Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR INTERNAL PENYEBAB TINGGINYA KASUS COVID- 19 DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2021 Wahyu Nopilia Achmad; Sugeng Widodo; Annisa Salsabilla; Irma Lusi Nugraheni; Dian Utami
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.226 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan tingginya kasus Covid-19 di Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Kota Bandar Lampung yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan sampel 10%. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan analisis tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang berhubungan dengan tingginya kasus positif Covid-19 di Kota Bandar Lampung, yaitu pengetahuan (p=0.000024), sikap (p=0.00001), dan perilaku (p=0.3616). Kata Kunci: Covid-19, Analisis Faktor, Bandar Lampung DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v10.i2.24840
Pemodelan Berbasis Partisipasi Masyarakat Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir (Studi Kasus Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung) Irma Lusi Nugraheni; I Gede Sugiyanta
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemodelan integrasi berbasis partisipasi masyarakat, konversi penggunaan lahan dan ketahanan masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana banjir di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan desain pendekatan penelitian kuantitatif non eskperimental. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan dengan teknik analisis data Struktural Equation Modeling (SEM). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa hal yaitu (1) Hasil pengujian dari 3 kriteria yang ada dalam kondisi kurang fit; (2) Hasil analisis disarankan untuk penambahan jalur nilai antara error covariance supaya menjadikan nilai goodness of fit menjadi lebih baik menggunakan modification indicies; dan; (3) Hasil pengujian dari 3 kriteria yang ada mayoritas dalam kondisi fit setelah dilakukan modification indicies. Selain itu, penelitian ini menjawab beberapa hipotesis yang ada yaitu (1) terdapat hubungan positif antara partisipasi masyarakat (CLEAR) dengan konversi penggunaan lahan (CLUE- S); (2) terdapat hubungan positif antara partisipasi mitigasi bencana (CLEAR) dengan ketahanan bencana banjir (DROP); dan (3) terdapat hubungan positif antara konversi lahan (CLUE-S) dengan ketahanan bencana banjir (DROP).Kata kunci: partisipasi masyarakat, konversi penggunaan lahan, ketahanan masyarakat, mitigasi bencana banjir DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v10.i2.23357
Mitigasi Konflik Gajah dan Manusia di Desa Tegal Yoso Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur Friska Panjaitan; Irma Lusi Nugraheni; Annisa Salsabilla; Pargito
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v11i1.54625

Abstract

Vegetasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK) rusak menyebabkan gajah liar keluar dari hutan untuk mencari makan sehingga menyebabkan tanaman petani rusak. Gajah juga menyerang manusia dan terdapat korban jiwa meninggal dunia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui mitigasi konflik gajah dan manusia di Desa Tegal Yoso Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan mitigasi konflik gajah dan manusia menurut mitigasi struktural terdiri dari kanal, pagar penghalang, dan gubuk (menara) menunjukkan bahwa gubuk (menara) lebih efektif. Terdapat perbedaan mitigasi non struktural terdiri dari peta jalur masuk gajah, patroli, lampu belor, api unggun, mercun, peralatan bunyi-bunyian, mencari jejak gajah liar masuk ke lahan pertanian, dan penggiringan menggunakan gajah jinak menunjukkan bahwa peralatan bunyi-bunyian dan mercun lebih efektif.
Aplikasi Teori Belajar dan Pembuatan Twibbonize dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru SMP/SMA Kota Bandarlampung Sugeng Widodo; Irma Lusi Nugraheni
Nuwo Abdimas Vol. 1 No. 1 (2022): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberi pelatihan bagi guru dalam mendukung kinerja meningkatkan kompetensi pedagogik. Sasaran kegiatan adalah guru sekolah menengah pertama dan atas (SMP/SMA). Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Ceramah dan Praktik Langsung, Tanya Jawab, dan Pemberian Tugas untuk melatih guru membuat aplikasi Twibbon, serta pemahaman teori belajar serta dalam menerapkannya. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan berikut, yaitu: Pre tes, pemaparan materi teori belajar dan aplikasinya, latihan pembuatan Twibbon secara berkelompok dilanjutkan mandiri, presentasi hasil kerja kelompok, dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan para peserta/guru sangat antausias dan merasa sangat senang dapat mengikuti pelatihan ini, karena materi teori belajar dan pembuatan twibbon sangat penting, kontekstual dan berguna.
Studi Keberlanjutan Ipal Komunal Melalui Perspektif Ekonomi, Kelembagaan, Dan Tata Kelola: Studi Kasus Di Pekon Margakaya Dan Pekon Margodadi Kabupaten Pringsewu Rahman Sumanto; Samsul Bakri; Sri Aryanti; Sutarto Sutarto; Hari Kaskoyo; Irma Lusi Nugraheni
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i3.7611

