Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SCOPTAS: Pengembangan Scarf Sasirangan Ecoprint Pewarna Alami Berbasis Lingkungan Lahan Basah di Desa Tatah Mesjid Hesty Desyanti; Arridha Nur Azkia; Dea Liana Sari; Dito Villarelyan Agung; Galvin Haikal Samdyandra; Michelan Setiadi; Muhammad Zaini; Normahmudi Normahmudi; Syifa Octaviane Hermawan; Sudirwo Sudirwo; Azmi Alhamdi; Muhammad Rezqi Fadhillah; Izzatil Ulya; Naila Azqiya Sari
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret : Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v5i1.4169

Abstract

Tatah Mesjid Village has the potential for wetland biological resources in the form of various types of plants that can be used as natural dyes; however, their use in developing value-added products remains limited. Sasirangan, a traditional textile from South Kalimantan, also requires innovation to remain relevant, environmentally friendly, and competitive in the market. This community service program aims to improve the knowledge and skills of the Tatah Mesjid community in developing natural-dye ecoprint sasirangan scarves through the SCOPTAS (Scarf Sasirangan Ecoprint Tatah Mesjid) program. The implementation method consisted of socialization, training, and evaluation stages. Training activities were conducted through material presentations and hands-on practice, covering fabric preparation, utilization of local plants as natural dye sources, motif arrangement, and the steaming process. Evaluation was carried out using a one-group pre-test–post-test design. The results showed an increase in participants’ average knowledge scores from 82.2 in the pre-test to 90.6 in the post-test. In addition, participants were able to produce ecoprint sasirangan scarves with diverse natural motifs and aesthetic value.
PENERAPAN JUAL BELI ONLINE DI SHOPEE MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Muhammad Abdil Fahriza; Ferry Febrian; Dito Villarelyan Agung
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 6 (2023): November: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i6.748

Abstract

Perkembangan zaman telah membuat teknologi semakin maju. Dan hal itu memberikan dampak besar terhadap perubahan bisnis. Yakni mulai dari cara beriklan, cara jual beli, cara berkomunikasi dengan orang, dan sebagainya. Seiring kemajuan teknologi, orang menjadi lebih mudah untuk bernegosiasi. E-commerce atau belanja online kini semakin populer di kalangan masyarakat umum. Transaksi yang awalnya dilakukan dengan cara tatap muka kini telah bisa dilakukan secara non tatap muka atau online. Karena kemudahan ini, transaksi telah banyak berubah menjadi ke arah transaksi online atau e-commerce. Dengan banyaknya aplikasi e-commerce yang ada di zaman sekarang ini telah membuat berbelanja menjadi sangat mudah dan praktia, salah satu e-commerce yang saat ini banyak diminati yaitu shopee. Aplikasi shopee adalah salah satu aplikasi jual beli online yang sangat berpengaruh bagi kehidupan masyarakat apalagi sejak adanya masa pandemi covid 19. Tetapi hal ini memunculkan pertanyaan tentangapakah aplikasi tersebut telah sesuatu dengan ekonomi islam?. Nah, maka dari itu di artikel ini kami akan membahas tentang penerapan jual beli online di shopee menurut perspektif ekonomi islam.