Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mengidentifikasi Peluang dan Tantangan yang Muncul dari Keragaman Budaya Indonesia Secara Mandiri dan Critical Thingking Ayu Yuniar Anggo; Gunawan Santoso; Darmita Wuriani; Nurwahidah; Anita Bosawer
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.630

Abstract

Penelitian ini menggali isu-isu yang muncul dalam mengajarkan siswa di SD kelas 5 tentang keragaman budaya di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah identifikasi peluang dan tantangan yang terkait dengan pendekatan pembelajaran yang mengedepankan pemahaman mandiri dan pemikiran kritis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman budaya adalah kenyataan penting dalam masyarakat Indonesia. Pendekatan mandiri dan pemikiran kritis dalam pembelajaran dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya mereka. Namun, ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi, termasuk keterbatasan kurikulum, sumberdaya terbatas, dan waktu yang singkat. Dukungan dari guru yang terlatih dengan baik dan lingkungan sekolah yang mendukung adalah penting dalam mengatasi tantangan ini.Pemahaman budaya yang lebih mendalam mempromosikan toleransi dan penghargaan terhadap budaya yang berbeda, sambil juga membantu siswa mengembangkan pemikiran kritis dan keterampilan hidup yang relevan. Implementasi pendekatan ini memiliki potensi untuk mengubah persepsi siswa tentang budaya dan mendorong tindakan positif yang mendukung keragaman budaya di Indonesia.Penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan pendidikan tentang keragaman budaya dalam kurikulum SD dan memberikan pandangan yang lebih dalam tentang bagaimana pendekatan pendidikan tertentu dapat membantu siswa menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang muncul dari keragaman budaya di negara ini.
Strategi Pemulihan Sektor Parawisata Melalui Model Kreatif, Inovasi, Dan Problem Solving Di Kabupaten Raja Ampat Anita Bosawer; Gunawan Santoso; Darmita Wuriani; Ayu Yuniar Anggo; Nurwahidah
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki Kabupaten Raja Ampat, yang terletak di Provinsi Papua Barat, Indonesia, telah lama dikenal sebagai destinasi pariwisata yang menakjubkan dengan kekayaan alamnya yang luar biasa. Namun, sektor pariwisata di daerah ini menghadapi tantangan serius selama pandemi covid-19, yang mengancam tidak hanya pendapatan dari pariwisata tetapi juga keberlanjutan lingkungan alam dan budaya. Dalam konteks ini, strategi pemulihan sektor parawisata melalui model kreatif, inovasi, dan problem solving telah dirancang untuk mencapai pemulihan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Strategi ini mengintegrasikan kreativitas, inovasi, dan pemecahan masalah dalam upaya memulihkan sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat. Fokus strategi adalah mencapai tujuan keberlanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Ini mencakup pelestarian lingkungan alam yang spektakuler pengembangan produk pariwisata yang inovatif, partisipasi dan pemberdayaan komunitas lokal, serta meningkatkan kesadaran dan perilaku wisatawan terkait praktik berkelanjutan. Selain itu, strategi ini mengedepankan kolaborasi dan kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah, sektor swasta, LSM, dan komunitas lokal untuk mendukung implementasi yang sukses. Selama pandemi dan di luar pandemi, strategi ini juga memastikan keamanan dan kesehatan wisatawan yang berkunjung ke destinasi ini. Dengan strategi ini, diharapkan bahwa sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat akan pulih dengan cara yang berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas lokal, menjaga keindahan lingkungan alam, dan menjadi contoh praktik pariwisata berkelanjutan di tingkat global. Abstrak ini mencerminkan inti dari strategi pemulihan sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, dengan menekankan kreativitas, inovasi, keberlanjutan, dan kesejahteraan komunitas lokal dalam konteks yang menantang.
Strategi dan Peran Teknologi Menfasilitasi Persatuan di dalam Masyarakat Ayu Yuniar Anggo; Gunawan Santoso; Darmita Wuriani
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1369

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak pemikiran tentang teknologi terhadap persatuan dalam masyarakat, mengidentifikasi potensi sebagai fasilitator atau sumber tantangan. Hasil temuan menunjukkan bahwa teknologi memiliki potensi untuk memperkuat persatuan dengan memfasilitasi komunikasi lintas budaya dan akses informasi yang lebih luas. Namun, tantangan muncul seiring dengan polarisasi opini dan ketidaksetaraan akses teknologi. Diskusi etika dan regulasi teknologi menjadi kunci, bersama dengan upaya pendidikan masyarakat tentang penggunaan yang bertanggung jawab. Untuk memastikan dampak positif teknologi terhadap persatuan, perlu adanya strategi yang mencakup keadilan akses teknologi dan kesadaran akan potensi risiko, sehingga masyarakat dapat mengambil langkah-langkah proaktif dalam mengelola perubahan yang dihadapi.
Analisis Kemampuan Visual Spasial Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal GeometriBerbasis Open Ended Ayu Yuniar Anggo; Iswan
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan persepsi dan visual spasial Peserta didik kelas IX A dalam pembelajaran Matematika materi Geometri berbasis open ended di MTs Al-Ma’Arif Kabupaten Sorong. Jenis penenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data dengan cara Tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunukan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan persepsi dan visual spasial peserta didik yang ditinjau dari beberapa indikator. Indikator kemampuan persepsi spasial yaitu : Pengkonsepan dan penyelesaian masalah. Indikator kemampuan visual spasial yaitu : Pengimajinasian dan pencarian pola. Kemampuan persepsi dan visual spasial dapat diperoleh berdasarkan tiga kategori yaitu Tinggi, Sedang, Rendah. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kemampuan persepsi dan visual spasial Tinggi dengan nilai 100, 2) kemampuan persepsi dan visual spasial Sedang dengan nilai 81,25, dan 3) kemampuan persepsi dan visual spasial rendah dengan nilai 66,667.