Abstract

Instalasi pembuangan air limbah merupakan masalah krusial dalam lingkungan jika tidak dilakukan dengan baik. Isu-isu yang terkait dalam IPAL Komunal akan bedampak pada keberlanjutan IPAL Komunal. Pekon Margakaya dan Pekon Margodadi merupakan salah satu desa di Kabupaten Pringsewu yang memiliki Instalasi pembuangan air limbah lima tahun akhir ini. Tujuan pembangunan IPAL Komunal tersebut selain memperdaya masyarkat dan menyelesaikan isu lingkungan akan tetapi memiliki dampak berkelanjutan. melalui analisis Structural Equation Modeling merupakan gabungan antara analisis regresi dan analisis faktor dari indikator atas variabel latennya yang kemudian hasil rangkaian hubungan secara simultan. penelitian ini yang menunjukan korelasi atau hubungan yang kuat untuk keberlanjutan IPAL Komunal secara lansung terdapat pada, kelembagaan (p-value = 0,001) atau berkorelasi nyata 99,9% dan ekonomi berpengaruh (p-value = 0,033) atau berkorelasi nyata sebesar 96,7% terhadap keberlanjutan. Pengaruh Kelembagaan dan Ekonomi terhadap Tata kelola IPAL Komunal, yaitu Kelembagaan (p-value = 0,000) dan ekonomi berpengaruh (p-value = 0,000) berkorelasi nyata sebesar 100% terhadap keberlanjutan IPAL Komunal. Dalam penelitian ini yang tidak memiliki korelasi nyata terhadap keberlanjutan terdapat pada Tata kelola. Berdasarkan besaran pengaruhnya terhadap keberlanjutan, maka faktor prioritas yang memerlukan pengembangan adalah faktor ekonomi dan faktor kelembagaan.
PELATIHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN MOKANUSA COOKIES CHEWY BERBASIS MOCAF DESA MERAK BATIN, KECAMATAN NATAR, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN sutarto sutarto; Ratna Dewi Puspita Sari; Irma Lusi Nugraheni; Bayu Anggileo Pramesona; Ramadhana Komala; Andi Eka Yunianto; Rebecca A F Saragih; Niam Musadad; Farid Kahar; Wijaya Kesuma; Ihsan Fajar Indriansyah Valian; Najwa Zaskia Suryadi; Kevina; Arina Dima Fasya; M Anugrah Arbi; Faras Raditia Maulana; Tamara Adela; Murni Kurniawati; Alvika Zahra
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v6n1.3379

Abstract

This community service program aimed to improve community knowledge and skills in utilizing mocaf flour as an alternative to wheat flour through training on producing MokaNusa Chewy Cookies in Merak Batin Village, South Lampung. The method applied a participatory approach involving education, hands-on practice, and continuous assistance. A total of 27 participants were involved, mostly aged over 40 years. The evaluation results showed an increase in average knowledge scores from 68.15 to 84.81, with an improvement of 16.66 points, and 70.4% of participants experienced increased knowledge. Participants were also able to independently apply the processing skills. This program proved effective in enhancing community capacity, promoting local food diversification, and creating opportunities for home-based businesses to support food security and economic empowerment.
EDUKASI MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR BAGI REMAJA DI SMAN 1 KOTAAGUNG Irma Lusi Nugraheni; Rahma Kurnia; Dedy Miswar
Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia Vol 4, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia (JPSI)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor terjadi karena ada gangguan kestabilan pada tanah/batuan penyusun lereng. Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus merupakan wilayah yang rawan akan bencana tanah longsor. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan edukasi remaja (siswa siswi) di SMAN 1 Kotaagung terkait mitigasi bencana tanah longsor. Sasaran kegiatan pengabdian yaitu para siswa-siswi usia remaja yang bersekolah di SMAN 1 Kotaagung Kabupaten Tanggamus. Peserta kegiatan berjumlah 23 siswa. Metode kegiatan yang digunakan yaitu edukasi pemetaan kebencanaan, degradasi lingkungan dan mitigasi bencana tanah longsor disertai pemberian pre-test dan pos-test. Kegiatan pengadian dilaksanakan di bulan Juli 2024. Hasil yang diperoleh melalui pre-test dan pos-test diketahui bahwa pemahaman peserta kegiatan terhadap bencana tanah longsor sebelumnya yaitu sebesar 64% dan mengalami peningkatan menjadi 97% setelah diberikan edukasi kebencanaan tanah longsor. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan setelah dilakukan kegiatan pengabdian.Kata Kunci: Edukasi, Mitigasi bencana, Tanah longsor
Additive, not conditional: Text difficulty, self-efficacy, and classroom climate as predictors of reading anxiety in Indonesian EFL higher education Eva Faliyanti; Risma Margaretha Sinaga; Rabiyatul Adawiyah Siregar; Budi Kadaryanto; Irma Lusi Nugraheni
English Language Teaching Educational Journal Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/eltej.v9i2.16363

