Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGGUNAAN PLATFORM E-COMMERCE DALAM MENDUKUNG PROMOSI UMKM DI DESA BANYUBIRU Yozi Aulia Rahman; Amin Pujiati; Eko Prasetyo; Avi Budi Setiawan; Nurjannah Rahayu Kristanti; Silvia Margaret; Nabila Septerika; Frida Ade Vantika
Perwira Journal of Community Development Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/wpcz5f15

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises play a strategic role in national economic development because they are able to absorb a large number of workers. The community service activity in Banyubiru Village aims to enhance the capabilities of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in utilizing e-commerce platforms. The main challenges faced by MSMEs in the village, such as low digital literacy, lack of effective marketing strategies, and limited experience in using marketplaces. The method applied is Participatory Action Research (PAR), which consists of three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The results from this activity indicate an improvement in participants' skills, ranging from understanding the appropriate platforms for their types of products, optimizing marketplace features, creating engaging visual promotional content, to realizing the importance of digital customer service. In addition, this initiative also encourages the formation of social collaboration among SMEs in managing online stores. These support programs are effective in enhancing competitiveness, strengthening brands, and expanding market access for SMEs in Banyubiru. These findings underscore that combining digital literacy with branding strategies and the use of e-commerce can be a long-term solution for the development of SMEs in the village.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Biopestisida Nabati dari Daun Pepaya dan Bawang Putih sebagai Upaya Mendukung Pertanian Berkelanjutan (SDGs): Studi Kasus Program KKN Desa Wonosobo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang Naila Agitia Ghaisani; Anisa Tutur Larasati; Muhammad Bachtiar Juliawan; Nabila Septerika; Danniya Revanny; Atikah Hanifah; Helmy Arrohmannaja; Laily Dwi Apriliya; Muhamad Zaki Musaroful Huda; Nisa’ Rohmatul Ulya Abdul Somad; Yehezkiel Adelio Kautama; Jeane Fransina Diana Talakua; Winoto
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v4i3.4888

Abstract

Ketergantungan petani pada pestisida kimia sintetis dalam praktik pertanian konvensional telah menyebabkan berbagai dampak negatif, termasuk pencemaran lingkungan, resistensi hama, dan risiko kesehatan bagi petani dan konsumen. Kondisi ini menimbulkan tantangan khusus bagi masyarakat Desa Wonosobo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, yang penduduknya sebagian besar adalah petani. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan produksi biopestisida berbasis tanaman yang berasal dari daun pepaya dan bawang putih sebagai alternatif pestisida ramah lingkungan untuk mendukung pertanian berkelanjutan sejalan dengan SDGs. Metode pelaksanaannya meliputi sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi produksi biopestisida, serta pendampingan dan evaluasi penerapannya oleh kelompok petani setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif dan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan tanaman menjadi biopestisida yang efektif dalam menekan populasi hama tanaman. Lebih lanjut, penerapan biopestisida ini dianggap mampu mengurangi biaya produksi pertanian sekaligus meminimalkan risiko pencemaran lingkungan akibat residu kimia.