Indra Fajar Alamsyah
Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Stres Kerja Pada Pegawai Di PT. X Pharma Kota Cimahi Alipia Prili Mahdinati; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management 759-766
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.25107

Abstract

Abstract. Work in pharmaceutical packaging requires speed, accuracy, repetitive activity, and compliance with strict quality standards, which may create sustained psychological pressure. This study identifies the latent dimensions of job stress among employees in the packaging unit of PT X Pharma. A quantitative design was applied to 76 employees selected purposively from a population of 167 workers. Data were collected using a 44-item Likert questionnaire; 37 valid items were retained, with a Cronbach’s alpha of 0.923. The data were processed through principal component extraction and varimax rotation in an exploratory factor analysis. The Kaiser-Meyer-Olkin value was 0.800, while Bartlett’s test was significant (χ² = 1926.245; df = 666; p < 0.001), confirming the adequacy of the correlation matrix. Although eight components had eigenvalues above one, the scree plot and theoretical interpretability supported four dominant dimensions that represented 57.712% of the initial variance: leadership and organizational climate (36.006%), role ambiguity and organizational dynamics (10.640%), role demands and workload (6.463%), and psychosocial and personal demands (4.602%). The findings imply that stress management should prioritize fair supervision, role clarity, workload control, and accessible psychosocial support. Abstrak. Pekerjaan pengemasan farmasi menuntut kecepatan, ketelitian, aktivitas berulang, dan kepatuhan pada standar mutu yang ketat sehingga berpotensi menimbulkan tekanan psikologis berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dimensi laten penyebab stres kerja pada pegawai bagian pengemasan PT X Pharma. Pendekatan kuantitatif diterapkan terhadap 76 pegawai yang dipilih secara purposif dari populasi 167 pekerja. Data dihimpun melalui kuesioner Likert berisi 44 butir; sebanyak 37 butir valid dipertahankan dengan nilai Cronbach’s alpha 0,923. Data dianalisis menggunakan ekstraksi komponen utama dan rotasi varimax dalam Exploratory Factor Analysis. Nilai Kaiser-Meyer-Olkin sebesar 0,800 dan Bartlett’s test signifikan (χ² = 1926,245; df = 666; p < 0,001), sehingga matriks korelasi layak dianalisis. Walaupun delapan komponen memiliki eigenvalue di atas satu, scree plot dan keterjelasan teoretis mendukung empat dimensi dominan yang merepresentasikan 57,712% varians awal, yaitu kepemimpinan dan iklim organisasi (36,006%), ketidakjelasan peran dan dinamika organisasi (10,640%), tuntutan peran dan beban tugas (6,463%), serta tuntutan psikososial dan pribadi (4,602%). Temuan mengarahkan pengelolaan stres pada perbaikan supervisi, kejelasan peran, pengendalian beban kerja, dan dukungan psikososial.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Loyalitas Karyawan Perempuan Tasya Rosyanti; Sri Suwarsi; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management 827-834
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.25373

Abstract

Abstract. Employee loyalty is a critical factor for organizational sustainability and productivity, particularly among female employees who often carry a double burden between work and family responsibilities. At PT Cipta Mandiri Wirasakti (CMW) Cirebon, an automotive wiring-harness manufacturer, female employees in the Quality Control Division face limited supervisory feedback and restricted career-development opportunities, while non-financial compensation such as recognition from supervisors remains less than fully satisfying. This study aims to describe work motivation, compensation, and employee loyalty, and to analyze the partial and simultaneous effects of work motivation and compensation on employee loyalty. A quantitative approach with descriptive and verificative methods was applied to 70 female employees selected through saturated sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using multiple linear regression, t-test, F-test, and the coefficient of determination with SPSS version 25. The results show that work motivation, compensation, and employee loyalty are all categorized as high; work motivation and compensation each have a positive and significant partial effect on loyalty, with compensation the more dominant predictor; and both variables simultaneously have a positive and significant effect on loyalty, explaining 96.2% of its variance. Strengthening fair compensation together with fulfilment of employees' psychological needs is recommended to sustain female employee loyalty. Abstrak. Loyalitas karyawan merupakan faktor penting bagi keberlangsungan dan produktivitas organisasi, terutama bagi karyawan perempuan yang kerap memikul peran ganda antara pekerjaan dan keluarga. Di PT Cipta Mandiri Wirasakti (CMW) Cirebon, produsen wiring harness otomotif, karyawan perempuan Divisi Quality Control menghadapi minimnya umpan balik dari atasan dan terbatasnya kesempatan pengembangan karier, sementara kompensasi non-finansial seperti penghargaan dari atasan dinilai belum sepenuhnya memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi kerja, kompensasi, dan loyalitas karyawan, serta menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif terhadap 70 karyawan perempuan yang dipilih melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, kompensasi, dan loyalitas karyawan berada pada kategori tinggi; motivasi kerja dan kompensasi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap loyalitas, dengan kompensasi sebagai prediktor yang lebih dominan; serta kedua variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas dengan kontribusi sebesar 96,2%. Penguatan kompensasi yang adil serta pemenuhan kebutuhan psikologis karyawan disarankan untuk menjaga loyalitas karyawan perempuan.
Pengaruh Program Retensi dan Kualitas Supervisi terhadap Kinerja Karyawan Kuik Mart Pangandaran Asri Nur Azizah; Sri Suwarsi; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management 869-878
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.25467

