Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keorganisasian di Pondok Pesantren Miftahul Ulumi Syar`Iyyah (Mus) Canduang: Studi Manajemen Pendidikan Islam Muhammad Hafis Bin Redwan; Junaidi Junaidi
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2026): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v6i2.1742

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi keorganisasian di Pondok Pesantren Miftahul Ulumi Syar'iyah (MUS) Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam perspektif manajemen pendidikan Islam. Pondok pesantren ini memiliki sejarah unik: didirikan oleh Syekh Ahmad Taher pada tahun 1937, mengalami vakum total pada 1977, kemudian dihidupkan kembali pada tahun 1992 hingga sekarang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengurus yayasan dan pimpinan pesantren, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan MUS Canduang bangkit dari keterpurukan sangat ditentukan oleh tiga faktor utama: (1) penguatan struktur organisasi yayasan yang memiliki legalitas formal; (2) penerapan nilai-nilai Islami dalam manajemen (musyawarah, amanah, keadilan); serta (3) peran aktif alumni dalam promosi dan pengembangan pesantren. Pesantren ini menerapkan kombinasi unik antara sistem pendidikan tradisional (halaqah kitab kuning) dan modern (kurikulum madrasah formal) yang tercermin dalam struktur organisasinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model keorganisasian MUS Canduang dapat menjadi referensi bagi pesantren lain yang menghadapi tantangan keberlanjutan lembaga setelah wafatnya pendiri.
Dilema dan Realita Implementasi Pengukuran Mutu Pendidikan: Studi Fenomenologi Kepemimpinan Perempuan di Pondok Pesantren MAS MUS Canduang Muhammad hafis bin redwan; Zulfani Sesmiarni
At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2026): At-Tadbir
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/attadbir.v6i2.1783

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam pengalaman, dilema, dan strategi kepemimpinan perempuan dalam implementasi pengukuran mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Canduang. Metode: Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala MAS Canduang sebagai informan utama, menggunakan pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang meliputi reduksi, identifikasi tema, dan penafsiran makna. Hasil: Penelitian menemukan tiga dilema utama: (1) antara tuntutan administratif-birokratis dan kultur pesantren; (2) antara penegakan aturan mutu secara kaku dan pemeliharaan keharmonisan interpersonal; serta (3) antara tekanan target mutu dan dinamika psikologis-emosional sebagai pemimpin perempuan. Strategi kepemimpinan yang ditempuh meliputi pendekatan komunikasi persuasif-dialogis, musyawarah, keteladanan, serta keseimbangan antara ketegasan dan empati. Kebaruan: Penelitian ini menawarkan model komunikasi 3D (Dialogue-Deliberation-Delicacy) sebagai gaya khas kepemimpinan perempuan di madrasah. Selain itu, ditemukan bahwa esensi mutu di madrasah tidak hanya "terukur secara angka" tetapi juga "terasa dalam budaya" sebuah temuan yang mengkritisi orientasi kuantitatif standar mutu nasional.