Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IDENTIFIKASI JENIS SERANGGA DI SEKITAR TANAMAN PADI AREAL PERSAWAHAN MOTAULUN MALAKA BARAT Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.3982

Abstract

Salah satu prioritas utama masyarakat motaulun dalam memenuhi kebutuhan pangan yaitu dengan menanam padi sebagai sumber utama karbohidrat yang dapat mengeyangkan dan mudah diubah menjadi energi. Pertanian yang berkelanjutan dan produktif membutuhkan keanekaragaman hayati, termasuk serangga sebagai bagian dari rantai makanan dalam ekosistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis serangga yang terdapat dalam areal persawahan dan kekayaan jenis serangga di areal persawahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret sampel diambil dengan metode jaring ayun, metode searching and visual control dan hand picking dan perangkap lampu pada pagi hari dan sore hari. Data yang diperoleh dianalisis dan dihitung nilai Indeks indeks kekayaan jenis (R) dari Margalef. serangga yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu 8 Ordo 13 Famili dan 15 spesies. Dengan jumlah 4 spesies hama, 7 spesies predator, 2 Spesies parasit dan 2 spesies polinator. Kekayaan jenis spesies Cheilomenes sexmaculata, Phyllophaga hellery, Orseolia oryzae dan Leptocorisa aratorius di area persawahan Desa Motaulun tergolong rendah dengan Indeks Kekayaan Jenis (R) masing-masing 1.651, 1.951, 2.954 dan 3.323. sedangkan untuk spesies serangga lainnya memiliki nilai indeks kekayaan jenis (R) yang tinggi.
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON DISEKITAR UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4486

Abstract

Biodiversity is one of the main components that determine the health and balance of an ecosystem. An important aspect of biodiversity is tree species diversity, which plays a crucial role in maintaining ecosystem functions and providing various ecosystem services. This research aims to identify the tree species diversity at San Pedro University to support academic activities and aid conservation efforts. The research employs a quantitative descriptive method with an exploratory survey. The study was conducted at 4 stations using the single plot method with purposive sampling. The identification results were analyzed descriptively using species diversity index, evenness index, dominance index, and species richness index. Tree species diversity comprises 13 families, encompassing 23 different tree species. Families with the highest number of individuals are Fabaceae, Arecaceae, and Euphorbiaceae. The tree diversity index at San Pedro University is 2.783, indicating that the tree species diversity on campus is in the moderate category. The tree dominance index is 0.076, indicating low tree species dominance. The tree evenness index is 0.888, close to one, indicating that the distribution of tree species on campus is quite even and stable. The tree species richness index is 4.330, indicating high tree species richness.
KEANEKARAGAMAN JENIS BIVALVIA DI DESA PARITI KABUPATEN KUPANG Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 no 2 periode februari - september 2025 ( continues)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i2.5545

Abstract

Bivalves have a very important ecological role in coastal waters. As benthic organisms, bivalves function in the filtration process, filtering small particles such as phytoplankton from seawater. This process is not only important for the survival of the bivalves themselves, but also affects water quality and the sustainability of the ecosystem as a whole. The method used in this research is a survey method that includes field data collection, this research was conducted in Pariti Village, Kupang Regency. Data collection was carried out to identify the types of bivalves found in the coastal area of Pariti Village. The methods used were linear transects and quadrat sampling. The analysis that will be carried out includes the shannon-wiener diversity index, evenness index, simpson dominance index and margalef species richness index. Based on the results of field surveys conducted in Pariti Village, Kupang Regency, at three different stations, seven bivalve species were found, namely Anadara granosa, Anadara antiquata, Perna viridis, Crassostrea gigas, Meretrix meretri, Tellina timorensis and Pitar tumens. The ecological index shows that the coastal ecosystem of Pariti Village has a moderate level of diversity (H'=1.564) with a relatively even distribution of species (E=0.873). Species richness was also quite good with species richness index values indicating that there were many bivalve species present (R1=0.739), although there were few dominant species. The low dominance index (C=0.192) indicates that the ecosystem is not dominated by a single species, indicating stable ecosystem conditions.
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU LEPIDOPTERA DISEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery; Lodo Rame, Agustina
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 no 3 tahun 2025 terbit september
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i3.6784

