Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adaptabilitas varietas padi Inpari 32 serta menilai kelayakan finansial usahatani padi di Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif terhadap 30 petani pengguna varietas Inpari 32. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pertanian, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Analisis adaptabilitas dilakukan secara deskriptif berdasarkan penilaian responden terhadap kemampuan varietas beradaptasi pada kondisi lingkungan setempat. Analisis kelayakan finansial dilakukan melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Net Benefit Cost Ratio (Net B/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Inpari 32 memiliki tingkat adaptabilitas yang baik pada kondisi agroekologi Kecamatan Belitang Mulya yang ditunjukkan oleh pertumbuhan dan hasil produksi yang stabil. Hasil analisis finansial juga menunjukkan bahwa usahatani padi Inpari 32 layak untuk diusahakan, ditandai dengan nilai NPV yang positif, nilai IRR yang lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga yang digunakan, serta nilai Net B/C lebih besar dari satu. Dengan demikian, varietas Inpari 32 tidak hanya mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi lingkungan penelitian, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi sehingga berpotensi mendukung peningkatan pendapatan petani dan pengembangan usahatani padi secara berkelanjutan.