Abstract

Abstract. This study aims to determine the impact of retention programs and supervision quality on employee performance at KUICK Mart Pangandaran. The study is motivated by a decline in employee performance, evidenced by absenteeism rates and suboptimal performance outcomes. A quantitative method with a verificative approach was employed. The study population consisted of all KUICK Mart Pangandaran employees, with a sample size of 60 respondents. Data were collected via questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the aid of SPSS 25 software. The results indicate that retention programs, supervision quality, and employee performance all fall within the moderate category. Regression analysis reveals that retention programs and supervision quality have a significant simultaneous effect on employee performance. The coefficient of determination shows that these two independent variables account for 42.2% of the variation in employee performance, with the remainder influenced by factors outside the scope of this study. Individually, supervision quality exerts a more dominant influence than retention programs. These findings highlight the importance for the company to enhance retention strategies and strengthen supervisory competence to support improved employee performance. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program retensi dan kualitas supervisi terhadap kinerja karyawan pada KUICK Mart Pangandaran. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena penurunan kinerja karyawan yang terlihat dari tingkat ketidakhadiran dan belum optimalnya pencapaian kinerja. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan verifikatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan KUICK Mart Pangandaran dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program retensi berada pada kategori sedang, kualitas supervisi berada pada kategori sedang, dan kinerja karyawan berada pada kategori sedang. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa program retensi dan kualitas supervisi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan perubahan kinerja karyawan sebesar 42,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Secara parsial, kualitas supervisi memberikan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan program retensi. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya perusahaan meningkatkan strategi retensi serta memperkuat kompetensi supervisi untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan.
Pengaruh Kompensasi dan Kompetensi terhadap Kinerja Guru MAN 1 Cianjur Ginan Fakhriza; Sri Suwarsi; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management 1155-1164
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26287

Abstract

Abstract. Teacher performance is a primary determinant of educational quality in madrasah. A preliminary survey at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur indicated that teacher performance had not reached an optimal level, presumably related to inadequate compensation and unevenly developed competence. This study aims to describe the conditions of compensation, competence, and teacher performance, and to analyse the effect of compensation and competence on teacher performance at MAN 1 Cianjur, both partially and simultaneously. A quantitative approach was applied using descriptive and verificative methods. The population comprised 74 active teachers, and 73 of them completed the questionnaire through saturated sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire of 44 items tested for validity and reliability, supported by observation and documentary study, and analysed using a continuum line and multiple linear regression. The findings show that teacher compensation falls into the fairly good category, with weaknesses in achievement-based incentives and welfare facilities, whereas competence and teacher performance fall into the good category. Both partially and simultaneously, compensation and competence have a positive and significant effect on teacher performance, with competence as the most dominant predictor. Improving teacher performance will therefore be more effective when competence development through continuous professional development is carried out alongside improvements to the compensation system. Abstrak. Kinerja guru merupakan faktor penentu utama mutu penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Hasil pra-penelitian di MAN 1 Cianjur menunjukkan indikasi belum optimalnya kinerja guru yang diduga berkaitan dengan kompensasi yang dinilai belum memadai serta kompetensi yang belum berkembang merata. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi kompensasi, kompetensi, dan kinerja guru, serta menganalisis pengaruh kompensasi dan kompetensi terhadap kinerja guru di MAN 1 Cianjur, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi adalah seluruh guru aktif sebanyak 74 orang, dan 73 di antaranya mengisi kuesioner secara lengkap melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang terdiri atas 44 item pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dilengkapi observasi dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan garis kontinum dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan kompensasi guru berada pada kategori cukup baik dengan kelemahan pada insentif berbasis prestasi dan fasilitas kesejahteraan, sedangkan kompetensi dan kinerja guru berada pada kategori baik. Secara parsial maupun simultan, kompensasi dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan kompetensi sebagai variabel paling dominan. Dengan demikian, peningkatan kinerja guru akan lebih efektif apabila penguatan kompetensi melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan dilakukan beriringan dengan perbaikan sistem kompensasi.
Pengaruh Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan di PT Sumber Gunadinamis Kecamatan Cipayung Jakarta Timur Rezi Febrian; Indra Fajar Alamsyah
Bandung Conference Series: Business and Management 1025-1032
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26032

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the effect of Self-Efficacy on Employee Performance at PT Sumber Gunadinamis, Cipayung District, East Jakarta. This research employed a survey method with a quantitative approach. Data were collected through questionnaires distributed to 33 employees of PT Sumber Gunadinamis selected using a purposive sampling technique. The results indicate that the level of self-efficacy among employees of PT Sumber Gunadinamisis in the high category, as is the level of employee performance. Self-efficacy is proven to have a positive and significant effect on employee performance, meaning that the higher the self-efficacy of employees, the higher the resulting performance. The company is advised to maintain and enhance employee self-efficacy through training programs, on-the-job mentoring, and continuous positive feedback Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Self Efficacy terhadap Kinerja Karyawan padaPT Sumber Gunadinamis Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 33 karyawan PT Sumber Gunadinamis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self efficacy karyawan PT Sumber Gunadinamis berada pada kategori tinggi, begitu pula tingkat kinerja karyawan yang juga berada pada kategori tinggi. Self efficacy terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti semakin tinggi self efficacy yang dimiliki karyawan maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Perusahaan disarankan untuk mempertahankan dan meningkatkan self efficacy karyawan melalui program pelatihan, pendampingan kerja, dan pemberian umpan balik yang positif secara berkelanjutan.