Muhammad Ali
Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh, Aceh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Penggunaan Claude AI dalam Merancang Modul Ajar Bagi Guru Sekolah Kejuruan M Mursalin; Ferri Safriwardy; M Muliana; Iryana Muhammad; Muhammad Ali
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan modul ajar merupakan salah satu tugas pedagogis yang paling menyita waktu bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Guru SMK dituntut menghasilkan modul ajar yang selaras dengan Kurikulum Merdeka, capaian pembelajaran kejuruan, serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sementara beban administratif dan jam mengajar yang tinggi membatasi ruang untuk berinovasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan generatif Claude AI sebagai asisten perancangan modul ajar bagi guru SMK. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan dan analisis kebutuhan, pelatihan konseptual mengenai literasi kecerdasan buatan dan etika penggunaannya, lokakarya praktik penyusunan prompt terstruktur serta pengembangan modul ajar berbantuan Claude AI, dan tahap evaluasi serta pendampingan. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang guru produktif dan guru adaptif dari beberapa SMK. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai kecerdasan buatan generatif dari 20% menjadi 90%, peningkatan keterampilan menyusun prompt terstruktur, serta penurunan rata-rata waktu penyusunan satu modul ajar dari sekitar delapan jam menjadi sekitar dua setengah jam. Modul ajar yang dihasilkan memiliki kelengkapan komponen yang lebih baik, diferensiasi pembelajaran yang lebih jelas, dan asesmen yang lebih terukur. Kegiatan ini menegaskan bahwa Claude AI efektif diposisikan sebagai mitra berpikir (co-pilot) guru, bukan pengganti peran profesional guru, sepanjang disertai verifikasi substansi, kontekstualisasi kejuruan, dan kepatuhan pada etika akademik.
Penguatan Kompetensi Komunikasi Guru dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Ajar bagi Siswa Sekolah Kejuruan Muhammad Ali; M Mursalin; N Nuraina; Hayatun Nufus; R Rohantizani; Desi Amita
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat ditentukan oleh kemampuan guru menyampaikan pesan pembelajaran secara jelas, terstruktur, dan kontekstual dengan bidang keahlian siswa. Temuan awal di sekolah mitra menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan memahami materi ajar bukan karena materi yang terlalu sulit, melainkan karena penyampaian yang searah, padat istilah teknis, dan minim umpan balik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menguatkan kompetensi komunikasi guru mencakup kejelasan penyampaian, penggunaan bahasa yang sesuai tingkat siswa, komunikasi nonverbal, keterampilan bertanya dan memberi umpan balik, serta pemanfaatan media pendukung sehingga pemahaman materi ajar siswa meningkat. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap, yaitu analisis kebutuhan dan diagnostik komunikasi kelas, pelatihan teori komunikasi instruksional, workshop microteaching dengan umpan balik terstruktur, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Kegiatan diikuti oleh 28 guru dan melibatkan 96 siswa sebagai responden pemahaman materi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor kompetensi komunikasi guru dari 41% menjadi 88% kategori baik dan sangat baik, sedangkan rerata skor pemahaman materi ajar siswa naik dari 56% menjadi 86%. Dampak kegiatan ini adalah terbangunnya pola komunikasi kelas yang dialogis, meningkatnya partisipasi siswa, serta tersedianya panduan komunikasi instruksional yang dapat digunakan sekolah secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Canva dalam Membuat Media Poster Pembelajaran Matematika untuk Siswa Sekolah Kejuruan M Mursalin; Muhammad Ali; Azhar Syahputra; Ferri Safriwardy; J Jumadi; S Suryadi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kerap dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang abstrak, padat rumus, dan kurang terhubung dengan konteks keahlian siswa. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan media ajar visual yang mampu menyederhanakan konsep sekaligus menarik perhatian siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melatih siswa sekolah kejuruan memanfaatkan aplikasi desain grafis Canva untuk merancang media poster pembelajaran matematika yang komunikatif, benar secara konsep, dan relevan dengan bidang vokasi mereka. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap, yaitu persiapan dan analisis kebutuhan, pelatihan teori desain pesan visual, workshop praktik pembuatan poster berbasis Canva, serta evaluasi dan pendampingan lanjutan. Kegiatan diikuti oleh 32 siswa dan dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan Canva dari 12% menjadi 91% kategori terampil, serta meningkatnya kemampuan menerjemahkan konsep matematika ke dalam bahasa visual. Poster yang dihasilkan memuat materi barisan dan deret, program linear, trigonometri terapan, statistika, serta matematika keuangan yang dikaitkan dengan bidang keahlian masing-masing. Dampak kegiatan ini adalah tumbuhnya literasi digital, kreativitas, dan motivasi belajar matematika siswa, sekaligus tersedianya media pembelajaran buatan siswa yang dapat digunakan kembali oleh guru di kelas.