Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Monte Carlo untuk Memprediksi Kebutuhan Stok Susu Pada Kafe FSA Space Fatimah Dewi Wulansari; Nailal Husna Khairul Bariyyah; Rivky Evandeto Teguh Afandy; Ambar Winarni
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan bahan baku ialah aspek berarti dalam melindungi kelancaran operasional industri, paling utama pada usaha kafe yang mempunyai tingkatan permintaan pelanggan yang berubah- ubah tiap hari. Kafe FSA Space mengalami kesusahan dalam memastikan jumlah persediaan susu yang maksimal sebab belum terdapatnya tata cara perhitungan yang bisa memperkirakan kebutuhan secara pas. Riset ini bertujuan buat memprediksi kebutuhan stok susu pada kafe FSA Space memakai tata cara Monte Carlo. Riset memakai pendekatan kuantitatif dengan menggunakan informasi historis konsumsi susu sepanjang 31 hari yang diperoleh dari pencatatan operasional kafe. Tahapan riset meliputi perhitungan frekuensi pemakaian, distribusi probabilitas, probabilitas kumulatif, penentuan interval bilangan acak, dan penerapan simulasi Monte Carlo buat mendapatkan ditaksir kebutuhan susu pada periode selanjutnya. Hasil riset menampilkan kalau nilai expected konsumsi susu bersumber pada informasi historis sebesar 1, 645, sebaliknya hasil simulasi Monte Carlo menciptakan total kebutuhan sebanyak 54 satuan dengan rata- rata pemakaian sebesar 1, 742 satuan per hari. Hasil tersebut menampilkan kalau tata cara Monte Carlo sanggup membagikan cerminan kebutuhan stok susu bersumber pada pola pemakaian lebih dahulu sehingga bisa digunakan selaku bawah dalam memastikan jumlah persediaan yang lebih maksimal. Pelaksanaan tata cara ini diharapkan bisa menolong kafe FSA Space kurangi resiko kekurangan ataupun kelebihan persediaan dan menunjang kelancaran proses penciptaan.
Analisis Adopsi E-commerce di Indonesia: Strategi Digitalisasi untuk Pelaku Usaha (2019-2021) Bayu Satrio Wibowo; Raihan Marzo Yudhistira; Rivky Evandeto Teguh Afandy; Bella Okta Sari Miranda; Chusnul Maulidina Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan pandemi COVID-19 telah mendorong percepatan transformasi digital pada berbagai sektor usaha, termasuk adopsi e-commerce oleh pelaku usaha di Indonesia. Namun, tingkat pemanfaatan e-commerce masih menunjukkan variasi antar wilayah dan menghadapi berbagai hambatan dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi e-commerce di Indonesia periode 2019–2021, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya, serta merumuskan strategi digitalisasi bagi pelaku usaha. Penelitian menggunakan data sekunder dari publikasi Statistik E-Commerce Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan meliputi proses ETL (Extract, Transform, Load), analisis deskriptif, dan visualisasi data menggunakan Power BI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi e-commerce masih relatif rendah, dengan hanya 36,14% pelaku usaha yang telah menggunakan e-commerce, sementara 63,86% lainnya masih berjualan secara konvensional. Alasan utama tidak menggunakan e-commerce adalah kenyamanan berjualan secara offline, rendahnya minat berjualan online, serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan digital. Analisis juga menunjukkan adanya kesenjangan adopsi antar provinsi, di mana DI Yogyakarta memiliki tingkat adopsi tertinggi dan Maluku Utara terendah. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan adopsi e-commerce pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Instagram menjadi platform penjualan yang paling banyak digunakan, sedangkan metode pembayaran Cash on Delivery (COD) masih mendominasi transaksi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan e-commerce di Indonesia memerlukan peningkatan literasi digital, penguatan infrastruktur teknologi, perluasan akses internet, serta kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan pelaku usaha untuk mempercepat transformasi digital dan meningkatkan daya saing UMKM. Kata Kunci: Adopsi E-commerce, Digitalisasi Usaha, Transformasi Digital, Ekonomi Digital