Nuradiva Andi Tambone
Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Parameter Mutu Fisik Ekstrak Etanol Daun Labu Kuning Nurul Khotimah; Aktsar Roskiana Ahmad; Asni Amin; Nuradiva Andi Tambone
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i1.1235

Abstract

Labu kuning (Cucurbita moscata) adalah tanaman tropis dan salah satu  komoditas pertanian unggulan di kecamatan Bontonompo, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Buah labu  bernilai ekonomis dan dijadikan sayur mayur, dan bahan olahan pangan lainnya. Namun daunnya  hanya terbuang jadi limbah karena kurangnya pengetahuan oleh masyarakat setempat akan manfaatnya sebagai bahan baku obat alam, padahal daun labu kuning memiliki kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, tokoferol, fenol, yang memiliki efek antioksidan, antibakteri, antidiabetik, antikolesterol. Untuk menjamin kualitas bahan baku  produk bahan alam, maka diperlukan  pengujian mutu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis mutu fisik ekstak daun labu kuning asal Bontonompo. Metode penelitian dimulai dengan mengekstraksi daun labu kuning menggunakan  etanol encer 70% metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) yang dikompilasi dengan perendaman selama 2 jam, ekstrak kental hasil penguapan dengan rotavapor lalu diuji parameter fisik terdiri dari penentuan identitas ekstrak, uji organoleptik, penetapan kadar air, dan berat jenis.  Hasil ekstraksi  daun labu kuning didapatkan nilai rendemen ekstrak 21,68%. Identitas ekstrak dengan nama ekstrak Curcubitae Folium Extractum. Hasil parameter mutu fisik ekstrak secara organoleptik dengan bentuk ekstrak kental, higroskopik, mirip pasta, warna hitam,  bau tidak berbau, rasa pahit. Data berat jenis yang didapatkan sebesar 0,99, dan  kadar air adalah 0,82%. Data parameter fisis ekstrak daun labu kuning merupakan pedoman dasar dan Langkah awal dalam standarisasi bahan baku bahan alam yang akan dikembangkan menjadi produk farmasi yang bermutu.