Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Komparatif Aliran Filsafat Pendidikan Islam dan Implikasinya terhadap Tujuan Pendidikan Islam: Kajian Esensialisme, Perenialisme, Progresivisme, dan Rekonstruksionisme T. Lailatul Sahanry; Siti Mahmudah Noorhayati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.815

Abstract

Filsafat pendidikan Islam memerlukan landasan konseptual yang kokoh dalam merumuskan hakikat, tujuan, dan metode pendidikan. Berbagai aliran filsafat pendidikan Barat, seperti Esensialisme, Perenialisme, Progresivisme, dan Rekonstruksionisme, kerap dikaji secara terpisah tanpa analisis komparatif yang menautkannya secara sistematis dengan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif keempat aliran tersebut serta implikasinya terhadap perumusan tujuan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap literatur filsafat pendidikan Islam dan filsafat pendidikan umum. Data dianalisis melalui analisis isi dan komparasi konseptual pada lima aspek: fokus utama, peran guru, peran peserta didik, sifat kurikulum, dan relevansi dengan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Esensialisme memperkuat penguasaan ilmu dasar keislaman, Perenialisme menegaskan nilai-nilai abadi Al-Qur'an dan Sunnah, Progresivisme mendorong inovasi metode pembelajaran, sedangkan Rekonstruksionisme menegaskan peran pendidikan sebagai sarana perubahan sosial sejalan dengan prinsip amar ma'ruf nahi munkar. Integrasi keempat aliran tersebut dapat memperkaya perumusan tujuan pendidikan Islam yang holistik tanpa mengesampingkan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai landasan utama. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pendidikan Islam yang secara sadar mengintegrasikan kekuatan masing-masing aliran filsafat sesuai kebutuhan zaman.
Implementasi Mobile Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam T. Lailatul Sahanry; Iwan Agus Suprino; Isnaini Septimiarti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.816

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong lahirnya inovasi pembelajaran berbasis perangkat mobile atau mobile learning, yang menawarkan fleksibilitas belajar tanpa batas ruang dan waktu. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), pemanfaatan mobile learning membuka peluang bagi peserta didik untuk mengakses sumber belajar keislaman secara mandiri melalui aplikasi Al-Qur'an digital, video pembelajaran, dan platform interaktif berbasis Android. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep mobile learning, menganalisis penerapannya dalam pembelajaran PAI, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan penggunaan aplikasi gadget dalam pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap artikel jurnal nasional yang relevan periode 2017–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa mobile learning berperan sebagai suplemen, komplemen, maupun substitusi dalam pembelajaran PAI, serta terbukti meningkatkan aksesibilitas, interaktivitas, dan literasi keagamaan peserta didik. Namun demikian, penerapannya masih dihadapkan pada tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kesiapan kompetensi digital guru, dan potensi distraksi penggunaan gadget. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan bersama antara guru, sekolah, dan orang tua agar pemanfaatan mobile learning dalam pembelajaran PAI dapat berjalan secara optimal dan bermakna.
Analisis Komparatif Aliran Filsafat Pendidikan Islam dan Implikasinya terhadap Tujuan Pendidikan Islam: Kajian Esensialisme, Perenialisme, Progresivisme, dan Rekonstruksionisme T. Lailatul Sahanry; Siti Mahmudah Noorhayati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.815

Abstract

Filsafat pendidikan Islam memerlukan landasan konseptual yang kokoh dalam merumuskan hakikat, tujuan, dan metode pendidikan. Berbagai aliran filsafat pendidikan Barat, seperti Esensialisme, Perenialisme, Progresivisme, dan Rekonstruksionisme, kerap dikaji secara terpisah tanpa analisis komparatif yang menautkannya secara sistematis dengan tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif keempat aliran tersebut serta implikasinya terhadap perumusan tujuan pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap literatur filsafat pendidikan Islam dan filsafat pendidikan umum. Data dianalisis melalui analisis isi dan komparasi konseptual pada lima aspek: fokus utama, peran guru, peran peserta didik, sifat kurikulum, dan relevansi dengan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Esensialisme memperkuat penguasaan ilmu dasar keislaman, Perenialisme menegaskan nilai-nilai abadi Al-Qur'an dan Sunnah, Progresivisme mendorong inovasi metode pembelajaran, sedangkan Rekonstruksionisme menegaskan peran pendidikan sebagai sarana perubahan sosial sejalan dengan prinsip amar ma'ruf nahi munkar. Integrasi keempat aliran tersebut dapat memperkaya perumusan tujuan pendidikan Islam yang holistik tanpa mengesampingkan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai landasan utama. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pendidikan Islam yang secara sadar mengintegrasikan kekuatan masing-masing aliran filsafat sesuai kebutuhan zaman.
Implementasi Mobile Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam T. Lailatul Sahanry; Iwan Agus Suprino; Isnaini Septimiarti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.816

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong lahirnya inovasi pembelajaran berbasis perangkat mobile atau mobile learning, yang menawarkan fleksibilitas belajar tanpa batas ruang dan waktu. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), pemanfaatan mobile learning membuka peluang bagi peserta didik untuk mengakses sumber belajar keislaman secara mandiri melalui aplikasi Al-Qur'an digital, video pembelajaran, dan platform interaktif berbasis Android. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep mobile learning, menganalisis penerapannya dalam pembelajaran PAI, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan penggunaan aplikasi gadget dalam pembelajaran PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research) terhadap artikel jurnal nasional yang relevan periode 2017–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa mobile learning berperan sebagai suplemen, komplemen, maupun substitusi dalam pembelajaran PAI, serta terbukti meningkatkan aksesibilitas, interaktivitas, dan literasi keagamaan peserta didik. Namun demikian, penerapannya masih dihadapkan pada tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kesiapan kompetensi digital guru, dan potensi distraksi penggunaan gadget. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan bersama antara guru, sekolah, dan orang tua agar pemanfaatan mobile learning dalam pembelajaran PAI dapat berjalan secara optimal dan bermakna.