Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Berbasis Digital dan Keberkahan Usaha di Desa Argawana Ina Khodijah; Munawaroh Munawaroh; Yuliah Yuliah; Dallylah Dallylah; Suci Arrum Fadillah Wibera; Zainul Hasan; Alfian Ghoffar Alam
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v5i2.168

Abstract

This community service activity aims to improve the ability of the management of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in recording and preparing digital-based financial statements and integrating the value of blessings in business management. The activity was carried out at BUMDes Argawana Village, Pulo Ampel District, Serang Regency, which has a laying hen business unit. Based on the results of initial observations, financial management is still carried out simply through income and expenditure recapitulation and has not used Microsoft Excel or accounting applications. The implementation method includes observation, pre-test, training, direct practice, mentoring, and post-test. The training focuses on understanding transactions, grouping income and expenses, using Microsoft Excel, and compiling simple financial statements. The results of the activity showed that the average pre-test score of the administrators of 55.00 increased to 85.00 in the post-test, with an increase of 30 points. The results of the N-Gain analysis obtained an average value of 0.67 which is included in the medium category. In addition to increasing knowledge, the management showed better ability to record transactions digitally, conduct recapitulation, and store financial data more systematically. The integration of blessing values is realized through strengthening the principles of trust, honesty, transparency, accountability, and benefits in business management. This activity shows that practice-based mentoring using simple technology can be the first step in improving the quality of BUMDes financial management as well as building management awareness of the importance of responsible business governance and oriented to the benefit of the community.
PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DESA MELALUI PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING DAN BRANDING PADA UMKM DENDENG IKAN DI DESA ARGAWANA Dallylah; Ina Khodijah; Zainul Hasan; Suci Arrum Fadillah Wibera; Indria Cahya Kumala; Bunga Fitri Rosadi; Alfian Ghoffar Alam
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/3fpfps06

Abstract

Pengembangan produk unggulan desa merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai ekonomi potensi lokal dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM dendeng ikan di Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, merupakan salah satu usaha lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan desa. Namun, keterbatasan dalam membangun identitas produk dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran menjadi salah satu kendala dalam memperluas jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pengembangan UMKM dendeng ikan melalui penguatan branding dan pemanfaatan digital marketing sebagai strategi peningkatan daya saing produk. Metode kegiatan meliputi observasi dan identifikasi kondisi UMKM, wawancara dengan pelaku usaha, pendampingan branding produk, pengembangan media dan konten promosi digital, serta edukasi mengenai strategi pemasaran melalui media sosial. Data kegiatan diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi selama proses pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya identitas merek, kemasan, konten promosi, dan pemanfaatan media digital dalam pemasaran produk. Pendampingan juga menghasilkan alternatif strategi promosi yang dapat digunakan untuk memperkenalkan dendeng ikan kepada konsumen yang lebih luas. Dengan demikian, pendampingan branding dan digital marketing dapat menjadi salah satu pendekatan dalam mendukung pengembangan dendeng ikan sebagai produk unggulan Desa Argawana serta meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM.