Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reorientasi Pendidikan Islam di Era Disrupsi Digital: Studi Kualitatif tentang Integrasi Nilai Akhlak dan Literasi Digital di Madrasah Edy; Syamsul Anwar
Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2023): Edusifa:  Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/edusifa.v7i2.386

Abstract

Era disrupsi digital telah menciptakan tantangan paradigmatis bagi pendidikan Islam, terutama dalam mempertahankan dan menginternalisasikan nilai akhlak di tengah arus informasi yang masif dan tidak tersaring. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis reorientasi pendidikan Islam melalui studi integrasi antara literasi digital dan nilai-nilai akhlak di lingkungan madrasah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa reorientasi ini diwujudkan melalui tiga kerangka utama. Pertama, rekonstruksi komponen pendidikan—meliputi tujuan, kompetensi guru, metode, materi, dan evaluasi—untuk mencapai keseimbangan antara penguasaan teknologi dan penanaman karakter. Kedua, pengembangan model integratif-spirital dalam pembelajaran, di mana media digital tidak hanya menjadi alat penyampai konten, tetapi juga wahana untuk refleksi, keteladanan, dan pembiasaan nilai akhlak. Ketiga, respons pendidikan Islam yang mencakup level kurikuler, institusional, dan sosial untuk membendung degradasi akhlak akibat paparan konten negatif di media sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi yang sinergis antara literasi digital kritis dan fondasi akhlak Islami merupakan kunci transformasi madrasah menjadi lembaga pendidikan yang tangguh, relevan, dan berkarakter di era digital. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan kapasitas guru, pengembangan kebijakan sekolah yang mendukung, serta kolaborasi dengan komunitas untuk mewujudkan pendidikan Islam yang holistik.  
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Siswa MTs Al Mizan Bogor Toyibah Salsabila; Misno; Syamsul Anwar; Zaenal Abidin
Khidmatussifa: Journal of Islamic Studies Vol. 5 No. 1 (2026): Khidmatussifa : Journal of Islamic Studies
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/khidmatussifa.v5i1.449

Abstract

The ability to read the Qur'an is a fundamental competency for students, yet challenges such as inaccurate makharijul huruf and tajwid persist. This study aims to identify the strategies implemented by Islamic Religious Education (PAI) teachers to improve the Qur'an reading skills of seventh-grade students at MTs Al Mizan Bogor, alongside analyzing the supporting factors, inhibiting factors, and the strategy's outcomes. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The participants included a PAI teacher, the school principal, and seventh-grade students. Data were collected using direct observation, in-depth interviews, and documentation instruments. Furthermore, data analysis was conducted using Miles and Huberman's model, comprising data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the teacher's strategies encompass pre-learning habituation, the application of talaqqi and drill methods, individual guidance for struggling students, and continuous motivation. Supporting factors include teacher competence and adequate facilities, while inhibiting factors involve varied basic student abilities and limited instructional time. Consequently, the applied strategies effectively enhanced the students' reading fluency, pronunciation accuracy, and tajwid comprehension.