Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendampingan berbasis praktik reflektif di SD Negeri 2 Nganganaumala. Ruang lingkup program mencakup pemetaan karakteristik peserta didik, perancangan perangkat pembelajaran secara kolaboratif, praktik mengajar terbimbing, pengelolaan kelas, pelaksanaan asesmen tiga ranah, pemberian dan penerimaan umpan balik, serta refleksi untuk menentukan perbaikan pembelajaran. Program dilaksanakan pada 27 April–23 Mei 2026 dengan melibatkan mahasiswa PAI Universitas Muhammadiyah Buton, guru pendamping, kepala sekolah, dan peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif-reflektif yang dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu pemetaan kebutuhan, desain perangkat ajar, praktik mengajar terbimbing, dialog umpan balik dan refleksi, serta konsolidasi hasil dan tindak lanjut. Data dihimpun melalui observasi kelas, telaah modul ajar dan LKPD, catatan dialog pendampingan, jurnal refleksi mahasiswa, hasil asesmen, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil program menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami penguatan dalam memahami karakteristik peserta didik, menyelaraskan tujuan, aktivitas, dan asesmen, mengelola kelas, memilih strategi pembelajaran, melaksanakan asesmen sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta menyesuaikan penggunaan teknologi dengan kondisi sarana sekolah. Perubahan paling terlihat pada kemampuan menggunakan respons peserta didik dan umpan balik guru sebagai dasar perbaikan praktik berikutnya. Program menghasilkan tiga modul ajar PAI beserta LKPD dan instrumen asesmen. Dengan demikian, pendampingan berbasis praktik reflektif efektif menjadi pendekatan kontekstual untuk memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa PAI secara adaptif, berbasis bukti, dan berkelanjutan.