Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pendekatan manajerial yang holistik, mencakup pengelolaan fisik dan finansial. Selain itu, literasi keuangan juga menjadi aspek penting dalam membantu penderita diabetes mengelola biaya perawatan kesehatan mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh program pelatihan senam dan literasi keuangan terhadap pengelolaan diabetes, khususnya pada kelompok Prolanis di Puskesmas Gianyar 1. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, di mana peserta diberikan pelatihan senam dan penyuluhan literasi keuangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan setelah program untuk mengukur perubahan dalam kesehatan fisik, literasi keuangan, dan kualitas hidup. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Desember 2025 di Puskesmas Gianyar 1 serta diikuti oleh 15 orang peserta. Peserta terdiri dari 3 orang peserta laki-laki dan 12 orang peserta perempuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kesehatan fisik (29%), pengelolaan keuangan (31,67%), serta kualitas hidup peserta. Selain itu, tingkat kepuasan peserta yang tinggi (skor 4,6 dari skala 5) mengindikasikan bahwa program ini efektif dan dapat diterapkan pada komunitas lain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kesehatan fisik, pengelolaan keuangan, serta kualitas hidup peserta. Selain itu, tingkat kepuasan peserta yang tinggi mengindikasikan bahwa program ini efektif dan dapat diterapkan pada komunitas lain. Kesimpulannya, pelatihan senam dan literasi keuangan memiliki dampak positif terhadap pengelolaan diabetes, mendukung pendekatan holistik yang menggabungkan edukasi fisik dan finansial. Program ini dapat dijadikan model untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes di berbagai komunitas.