Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Flobamora Biological Journal

PENGARUH NUTRISI CAMPURAN DAUN KELOR, AIR BERAS DAN MEDIA TANAM ROCWOLL, SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) MENGGUNAKAN TEKNIK HIDROPONIK Dilak, Hory Iramaya; Fahik, Mery; Langko, Melania Y
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik adalah aktivitas pertanian tanpa menggunakan media tanah, dan air digunakan sebagai media menggantikan tanah dengan memanfaatkan lahan sempit. Teknik hidroponik layak dipertimbangkan untuk dimanfaatkan diatap rumah, pekarangan rumah maupun lahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman cabai merah secara hidroponik dengan pemberian media dan nutrisi yang berbeda serta untuk mengetahui interaksi antara nutrisi dan media taman. Rancangan Percobaan pada penelitian ini terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu media yang terdiri dari M₁ (rockwool), M2 (sabut kelapa) dan faktor kedua yaitu nutrisi yang terdiri dari N₁ (ekstrak daun kelor 50% dan air cucian beras 50%), N₂ (ekstrak daun kelor 100%). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian, tinggi tanaman dan panjang akar pada media sabut kelapa dan ekstrak daun kelor 100% adalah 3,2 cm dan 2,70 cm; tinggi tanaman dan panjang akar pada media tanam sabuk kelapa dan nutrisi 50% air beras dan 50% ekstrak daun kelor adalah 3,03 cm dan 2,73 cm; tinggi tanaman dan panjang akar pada media tanam rocwoll dan nutrisi 50% air beras dan 50% ekstrak daun kelor adalah 2,95 cm dan 2,73 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan paling efektif untuk tinggi tanaman adalah M2N2 (perlakuan media sabut kelapa dan ekstrak daun kelor 100%) yakni 3,2 cm, sedangkan perlakuan paling efektif untuk panjang akar adalah M1N1 (perlakuan media rocwoll + air cucian beras dan ekstrak daun kelor 50% : 50% yakni 2, 95 cm.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA (INSECTA) PADA TANAMAN PADI (Oriza sativa L.) DI AREAL PERSAWAHAN DESA OEBOBO, KECAMATAN BATUPUTIH, KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Talan, Venderius; Fahik, Mery; Telnoni, Sipora Petronela
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman serangga pada areal persawahan memiliki dampak penting bagi kestabilan di dalam ekosistem sawah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifiasi keanekaragaman serangga di tiga titik sampling dengan tipe pertumbuhan yang berbeda di persawahan Desa Oebobo, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2023 di area persawahan. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan metode Purposive Sampling, dengan memilih tiga lokasi yang terdiri atas area petak sawah pada fase vegetatif , area petak sawah pada fase generatif dan area petak sawah yang ditanami dengan pisang dan bambu. Sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan metode jaring ayun (sweep sampling method) dan Metode Searching and Visual Control dan Hand Picking pada pagi, siang dan sore hari. Kehadiran serangga pada plot satu lebih tinggi yaitu sebanyak 17 spesies dengan 144 individu, sedangkan pada plot dua lebih rendah yaitu sebanyak 14 spesies dengan 116 individu, dan pada plot tiga yaitu sebanyak 13 spesies dengan 33 individu. Peranan serangga yang ditemukan pada persawahan yaitu sebagai hama, predator, polinator dan parasitoid. Indeks keanekaragaman (H') serangga pada plot penelitian termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang dengan nilai tertinggi pada plot 3 (2,448), nilai indeks keseragaman (E) serangga termasuk dalam kategori keseragaman tinggi dengan nilai indeksnya > 0,6 dan nilai indeks kekayaan jenis (R) serangga termasuk dalam kategori kekayaan tinggi dengan dengan nilai indeksnya 3,5-5,0.