Bayu Nuari Ramadhan
Universitas Islam Kuantan Singingi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PENGUATAN KELOMPOK TERNAK GAJAH POETIH DESA TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Mahrani Mahrani; Infitria Infitria; Yoshilia Anggrayni; Gusparia Gusparia; Imelda Siska; Bayu Nuari Ramadhan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3556-3266

Abstract

Kelompok ternak merupakan salah satu kelembagaan masyarakat yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas peternak, memperkuat kerja sama, serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan. Penguatan kelembagaan menjadi semakin penting setelah kelompok memperoleh peningkatan kapasitas teknis melalui kegiatan budidaya hijauan pakan dan teknologi pengolahan pakan berupa silase. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pengabdian kepada masyarakat mengenai implementasi budidaya hijauan pakan rumput gajah dan teknologi pakan berupa silase di Kelompok Ternak Gajah Poetih, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai. Kegiatan lanjutan diarahkan pada aspek manajemen dan penguatan kelompok. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman anggota terhadap fungsi organisasi, pembagian tugas, administrasi, program kelompok, transparansi keuangan, partisipasi anggota, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternakan. Peserta kegiatan berjumlah 14 orang anggota Kelompok Ternak Gajah Poetih. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner dengan 12 indikator kepuasan menggunakan skala empat tingkat, yaitu tidak puas, kurang puas, puas, dan sangat puas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata keseluruhan indikator sebesar 3,73 dari skala 4,00. Indikator dengan nilai tertinggi adalah kepuasan terhadap pelatihan kelompok, interaksi dan partisipasi anggota, keberhasilan kelompok dalam meningkatkan kesejahteraan, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan beternak, masing-masing memperoleh rata-rata 4,00. Indikator yang masih perlu mendapat perhatian adalah layanan simpan pinjam kelompok dengan nilai rata-rata 3,00 dan pengelolaan kas kelompok dengan nilai rata-rata 2,93. Saran anggota menunjukkan kebutuhan terhadap pendampingan teknis secara berkala, perbaikan administrasi, peningkatan akses informasi dan teknologi, pelatihan pengelolaan usaha, pemasaran hasil peternakan, serta kesehatan ternak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan kelompok perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan penguatan aspek teknis peternakan