Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Formal di Indonesia Tahun 2017–2024 Devanda Widyaning Tyas; Jeane Fransina Diana Talakua
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 9 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i9.13196

Abstract

This study aims to examine the impact of Economic Growth, Investment, Minimum Wage, Average Years of Schooling, and Internet Access on formal labor absorption in Indonesia during the period 2017–2024. The research employs panel data combining cross-sectional data from 34 provinces in Indonesia and time series data over 8 years. The analytical method used is panel data regression. Based on model selection tests through the Chow test and Hausman test, the chosen model is the Fixed Effect Model (FEM). The results indicate that economic growth and average years of schooling have a positive and significant effect on formal labor absorption. Conversely, the minimum wage has a negative and significant effect on formal labor absorption. Investment and internet access variables do not have a significant effect on formal labor absorption. This study shows that the increase in formal labor absorption in Indonesia is more influenced by economic growth, minimum wage, and average years of schooling compared to investment or the expansion of internet access.
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Formal di Indonesia Tahun 2017–2024 Devanda Widyaning Tyas; Jeane Fransina Diana Talakua
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 9 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i9.13196

Abstract

This study aims to examine the impact of Economic Growth, Investment, Minimum Wage, Average Years of Schooling, and Internet Access on formal labor absorption in Indonesia during the period 2017–2024. The research employs panel data combining cross-sectional data from 34 provinces in Indonesia and time series data over 8 years. The analytical method used is panel data regression. Based on model selection tests through the Chow test and Hausman test, the chosen model is the Fixed Effect Model (FEM). The results indicate that economic growth and average years of schooling have a positive and significant effect on formal labor absorption. Conversely, the minimum wage has a negative and significant effect on formal labor absorption. Investment and internet access variables do not have a significant effect on formal labor absorption. This study shows that the increase in formal labor absorption in Indonesia is more influenced by economic growth, minimum wage, and average years of schooling compared to investment or the expansion of internet access.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Biopestisida Nabati dari Daun Pepaya dan Bawang Putih sebagai Upaya Mendukung Pertanian Berkelanjutan (SDGs): Studi Kasus Program KKN Desa Wonosobo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang Naila Agitia Ghaisani; Anisa Tutur Larasati; Muhammad Bachtiar Juliawan; Nabila Septerika; Danniya Revanny; Atikah Hanifah; Helmy Arrohmannaja; Laily Dwi Apriliya; Muhamad Zaki Musaroful Huda; Nisa’ Rohmatul Ulya Abdul Somad; Yehezkiel Adelio Kautama; Jeane Fransina Diana Talakua; Winoto
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v4i3.4888

Abstract

Ketergantungan petani pada pestisida kimia sintetis dalam praktik pertanian konvensional telah menyebabkan berbagai dampak negatif, termasuk pencemaran lingkungan, resistensi hama, dan risiko kesehatan bagi petani dan konsumen. Kondisi ini menimbulkan tantangan khusus bagi masyarakat Desa Wonosobo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, yang penduduknya sebagian besar adalah petani. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan produksi biopestisida berbasis tanaman yang berasal dari daun pepaya dan bawang putih sebagai alternatif pestisida ramah lingkungan untuk mendukung pertanian berkelanjutan sejalan dengan SDGs. Metode pelaksanaannya meliputi sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi produksi biopestisida, serta pendampingan dan evaluasi penerapannya oleh kelompok petani setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif dan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan tanaman menjadi biopestisida yang efektif dalam menekan populasi hama tanaman. Lebih lanjut, penerapan biopestisida ini dianggap mampu mengurangi biaya produksi pertanian sekaligus meminimalkan risiko pencemaran lingkungan akibat residu kimia.