Abstract

The objective of this study is to identify butterfly species within the vicinity of Universitas San Pedro. The research was conducted across the university campus, utilizing roaming and point count methods at four designated stations. The Lepidoptera butterfly species diversity at Universitas San Pedro encompasses Nymphalidae, comprising 11 species totaling 111 individuals, along with Pieridae with 6 species and 54 individuals, Papilionidae with 5 species and 40 individuals, Lycaenidae with 3 species and 20 individuals, and Hesperidae with 2 species and 16 individuals. The average Lepidoptera butterfly diversity index is 3.202, indicating a high level of diversity, along with an evenness index of 0.972, signifying uniformity and stability within the Lepidoptera butterfly community surrounding Universitas San Pedro. Conversely, the average dominance index of 0.044 denotes a low dominance of Lepidoptera butterfly species within the area
Sosialisasi BIOSMO (Biolarvasida Sirih Mosquito) dalam Pengolahan Air sebagai Tindakan Preventif untuk Meminimalisir Perkembangan Jentik Nyamuk Aedes aegypti L. di SMAS NCIPS Anna Apriani Maniuk Solo, Anna Apriani Maniuk Solo; Fahik, Mery; Da Costa, Madalena; Manulangga, Oktavina G LP; Leko, Leonardus Lewa; Manao, Aswat Harnever Imanuel; Eryah, Henri Pietherson
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.300

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi terkait pengolahan air menggunakan BIOSMO untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk dengan harapan dapat menurunkan kasus DBD di Kota Kupang di masa depan. Pelaksanaan PKM ini dilakukan dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dalam tahap persiapan diperoleh biolarvasida berbentuk abate yang terbuat dari daun sirih. Sedangkan dalam tahap pelaksanaan, dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Materi yang diberikan kegiatan ini meliputi materi sanitasi lingkungan, DBD, dan BIOSMO, serta pelatihan pembuatan dan aplikasi BIOSMO.  Sedangkan evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa-siswi terkait materi sebelum dan setelah sosialisasi. Evaluasi ini dilakukan dengan melihat jumlah umpan balik yang diberikan siswa-siswi selama kegiatan tanya jawab berlangsung. Sebelum kegiatan sosialisasi, terdapat 6% siswa yang sudah memahami materi dengan baik, 52% siswa memahami dengan tingkat pemahaman sedang, dan 42%  siswa kurang memahami materi yang diberikan. Setelah sosialisai, terjadi peningkatan pemahaman siswa-siswi dimana terdapat 94% siswa-siswi yang memahami materi dengan tingkat pemahaman baik dan 6% siswa-siswa yang memahami dengan tingkat pemahaman sedang. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan sosialisasi dan pelatihan BIOSMO berhasil meningkatkan pemahaman siswa dalam pengolahan air untuk mencegah perkembangan jentik nyamuk. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa-siswi dapat menerapkan penggunaan BIOSMO dalam kehidupan sehari-hari sehingga menurunkan jumlah kasis DBD di Kota Kupang.
Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint sebagai Alternatif Plastik di SMA Negeri 2 Kupang Timur Da Costa, Madalena; Solo, Anna Apriani M.; Fahik, Mery; Manulangga, Oktavina G.LP; Leko, Leonardus Lewa; Dilak, Hory Iramaya; Eryah, Henri P.
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.315

