Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Mendongeng dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak di TK Insan Qur'ani Sofa Komala Sembalarang; Ahmad Hulaimi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran mendongeng berbasis cerita rakyat Sembalun dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak Kelompok B di TK Insan Qur'ani. Latar belakang penelitian berakar dari rendahnya kemampuan bahasa ekspresif anak yang dipengaruhi oleh faktor sosiokultural, seperti tingkat pendidikan orang tua (SD, SMP, dan SMA), dominasi mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani, serta minimnya stimulasi komunikasi dua arah di rumah. Penelitian kuantitatif eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest ini melibatkan 18 siswa Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur yang mencakup empat indikator utama: penguasaan kosakata, artikulasi struktur kalimat, kelancaran menceritakan kembali, dan keberanian berekspresi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata skor kemampuan bahasa ekspresif anak dari 41,67% (Mulai Berkembang) pada pre-test menjadi 83,33% (Berkembang Sangat Baik) pada post-test. Uji t sampel berpasangan menghasilkan nilai t = 15,42 (p < 0,001). Penggunaan dongeng lokal Sembalun terbukti efektif menjembatani transisi bahasa daerah ke Bahasa Indonesia serta membangun kepercayaan diri anak dalam berekspresi secara aktif.
Efektivitas Pembelajaran Mendongeng dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak di TK Insan Qur'ani Sofa Komala Sembalarang; Ahmad Hulaimi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran mendongeng berbasis cerita rakyat Sembalun dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak Kelompok B di TK Insan Qur'ani. Latar belakang penelitian berakar dari rendahnya kemampuan bahasa ekspresif anak yang dipengaruhi oleh faktor sosiokultural, seperti tingkat pendidikan orang tua (SD, SMP, dan SMA), dominasi mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani, serta minimnya stimulasi komunikasi dua arah di rumah. Penelitian kuantitatif eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest ini melibatkan 18 siswa Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur yang mencakup empat indikator utama: penguasaan kosakata, artikulasi struktur kalimat, kelancaran menceritakan kembali, dan keberanian berekspresi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada rerata skor kemampuan bahasa ekspresif anak dari 41,67% (Mulai Berkembang) pada pre-test menjadi 83,33% (Berkembang Sangat Baik) pada post-test. Uji t sampel berpasangan menghasilkan nilai t = 15,42 (p < 0,001). Penggunaan dongeng lokal Sembalun terbukti efektif menjembatani transisi bahasa daerah ke Bahasa Indonesia serta membangun kepercayaan diri anak dalam berekspresi secara aktif.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS V SDN 1 BAGIK PAYUNG SELATAN TAHUN AJARAN 2026/2027 Abidatuzzahro&#039; Abidatuzzahro&#039;; Ahmad Hulaimi
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 4 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i4.3525

Abstract

This study aims to develop a deep learning-based teaching module for Islamic Religious Education (PAI) for fifth-grade students at SDN 1 Bagik Payung Selatan and to determine the validity, practicality, and effectiveness of the developed module. This study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model, consisting of Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The research subjects consisted of three validators, one Islamic Religious Education teacher, and 21 fifth-grade students at SDN 1 Bagik Payung Selatan. Data collection techniques included validation sheets, teacher response questionnaires, student response questionnaires, observations, and learning outcome tests (pretest and posttest). The data were analyzed using descriptive quantitative and descriptive qualitative analysis. The results showed that the deep learning-based teaching module met the criteria of validity and was feasible for use based on the validation results provided by the experts. The module was also considered practical based on the positive responses of the teacher and students during the learning process. Furthermore, the module was proven effective in improving students' learning outcomes, as indicated by an increase in the average score from 55 on the pretest to 85 on the posttest. The percentage of learning mastery reached 90.48%, with 20 out of 21 students achieving the mastery criteria. Therefore, the deep learning-based teaching module is feasible to be used as a learning resource to improve the quality of Islamic Religious Education learning in elementary schools.