Baharuddin Baharuddin
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif untuk Guru Matematika SMP Jeneponto dengan Pendekatan Problem Solving Terintegrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) Asmaun Asmaun; Baharuddin Baharuddin; Abdurahman Hamid; Ayu Rahayu; Fauzan Ramadhana Malik; Wulan Ramadhani Widyanti
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Volume 05 Nomor 03 (Agustus-September 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/e8e7w852

Abstract

Guru matematika SMP yang tergabung dalam MGMP Kabupaten Jeneponto masih menghadapi keterbatasan kompetensi pedagogik digital dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam media pembelajaran interaktif, khususnya pemanfaatan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru matematika SMP se-Kabupaten Jeneponto dalam membuat media pembelajaran interaktif dengan pendekatan problem solving yang terintegrasi Koding dan KA. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta evaluasi dan refleksi. Kegiatan diikuti oleh guru matematika SMP se-Kabupaten Jeneponto yang tergabung dalam MGMP yang dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2026 di UPTD SMP Negeri 9 Binamu Jeneponto. Evaluasi dilakukan melalui angket kepuasan serta posttest yang diikuti oleh 24 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta berada pada kategori Sangat Puas pada keenam dimensi evaluasi dengan rata-rata 3,75 dari skala 4, sedangkan capaian pemahaman peserta pascapelatihan tergolong tinggi dengan rata-rata skor posttest 88,08 dan ketuntasan klasikal 87,50%. Ditemukan pula miskonsepsi pada pemahaman fungsi blok warna kuning dalam antarmuka pemrograman Scratch, yang mengindikasikan perlunya penguatan alokasi waktu praktik pada kegiatan lanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemerataan kompetensi digital guru matematika di wilayah dengan keterbatasan akses teknologi.