Abstract

Permasalahan limbah plastik yang semakin meningkat menjadi isu lingkungan global yang sangat urgen untuk diselesaikan. Salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan plastik adalah melalui pengenalan produk ramah lingkungan seperti totebag berbahan kain. Pelatihan pembuatan totebag dengan teknik ecoprint di SMA Negeri 2 Kupang Timur bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus memberdayakan siswa-siswi melalui kreativitas seni. Teknik ecoprint menggunakan bahan alami, seperti daun dan bunga, untuk menciptakan motif unik pada kain tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Kegiatan ini melibatkan siswa dalam seluruh proses pembuatan totebag, mulai dari pemilihan bahan, proses pewarnaan dengan ecoprint, hingga produk akhir totebag ecoprint. Pelaksanaan PkM ini dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan publikasi luaran. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, yang berhasil menciptakan totebag dengan motif yang estetis dan bernilai jual. Di akhir pelatihan, tim PkM melakukan evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman siswa dengan cara melakukan diskusi tanya jawab terkait tujuan, manfaat dan tahapan pembuatan totebag ecoprint, dan secara keseluruhan siswa dapat menjawab dengan baik dan telah memiliki pemahaman yang baik bagaimana membuat totebag ecoprint dan mengaplikasikan. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga membangun kesadaran dan keterampilan baru yang relevan untuk keberlanjutan lingkungan dan juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi siswa
IDENTIFIKASI JENIS SERANGGA DI SEKITAR TANAMAN PADI AREAL PERSAWAHAN MOTAULUN MALAKA BARAT Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Artikel Publish Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v8i2.3982

Abstract

Salah satu prioritas utama masyarakat motaulun dalam memenuhi kebutuhan pangan yaitu dengan menanam padi sebagai sumber utama karbohidrat yang dapat mengeyangkan dan mudah diubah menjadi energi. Pertanian yang berkelanjutan dan produktif membutuhkan keanekaragaman hayati, termasuk serangga sebagai bagian dari rantai makanan dalam ekosistem pertanian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi jenis serangga yang terdapat dalam areal persawahan dan kekayaan jenis serangga di areal persawahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret sampel diambil dengan metode jaring ayun, metode searching and visual control dan hand picking dan perangkap lampu pada pagi hari dan sore hari. Data yang diperoleh dianalisis dan dihitung nilai Indeks indeks kekayaan jenis (R) dari Margalef. serangga yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu 8 Ordo 13 Famili dan 15 spesies. Dengan jumlah 4 spesies hama, 7 spesies predator, 2 Spesies parasit dan 2 spesies polinator. Kekayaan jenis spesies Cheilomenes sexmaculata, Phyllophaga hellery, Orseolia oryzae dan Leptocorisa aratorius di area persawahan Desa Motaulun tergolong rendah dengan Indeks Kekayaan Jenis (R) masing-masing 1.651, 1.951, 2.954 dan 3.323. sedangkan untuk spesies serangga lainnya memiliki nilai indeks kekayaan jenis (R) yang tinggi.
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON DISEKITAR UNIVERSITAS SAN PEDRO, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Fahik, Mery
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4486

Abstract

Biodiversity is one of the main components that determine the health and balance of an ecosystem. An important aspect of biodiversity is tree species diversity, which plays a crucial role in maintaining ecosystem functions and providing various ecosystem services. This research aims to identify the tree species diversity at San Pedro University to support academic activities and aid conservation efforts. The research employs a quantitative descriptive method with an exploratory survey. The study was conducted at 4 stations using the single plot method with purposive sampling. The identification results were analyzed descriptively using species diversity index, evenness index, dominance index, and species richness index. Tree species diversity comprises 13 families, encompassing 23 different tree species. Families with the highest number of individuals are Fabaceae, Arecaceae, and Euphorbiaceae. The tree diversity index at San Pedro University is 2.783, indicating that the tree species diversity on campus is in the moderate category. The tree dominance index is 0.076, indicating low tree species dominance. The tree evenness index is 0.888, close to one, indicating that the distribution of tree species on campus is quite even and stable. The tree species richness index is 4.330, indicating high tree species richness.