I Gusti Putu Eka Raditya
Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT KESEPIAN DENGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK PADA LANSIA DI BANJAR ABIANSOAN, KARANGASEM I Gusti Putu Eka Raditya; Ni Komang Ari Sawitri; Putu Ayu Sani Utami; Komang Menik Sri Krisnawati; Kadek Eka Swedarma
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i03.p08

Abstract

Lansia akan mengalami beberapa perubahan baik secara fisik maupun psikososial. Perubahan yang biasanya dialami pada seorang lansia seperti masalah melemahnya tubuh, berkurangnya sistem imun, ditinggal keluarga, pasangan, dan teman-teman dapat menyebabkan lansia mengalami masalah kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Salah satu masalah psikologis yang biasanya dialami oleh lansia adalah kesepian. Masalah psikologis seperti kesepian serta perubahan fisik yang lansia alami dapat menyebabkan lansia malas untuk beraktivitas keluar rumah akibatnya risiko lansia mengalami masalah kesehatan fisik meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kesepian dengan tingkat aktivitas fisik lansia di Banjar Abiansoan Desa Bungaya Kangin Karangasem. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampling menggunakan teknik aksidental sampling sebanyak 129 orang lansia berusia ≥60 tahun dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3 untuk mengukur tingkat kesepian dan PASE untuk mengukur tingkat aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden tidak merasakan kesepian sebanyak 63 (48,8%) orang lansia dan mayoritas responden memiliki aktivitas fisik sedang hingga berat sebanyak sebanyak 70 (54,3%) orang lansia. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan sig. (2-tailed) < 0,001 sehingga p-value < 0,05 dan r = -0,320, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian, semakin rendah tingkat aktivitas fisik lansia. Lansia disarankan tetap melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan fisik dan memperkuat hubungan sosial untuk mencegah masalah psikososial seperti kesepian.