Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan implementasi democracy class bagi guru SMP untuk menanamkan nilai musyawarah dan keadilan pada siswa Muhammad Mona Adha; Irma Lusi Nugraheni; Nikki Teri Sakung; Novia Fitri Istiawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40771

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menanamkan nilai musyawarah dan keadilan pada peserta didik melalui pelatihan implementasi model pembelajaran Democracy Class bagi 30 guru SMP Negeri 44 Bandar Lampung. Observasi awal menunjukkan pembelajaran masih bersifat teacher centered dan kesempatan partisipasi siswa secara merata masih terbatas. Kegiatan terdiri atas tahap koordinasi, pemberian pretest, pelaksanaan workshop dan pendampingan, pemberian posttest, serta analisis data, dengan instrumen 15 soal pilihan ganda berbasis HOTS pada dimensi musyawarah dan keadilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 52,43 pada pretest menjadi 84,63 pada posttest, atau kenaikan 32,20 poin, dengan N-Gain rata-rata 0,69 pada kategori sedang dan 16 dari 30 guru mencapai kategori tinggi. Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (t = 21,86; p = 0,000). Pelatihan ini meningkatkan kompetensi guru dalam memfasilitasi musyawarah kelas yang adil dan inklusif, menghasilkan instrumen pretest-posttest yang dapat digunakan ulang serta modul implementasi, dan berkontribusi pada penguatan nilai demokrasi di lingkungan sekolah. Kata kunci: democracy class; musyawarah; keadilan; pengabdian kepada masyarakat; pendidikan demokrasi. AbstractThis community service activity aimed to instil deliberation and justice values in junior high school students through training thirty teachers of SMP Negeri 44 Bandar Lampung in the Democracy Class learning model. Preliminary observation indicated that classroom deliberation remained teacher centred and that opportunities for equitable student participation were limited. The activity comprised coordination, a pretest, a workshop with mentoring, a posttest, and data analysis, using a fifteen item higher order thinking skills instrument covering the deliberation and justice dimensions. The mean score rose from 52.43 in the pretest to 84.63 in the posttest, a gain of 32.20 points, with an average N-Gain of 0.69 in the moderate category and sixteen of thirty teachers reaching the high category. Shapiro-Wilk testing indicated normally distributed data, and a paired sample t-test confirmed a statistically significant difference between pretest and posttest scores (t = 21.86, p = 0.000). The training improved teachers competence in facilitating inclusive and fair classroom deliberation, produced a reusable pretest-posttest instrument and an implementation module, and contributed to strengthening democratic values in the school environment. Keywords: democracy class; deliberation; justice; community service; democratic education.