Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru, serta mengkaji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada SMA Negeri 1 Wampu, Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang diolah menggunakan SmartPLS 4.0. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMA Negeri 1 Wampu yang berjumlah 50 orang, dengan teknik pengambilan sampel jenuh (sensus) sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan disiplin kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru. Disiplin kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan lingkungan kerja dan kepuasan kerja tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja maupun disiplin kerja terhadap kinerja guru. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kinerja guru lebih dipengaruhi oleh penerapan disiplin kerja dibandingkan perbaikan lingkungan kerja maupun peningkatan kepuasan kerja. Oleh karena itu, pihak sekolah perlu memperkuat budaya disiplin melalui penerapan peraturan yang konsisten, peningkatan tanggung jawab, dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas, serta tetap menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif guna meningkatkan kepuasan kerja guru