Setiowati, Ade
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Koordinasi Mata Tangan Dan Kelenturan Terhadap Hasil Precision Shooting pada Atlet Petanque Jambi: Relationship Of Hand Eye Coordination And Flexibility To Precision Shooting Results In Petanque Jambi Athletes Rasyono, Rasyono; Setiowati, Ade
Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v10i2.14752

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat koordinasi mata tangan dan kelenturan terhadap hasil precision shooting atlet petanque Jambi. Penelitian ini adalah penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Koordinasi mata tangan diukur menggunakan tes lempar tangkap bola, kelenturan diukur menggunakan tes sit and reach, sedangkan hasil Precisionshooting diukur dengan tes shooting yang aturannya mengikat dalam pertandingan nomor tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi antara koordinasi mata tangan (X1) dan kelentukan (X2) terhadap hasil precision shooting (Y) pada atlet petanque Jambi dengan kategori kuat karena hasil perhitungan besar R (korelasi ganda) adalah sebesar 0,75 ≈ 1. Hasil F hitung sebesar 10,94 dan F tabel 3,55. Hal ini berarti F hitung > F tabel (10,94 > 3,55) yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa antara koordinasi mata tangan (X1) dan kelentukan (X2) terdapat hubungan terhadap hasil precision shooting (Y) atlet petanque Jambi. Kata kunci : Koordinasi Mata Tangan, Kelenturan, Precision shooting
Sportpreneurship Sebagai Peluang Kewirausahaan Bagi Mahasiswa : Sportpreneurship as an Entrepreneurial Opportunity for Students A, Palmizal; Setiowati, Ade
Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v10i2.15586

Abstract

Pelatihan sportpreneurship akan mampu menjabarkan ilmu dalam ranah teoritis lebih terfokus ke ranah praktis. Penjabaran teori sportpreneurship menjadi ranah praktis memerlukan penguatan yang cukup untuk menciptakan insan yang betul-betul tangguh dalam menjalankan wirausaha. Sasaran utama dalam pemberian motivasi tersebut adalah generasi muda yang mempunyai potensi yang besar untuk memulai usaha baru dan mengembangkanya di masa depan sehingga mempunyai multiplayer effect yang besar dalam penciptaan lapangan kerja baru. Pengangguran adalah masalah kita bersama dan tanggungjawab pemerintah untuk menciptakan iklim usaha bagi penganggur terdidik. Kesempatan membuka usaha memang terpulang bagi terdidik yang belum bekerja. Kesempatan selalu terbuka untuk berwirausaha, baik perorangan maupun kelompok. Pemberian wawasan mengenai berfikir kreatif, inovatif dan visioner di era global untuk membekali mahasiswa mengenai pentingnya  berfikir  kteatif,  inovatif  dan  visioner  serta  agar  peserta dapat membuka dan mengembangkan cakrawala berfikirnya bahwa segala sesuatu apapun dapat dimanfaatkan menjadi peluang usaha apabila dapat membaca situasi dan kondisi yang ada disekitar. Kata kunci: Sport preneurship. kewirausahaan
PELATIHAN MODEL PENDEKATAN PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) UNTUK ATLET ANGGAR JAMBI Decheline, Grafitte; Diana, Fitri; Suhartini, Sugih; Setiowati, Ade
Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/csp.v10i2.15879

Abstract

Teaching Games for Understanding (TGfU) merupakan sebuah model pendekatan yang telah diterapkan di Negara-negara Maju sebagai salah satu sistem pendidikan Jasmani disana. Perkembangan model pendekatan ini di Indonesia belum dapat dikategorikan sebagai model yang membanggakan. Penerapan model pendekatan ini masih sangat minim khusunya di Indonesia. Model Pendekatan TGfU bukan hanya dapat diterapkan di sekolah sebagai permainan pengantar dalam pembelajaran, namun juga digunakan untuk pengantar dalam pelatihan untuk atlet di berbagai cabang olahraga. Hasil dari pelatihan ini adalah antusiasme dari atlet yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan Pelatihan Model Pendekatan TGfU untuk atlet anggar sangat diterima oleh para atlet. Selain itu, Model Pendekatan TGfU masih belum dikenal secara luas baik oleh atlet, guru maupun pelatih, sehingga masih diperlukan berbagai cara untuk dpaat memasalkan model pendekatan ini. Model Pendekatan TGfU dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dan juga modifikasi teknik dan taktik dalam berbagai cabang olaharaga. Pengabdian berhasil menemukan fakta bahwa dengan menggunakan model pendekatan Teaching Games for Understanding, atlet dapat lebih memahami dan melatih taktik dalam permainan anggar. Hal ini berdasarkan dengan pelatihan yang dilakukan selama berada di lapangan. Kata Kunci: Anggar, Teaching Games for Understanding
The Effectiveness of High-Intensity Interval Training (HIIT) in Enhancing the Aerobic Endurance of Karate Specialization Students at PKO FIK UNIMED Sagala, Ramlan Sahputera; Daulay, Dicky Edwar; Fahrian, Mhd. Andri; Setiowati, Ade
Journal Coaching Education Sports Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/gnj8w490

Abstract

The low aerobic endurance of karate specialization students often became an obstacle in maintaining performance during prolonged training and match simulations. This condition indicated the need for an effective and time-efficient training method that matched the intermittent physiological demands of karate. This study aimed to determine the effectiveness of high-intensity interval training in improving the aerobic endurance of Karate Specialization Students at the Coaching Education Program, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Medan. The study employed a quasi-experimental method using a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 20 karate specialization students selected through purposive sampling. Aerobic endurance data were collected using the multistage fitness test to estimate maximal oxygen uptake. The training program was implemented for six weeks with a frequency of three sessions per week. The results showed a significant increase in students’ aerobic endurance after the training intervention, indicated by improved maximal oxygen uptake scores in the posttest compared to the pretest. The findings confirmed that high-intensity interval training effectively enhanced aerobic endurance in karate specialization students. The novelty of this study lay in the application of high-intensity interval training within the context of university-level karate specialization learning, which had rarely been explored in previous studies.