Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Bagi Karyawan Melalui Pelatihan K3 Muhammad Ibrahim Ats-Tsauri; Cipto Purwanto; Christa Dian Pratiwi; Annisa Syahliantina; Wahyu Srisadono
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 7 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - April 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v7i01.7486

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman serta mengurangi risiko kecelakaan di industri manufaktur. Namun, pemahaman dan kesadaran pekerja terhadap penerapan K3 masih perlu ditingkatkan melalui program sosialisasi yang terstruktur. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepatuhan karyawan terhadap penerapan K3 di PT Fanah Jaya Maindo. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap analisis dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan manajemen perusahaan untuk mengidentifikasi kebutuhan sosialisasi. Selanjutnya disusun materi dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan praktik terbaik penerapan K3. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan safety walkthrough untuk mengidentifikasi potensi unsafe action dan unsafe condition, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pemberian rekomendasi perbaikan. Evaluasi dilakukan melalui post-test dan kunjungan lapangan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai identifikasi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan prosedur kerja aman, serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap penerapan K3. Pendekatan ADDIE terbukti mendukung pelaksanaan sosialisasi K3 yang lebih sistematis, kontekstual, dan efektif dalam memperkuat budaya keselamatan di lingkungan industri.
Analisis Risiko Pencampuran Part Asing pada Proses Heat Treatment Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Ghina Farhah Azizah; Muhammad Ibrahim Ats-Tsauri; Annisa Syahliantina; Cipto Purwanto; Ian Hermawan
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v5i1.1740

Abstract

Pencampuran part asing (foreign part mixing) antara part KOJA dan KIZA pada proses Heat Treatment Quenching Tempering (Q&T) di PT XYZ merupakan kegagalan kritis yang mengakibatkan 8-11 kasus komplain pelanggan per bulan. Kedua part memiliki kemiripan dimensi tinggi (look-alike parts) dan diproses pada mesin Q&T yang sama secara bergantian, sehingga risiko carry-over antar-lot sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi failure mode menggunakan FMEA, memprioritaskan risiko melalui analisis Pareto, menganalisis akar penyebab dengan Fishbone Diagram 4M, serta menyusun rekomendasi perbaikan berbasis Poka-Yoke dan 5S. Sepuluh failure mode teridentifikasi dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi pada proses penerimaan/unloading (RPN=324), penyimpanan WIP (RPN=270), ketiadaan traceability (RPN=252), dan carry-over Q&T (RPN=224). Analisis Pareto menunjukkan empat failure mode dominan berkontribusi 79,4% dari total RPN. Rekomendasi perbaikan meliputi implementasi barcode scan dua titik (gate-in dan gate-out), checklist changeover Q&T berbasis foto dengan tanda tangan operator dan leader, zoning area WIP dengan kode warna merah-biru, dan verifikasi dua orang pada outgoing quality gate. Simulasi menunjukkan total RPN turun dari 2.276 menjadi 340 (penurunan rata-rata 85,1%) dengan proyeksi komplain turun dari 8–11 menjadi 2-4 kasus per bulan.