Novi Hendri
Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA SOSIAL-EMOSIONAL PELAKU BULLYING SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN INTERVENSI DI SEKOLAH DASAR Ramadhoni Aulia Gusli; Novi Hendri; Zulfani Sesmiarni; Supratman Zakir; Junaidi
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.980

Abstract

Bullying pada jenjang sekolah dasar merupakan permasalahan kompleks yang memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah bagaimana dinamika sosial pelaku bullying di sekolah dasar?, bagaimana dinamika emosional pelaku bullying di sekolah dasar?, dan bagaimana dinamika tersebut dapat dijadikan dasar dalam pengembangan intervensi untuk mengatasi perilaku bullying di sekolah dasar?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosial dan emosional pelaku bullying sebagai landasan dalam merancang intervensi yang efektif di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 6 siswa kelas V di SDN 09 V Koto Kampung Dalam yang teridentifikasi sebagai pelaku bullying. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku bullying dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori, yaitu kategori tinggi yang ditandai dengan ketidakstabilan emosi, kecenderungan perilaku agresif, serta rendahnya empati, dan kategori sedang yang lebih dipengaruhi oleh tekanan kelompok sebaya serta faktor situasional, dengan kemampuan regulasi emosi yang relatif lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku bullying tidak hanya bersumber dari faktor individual tetapi juga dipengaruhi secara signifikan oleh dinamika kelompok sebaya yang cenderung menormalisasi perilaku tersebut.