi alternatif. Kondisi ini menciptakan ketergantungan pada pupuk kimia mahal dan mengancam keberlanjutan agrikultur lokal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengakselerasi adopsi inovasi teknologi tepat guna melalui kerangka teori difusi inovasi, dengan memberdayakan petani untuk mengubah limbah menjadi aset produktif. Metode yang digunakan adalah desain kuantitatif one-group pre-test-post-test yang dilaksanakan pada tanggal 21 September 2025. Intervensi dalam bentuk lokakarya partisipatif dilaksanakan sebagai saluran komunikasi utama untuk memperkenalkan teknologi pengomposan ember tumpuk kepada 16 orang petani tomat beef yang tergabung dalam Asosiasi Agrotani Lembang. Analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan menunjukkan keberhasilan intervensi dalam melewati tahap pengetahuan dan persuasi. Hasilnya adalah peningkatan skor pemahaman rata-rata yang signifikan secara statistik, dari 45,8 pada pre-test menjadi 88,5 pada post-test. Disimpulkan bahwa lokakarya partisipatif merupakan strategi komunikasi yang sangat efektif untuk memulai proses difusi, dengan membangun sikap positif dan kepercayaan diri di kalangan petani yang sangat penting untuk keputusan adopsi dan penyebaran inovasi lebih lanjut dalam sistem sosial mereka.