Abstract

Foreign language reading anxiety (FLRA) is a persistent affective barrier in EFL contexts, yet research in Indonesia has remained largely descriptive, ranking the sources of anxiety without testing whether they predict FLRA inferentially or whether learner and classroom resources alter their impact. This study addressed both questions through moderated multiple regression with 178 EFL undergraduates (semesters 3–6) at a university in Lampung, Indonesia, using six adapted instruments. The central finding was not the one anticipated. Neither reading self-efficacy nor classroom supportive climate moderated any relationship between text difficulty and FLRA (all p ≥ .53; ΔR² = .002), and a sensitivity analysis confirmed that the design could detect interactions of f² ≥ .045, so conditional effects of practical magnitude can be excluded although smaller ones cannot. Instead, both resources operated additively rather than conditionally, reducing FLRA directly and uniformly (self-efficacy b = −0.221; classroom climate b = −0.188) and adding 10.4% of explained variance. Among the predictors, performance worry dominated (b = 0.389, f² = .350), outweighing vocabulary difficulty and topic familiarity; together the three explained 46.4% of FLRA variance. Confidence and a supportive climate therefore appear to lower the anxiety baseline without blunting specific text-difficulty triggers. Indonesian EFL instruction should reduce the evaluative stakes of reading tasks directly rather than relying on affective resources to buffer them.
Pelatihan implementasi democracy class bagi guru SMP untuk menanamkan nilai musyawarah dan keadilan pada siswa Muhammad Mona Adha; Irma Lusi Nugraheni; Nikki Teri Sakung; Novia Fitri Istiawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40771

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menanamkan nilai musyawarah dan keadilan pada peserta didik melalui pelatihan implementasi model pembelajaran Democracy Class bagi 30 guru SMP Negeri 44 Bandar Lampung. Observasi awal menunjukkan pembelajaran masih bersifat teacher centered dan kesempatan partisipasi siswa secara merata masih terbatas. Kegiatan terdiri atas tahap koordinasi, pemberian pretest, pelaksanaan workshop dan pendampingan, pemberian posttest, serta analisis data, dengan instrumen 15 soal pilihan ganda berbasis HOTS pada dimensi musyawarah dan keadilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 52,43 pada pretest menjadi 84,63 pada posttest, atau kenaikan 32,20 poin, dengan N-Gain rata-rata 0,69 pada kategori sedang dan 16 dari 30 guru mencapai kategori tinggi. Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (t = 21,86; p = 0,000). Pelatihan ini meningkatkan kompetensi guru dalam memfasilitasi musyawarah kelas yang adil dan inklusif, menghasilkan instrumen pretest-posttest yang dapat digunakan ulang serta modul implementasi, dan berkontribusi pada penguatan nilai demokrasi di lingkungan sekolah. Kata kunci: democracy class; musyawarah; keadilan; pengabdian kepada masyarakat; pendidikan demokrasi. AbstractThis community service activity aimed to instil deliberation and justice values in junior high school students through training thirty teachers of SMP Negeri 44 Bandar Lampung in the Democracy Class learning model. Preliminary observation indicated that classroom deliberation remained teacher centred and that opportunities for equitable student participation were limited. The activity comprised coordination, a pretest, a workshop with mentoring, a posttest, and data analysis, using a fifteen item higher order thinking skills instrument covering the deliberation and justice dimensions. The mean score rose from 52.43 in the pretest to 84.63 in the posttest, a gain of 32.20 points, with an average N-Gain of 0.69 in the moderate category and sixteen of thirty teachers reaching the high category. Shapiro-Wilk testing indicated normally distributed data, and a paired sample t-test confirmed a statistically significant difference between pretest and posttest scores (t = 21.86, p = 0.000). The training improved teachers competence in facilitating inclusive and fair classroom deliberation, produced a reusable pretest-posttest instrument and an implementation module, and contributed to strengthening democratic values in the school environment. Keywords: democracy class; deliberation; justice; community service; democratic education.