Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KERUSAKAN JALAN PASCA PERBAIKAN PADA TIGA RUAS JALAN DI KABUPATEN REJANG LEBONG Agnes Adha Dwi Mayasari; Syaflenedi; fahira rhomianti
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2026): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan pasca perbaikan pada ruas Lampu Merah Sukaraja, Jalan KH. Hasyim Ashari, dan Jalan Ade Irma Pasar Atas Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengukuran kerusakan, dokumentasi, serta perhitungan luas dan persentase kerusakan jalan. Hasil evaluasi menunjukkan persentase kerusakan pasca perbaikan pada ruas Lampu Merah Sukaraja sebesar 0,02%, Jalan KH. Hasyim Ashari sebesar 0,11%, dan Jalan Ade Irma Pasar Atas sebesar 2,44%, dengan rata-rata persentase kerusakan sebesar 0,86%. Berdasarkan hasil tersebut, ketiga ruas jalan masih berada dalam kondisi baik, meskipun ditemukan kerusakan ringan berupa retak, gelombang, dan cekungan pada beberapa titik. Kerusakan dipengaruhi oleh kondisi tanah dasar yang mengalami penurunan akibat kebocoran pipa PDAM, sistem drainase yang kurang optimal, curah hujan tinggi, serta kendaraan bermuatan berlebih. Pemeliharaan rutin dan perbaikan drainase diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan.
EVALUASI KONDISI FISIK JALAN DAN SISTEM DRAINASE PADA RUAS JALAN MADRASAH SIDOREJO CURUP SEBAGAI UPAYA MITIGASI KERUSAKAN PERKERASAN fahira rhomianti; Astri Dera Audia; M Ali; Ahmad Sajid
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2026): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Madrasah yang terletak di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong merupakan ruas jalan sepanjang 473 meter dengan lebar perkerasan 3-4 meter yang mengalami berbagai jenis kerusakan permukaan akibat kondisi drainase yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi fisik perkerasan jalan dan sistem drainase pada ruas tersebut sebagai upaya mitigasi kerusakan lebih lanjut. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif berupa perhitungan luas kerusakan dengan rumus panjang kali lebar, dan pendekatan kualitatif berupa observasi kondisi fisik drainase di lapangan serta wawancara dengan warga sekitar. Hasil penelitian pada 36 titik kerusakan menunjukkan total luas kerusakan sebesar 203,7871 m² atau 13,46% dari total luas perkerasan 1.513,60 m², sehingga tergolong kategori Rusak Ringan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 13/PRT/M/2011. Dari sepuluh segmen yang diamati, empat segmen (Segmen 1, 3, 5, dan 10) tergolong Rusak Berat, dua segmen (Segmen 2 dan 4) tergolong Sedang, dan empat segmen (Segmen 6-9) tergolong Baik. Kondisi drainase yang buruk pada beberapa titik menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan perkerasan, terutama pada segmen yang salurannya tersumbat sedimen dan vegetasi liar atau bahkan tidak memiliki saluran sama sekali. Rekomendasi penanganan berupa perbaikan struktural pada segmen Rusak Berat, pemeliharaan berkala pada segmen Sedang, serta normalisasi drainase secara menyeluruh disarankan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.